Industri Rotan Dinilai Menjanjikan, DPRD Berau Minta Pembinaan dan Pemasaran Diperkuat untuk Libatkan Pemuda
- account_circle admin
- calendar_month Senin, 8 Des 2025
- visibility 428
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB- Anggota DPRD Berau, Frans Lewi, mendorong generasi muda di kawasan pesisir untuk mulai melirik industri kerajinan rotan. Ajakan itu ia sampaikan karena produk rotan dari wilayah pesisir Berau kini tidak lagi dipasarkan secara lokal saja, tetapi sudah mulai masuk ke pasar luar daerah.
Dorongan tersebut muncul setelah Frans meninjau pelatihan anyaman rotan yang digelar Dekranasda Berau di Kampung Teluk Sumbang belum lama ini. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bukti bahwa usaha rotan memiliki prospek yang cerah, sehingga anak-anak muda seharusnya tidak ragu mengambil peluang.
“Kami ingin lebih banyak pemuda ikut terjun di sektor ini,” ujarnya.
Selama ini, kata Frans, pilihan pekerjaan anak muda di pesisir lebih banyak terserap ke industri tambang dan perkebunan sawit. Kedua sektor tersebut dipandang lebih menarik karena menawarkan pendapatan besar dalam waktu relatif singkat.
“Ini pola yang sudah berlangsung lama. Banyak yang memilih tambang atau sawit karena tergiur penghasilannya. Padahal bila digarap serius, rotan juga bisa menjadi sumber nafkah yang baik,” katanya.
Ia menilai industri rotan memiliki nilai tambah tinggi, terutama jika dikembangkan menjadi produk siap jual seperti tas, furnitur, atau anyaman dekoratif. Produk semacam itu punya pasar yang luas, baik di tingkat lokal maupun luar daerah.
Karena itu, Frans meminta Dekranasda serta Diskoperindag Berau mengambil peran lebih kuat dalam pengembangan industri rotan, mulai dari pendampingan, pemasaran, hingga pembentukan kelompok usaha di tingkat kampung. Ia berharap langkah ini bisa membuka lapangan kerja baru dan memberikan alternatif pendapatan bagi warga pesisir, khususnya pemuda.
“Ke depan kita lihat bagaimana sektor ini berkembang. Yang pasti, harus diarahkan agar bisa menjadi peluang kerja yang melibatkan banyak anak muda,” tegasnya. (adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar