Diskominfo Kaltim Pastikan Sistem SPMB Kembali Normal Usai Lonjakan Akses Puluhan Ribu Pengguna
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 9
- print Cetak

SAMARINDA — Gangguan pada sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK di Kalimantan Timur akhirnya berhasil diatasi. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur memastikan layanan pada laman https://spmb.kaltimprov.go.id/ kembali normal setelah sebelumnya sempat mengalami kendala akibat tingginya trafik akses.
Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal mengatakan, tim teknis Diskominfo bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur langsung melakukan penanganan sejak gangguan terdeteksi.
“Ini merupakan kali pertama seluruh proses SPMB SMA/SMK se-Kalimantan Timur menggunakan satu aplikasi dan satu server terpusat. Karena itu kami terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan berikutnya semakin optimal,” ujar Faisal, Selasa (23/6/2026).
Menurut dia, terdapat dua faktor utama yang menyebabkan gangguan, yakni kapasitas server yang belum mencukupi serta keterbatasan bandwidth akibat penyesuaian anggaran. Di sisi lain, lonjakan akses terjadi secara bersamaan dari sekitar 70 hingga 80 ribu calon peserta didik.
Sebagai langkah perbaikan, Diskominfo melakukan penambahan kapasitas server dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada serta menerapkan pembagian waktu akses bagi masing-masing daerah untuk mengurangi kepadatan lalu lintas data.
Masyarakat juga diimbau tidak terburu-buru melakukan pendaftaran karena proses SPMB masih berlangsung hingga 24 Juni dan sistem tetap dibuka selama 24 jam. Sementara proses verifikasi berkas dilakukan pada jam kerja.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Yang terpenting, masyarakat tidak perlu panik karena waktu pendaftaran masih tersedia dan sistem terus kami pantau selama 24 jam,” kata Faisal.
Hingga saat ini, jumlah pendaftar dalam sistem SPMB tercatat sekitar 12 ribu orang, sementara proses verifikasi mencapai 6.723 berkas.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan perbaikan sistem akan terus dilakukan agar seluruh tahapan SPMB berikutnya berjalan lebih stabil, aman, serta memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi calon peserta didik di seluruh wilayah Kalimantan Timur. (tnr)
- Penulis: admin
