Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bongkar 665 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun

Bongkar 665 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 357
  • print Cetak

JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia berhasil mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG bersubsidi dalam kurun waktu 2025 hingga awal 2026.

Mengutip CNN Indonesia, total terdapat 665 kasus yang berhasil dibongkar, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1,2 triliun.

Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifudin, menyebut angka kerugian tersebut berasal dari praktik penyalahgunaan subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

“Tindak kejahatan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi telah mengakibatkan potensi kebocoran keuangan negara mencapai Rp1,26 triliun,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (7/4/2026).

Ia merinci, kerugian dari penyalahgunaan BBM subsidi mencapai sekitar Rp516,8 miliar, sementara LPG bersubsidi mencapai Rp749,2 miliar.

Menurutnya, angka tersebut tergolong signifikan dan menjadi perhatian serius karena menyangkut hak masyarakat yang seharusnya menerima subsidi.

“Seharusnya barang subsidi ini dimanfaatkan oleh masyarakat yang tidak mampu, tetapi justru disalahgunakan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Moh Irhamni, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 terdapat 568 kasus yang berhasil diungkap dengan 583 tersangka.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita berbagai barang bukti, di antaranya 1,1 juta liter solar, 127 ribu liter pertalite, serta puluhan ribu tabung LPG berbagai ukuran.

Sedangkan pada periode awal 2026, polisi telah mengungkap 97 kasus dengan 89 tersangka.

Barang bukti yang disita antara lain 112.663 liter solar, ribuan tabung LPG 3 kilogram hingga 50 kilogram, serta 79 unit kendaraan yang digunakan dalam praktik ilegal tersebut.

Irhamni menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penindakan untuk mencegah kebocoran subsidi yang merugikan negara dan masyarakat.

“Direktorat Tipidter dan jajaran akan terus berupaya melakukan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan LPG oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teknologi, Pelatihan, dan Benih Unggul: Pemerintah Mantapkan Lompatan Pertanian Berau Menuju Masa Depan Mandiri

    Teknologi, Pelatihan, dan Benih Unggul: Pemerintah Mantapkan Lompatan Pertanian Berau Menuju Masa Depan Mandiri

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Masa depan pertanian Berau bergerak ke arah yang lebih modern.Tidak lagi bertumpu pada cara tradisional, sektor pangan kini perlahan bertransformasi melalui dukungan teknologi dan peningkatan kapasitas petani. Pemerintah Kabupaten Berau, melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP), menegaskan komitmennya untuk mendorong petani naik kelas—lebih cepat, lebih efisien, dan lebih produktif. Deretan […]

  • Ketahuan! 3 Agen Sembako di Tanjung Redeb Jual Beras di Atas HET, Kena Blacklist

    Ketahuan! 3 Agen Sembako di Tanjung Redeb Jual Beras di Atas HET, Kena Blacklist

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beras Bulog SPHP adalah beras yang disediakan oleh Perum Bulog, untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau. Di Kabupaten Berau sendiri, Bulog telah menjalin kerjasama dengan masyarakat dalam penjualannya yakni melalui agen-agen sembako yang ada. Sayangnya, aturan penjualan dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, masih dilanggar beberapa agen. […]

  • DPRD Berau Apresiasi Upaya Swadaya Warga Melati Jaya Perbaiki Jalan

    DPRD Berau Apresiasi Upaya Swadaya Warga Melati Jaya Perbaiki Jalan

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 812
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kondisi jalan di Kampung Melati Jaya semakin memprihatinkan. Warga yang sudah lama mengeluhkan kerusakan jalan akhirnya terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya dengan bantuan berbagai elemen masyarakat. Meski gotong royong sudah dilakukan, hasilnya masih jauh dari harapan. Warga mengandalkan bantuan pihak ketiga untuk memperbaiki jalur utama yang menghubungkan Kampung Melati Jaya dengan Kampung […]

  • Pemkab Berau Dorong Kebangkitan Ekonomi Kampung lewat Pembinaan UMKM dan Penguatan Koperasi

    Pemkab Berau Dorong Kebangkitan Ekonomi Kampung lewat Pembinaan UMKM dan Penguatan Koperasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di Kabupaten Berau, perekonomian tidak hanya berdenyut di kota besar dan pusat industri. Ia juga hidup di kampung–kampung, tumbuh melalui tangan-tangan masyarakat yang mengolah tanah, laut, hingga bambu dan serat alam menjadi karya bernilai jual. Karena itulah Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut, ekonomi kampung adalah urutan pertama dari kekuatan ekonomi daerah—bukan […]

  • Disbudpar Harus Prioritaskan Pelatihan Pemandu Wisata demi Daya Saing Pariwisata

    Disbudpar Harus Prioritaskan Pelatihan Pemandu Wisata demi Daya Saing Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Sutami, mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk meningkatkan kualitas layanan wisata melalui penguatan kapasitas para pemandu wisata (tour guide) di berbagai destinasi unggulan Berau. Sutami menilai, sektor pariwisata Berau memiliki potensi besar untuk terus berkembang, terutama dengan keberadaan destinasi populer seperti Maratua, Derawan, Labuan […]

  • Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Job fair yang digelar di Tanjung Redeb kemarin mencatatkan tren menarik. Dari berbagai sektor yang membuka peluang kerja, perkebunan menjadi yang paling sedikit diminati. Hal itu diungkapkan Dewi Rakhmasari, perwakilan Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau. Menurut dia, faktor lokasi serta pertimbangan gaji membuat pencari kerja […]

expand_less