Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Sedimentasi Drainase Jadi Biang Kerok

Sedimentasi Drainase Jadi Biang Kerok

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
  • visibility 417
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Banjir yang selalu terjadi pasca hujan deras di beberapa titik Kota Tanjung Redeb, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto.

Menurutnya, banjir yang kerap terjadi hingga merendam rumah-rumah warga itu, terjadi akibat adanya sedimentasi pada drainase yang ada. Kemudian kapasitas drainase yang tidak mumpuni untuk menampung air hujan juga menjadi biang kerok dari persoalan banjir tersebut.

“Lubang pembuangan air yang masuk ke saluran drainase sepertinya banyak yang tertutup kotoran. Harusnya bisa dibuat lebih besar dan langsung menuju ke sungai besar,” ungkapnya, Minggu (29/9/2024).

Untuk mengatasi persoalan banjir itu, Dedy mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan pihak Dinas PUPR Berau dan meminta untuk dilakukan pengecekan secara menyeluruh terkait penyebab utama genangan air pasca hujan tersebut.

“Saya minta Dinas PUPR harus turun ke lokasi mengecek apa penyebabnya. Begitu juga dengan DLHK harus turun ke lokasi untuk melihat saluran yang ada, kalau ada sedimentasi harus dibersihkan,” katanya.

Selain itu, ia mendorong agar Bidang SDA Dinas PUPR membuat saluran primer yaitu saluran air yang pembuangannya langsung menuju ke sungai besar.

“Kalau bisa sei-Tarum yang ada di Bedungun dinormalisasi atau dibuatkan saluran permanen,” pintanya.

Selain itu, ia juga menanggapi saluran primer di daerah Jalan Kalimarau yang seolah tidak berfungsi dengan baik. Padahal saluran air tersebut cukup besar dan pembuangannya langsung menuju ke sungai besar.

“Ini saya teruskan ke Dinas PUPR untuk dicek ke lokasi apa permasalahan di sana,” ucapnya.

Untum diketahui, ketika terjadi hujan deras kurang lebih satu hingga dua jam, daerah Jalan Kalimarau sudah tergenang air yang cukup tinggi. Bahkan beberapa kali rumah warga sekitar tergenang air hingga setinggi paha orang dewasa.

“Kalau hujan deras kami sudah siap-siap untuk kebanjiran. Soalnya drainase besar ini tidak mampu menampung air hujan yang turun, akibatnya meluap sampai ke jalanan. Sengsara kami kalau hujan, harus angkut barang-barang. Kalau tidak begitu, ya terendam semua,” ucap Rantau, warga Jalan Kalimarau. (Adv/Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • SAH! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Hasil Sidang Isbatnya

    SAH! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Hasil Sidang Isbatnya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut disampaikan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai pelaksanaan sidang isbat yang digelar di Auditorium Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (19/3/2026). “Berdasarkan hasil hisab, kami menetapkan 1 […]

  • Kabar Baik untuk Pemudik, Penerbangan Tambahan AirAsia Segera Hadir di Berau

    Kabar Baik untuk Pemudik, Penerbangan Tambahan AirAsia Segera Hadir di Berau

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pengelola Bandara Kalimarau menyiapkan tambahan penerbangan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang arus mudik Lebaran 2026. Penambahan dilakukan melalui layanan extra flight dari maskapai AirAsia. Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan penerbangan tambahan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 19 Maret 2026 sebagai bagian dari kesiapan menghadapi periode Angkutan Lebaran. “Untuk periode Angkutan […]

  • Tekankan Digitalisasi Promosi Wisata untuk Tingkatkan Kunjungan 2025

    Tekankan Digitalisasi Promosi Wisata untuk Tingkatkan Kunjungan 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, kembali menyoroti pentingnya langkah strategis dalam mendorong perkembangan sektor pariwisata daerah menjelang akhir tahun. Setelah sebelumnya meminta OPD terkait untuk memperhatikan kesiapan fasilitas dan infrastruktur, kini Dedy menekankan perlunya penguatan promosi pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, promosi yang masif dan merata merupakan kunci untuk meningkatkan […]

  • Ratna Apresiasi Digitalisasi Arsip Dispusip Berau: Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Transparan

    Ratna Apresiasi Digitalisasi Arsip Dispusip Berau: Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Transparan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Ratna, memberikan tanggapan positif terhadap upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau dalam meningkatkan penataan arsip daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Ratna menyebutkan bahwa arsip merupakan sumber informasi penting yang tidak hanya dibutuhkan oleh pemerintah […]

  • BBM Subsidi Langka, Nelayan Tabalar Menjerit

    BBM Subsidi Langka, Nelayan Tabalar Menjerit

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 750
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi persoalan utama bagi nelayan di Kecamatan Tabalar. Ketergantungan mereka pada sektor perikanan membuat akses terhadap BBM bersubsidi menjadi kebutuhan mendesak. Namun, hingga kini, pasokan yang terbatas kerap menghambat aktivitas melaut mereka. Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau segera mencari solusi konkret […]

  • Udang Windu Berkelanjutan Disiapkan Pemkab Berau

    Udang Windu Berkelanjutan Disiapkan Pemkab Berau

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.539
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mulai menggeser arah pembangunan sektor perikanannya ke model yang lebih ramah lingkungan. Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, konsep budidaya udang windu berkelanjutan mulai disiapkan di Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan—wilayah yang dikenal memiliki ekosistem pesisir sensitif namun sangat potensial. Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menjelaskan […]

expand_less