Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » DPUPR Berau Siapkan Penanganan Jalan Usaha Tani Pesisir pada 2026

DPUPR Berau Siapkan Penanganan Jalan Usaha Tani Pesisir pada 2026

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 458
  • print Cetak

BERAU – Dorongan masyarakat pesisir agar akses menuju lahan pertanian segera diperbaiki kembali mengemuka. Permintaan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) disebut terus muncul hampir di setiap forum perencanaan daerah.

Pihak DPUPR Berau mengakui aspirasi tersebut memang menjadi salah satu usulan yang paling sering disampaikan warga, baik lewat musrenbang maupun surat langsung ke dinas. Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Junaidi, menyebut kebutuhan akses pertanian di kawasan pesisir memang tergolong tinggi.

Menurutnya, setiap usulan yang masuk tidak langsung dikerjakan, melainkan lebih dulu dipilah dalam rencana kerja perangkat daerah. Penentuan prioritas dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah yang masih terbatas.

“Tiap tahun permintaan selalu ada, tapi tidak semuanya bisa langsung ditangani,” ujarnya.

Meski realisasi tahun ini belum banyak, pemerintah daerah sudah menyiapkan rencana penanganan untuk tahun depan. Sejumlah titik di wilayah pesisir Talisayan hingga Batu Putih masuk dalam daftar perbaikan JUT 2026. Rencananya, masing-masing wilayah akan mendapat penanganan di beberapa ruas, meskipun skalanya masih terbatas.

Kondisi jalan yang masih berupa tanah menjadi persoalan utama. Saat hujan turun, jalur distribusi hasil panen kerap sulit dilalui kendaraan. Dampaknya, petani harus menanggung biaya angkut lebih mahal dan waktu tempuh lebih lama.

Pemerintah daerah menilai pembangunan JUT tidak bisa berdiri sendiri sebagai proyek infrastruktur. Program ini juga berkaitan langsung dengan sektor pertanian dan ketahanan pangan, sehingga pembahasannya melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah.

“Penanganannya harus dibahas bersama, karena dampaknya bukan hanya ke jalan, tapi juga produktivitas petani,” jelasnya.

Meski anggaran belum memadai untuk menjangkau seluruh kebutuhan, pemerintah memastikan perbaikan akses pertanian di pesisir Berau akan tetap dilanjutkan secara bertahap. Upaya ini diharapkan bisa memperlancar distribusi hasil panen sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.(S)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • FPK Berau: Pilar Kebangsaan Menuju Masyarakat Berau yang Lebih Bersatu

    FPK Berau: Pilar Kebangsaan Menuju Masyarakat Berau yang Lebih Bersatu

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 716
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau mengukuhkan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) untuk periode 2024-2029 dalam sebuah upacara yang digelar di Balai Mufakat, Rabu (23/10/2024). Forum ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan bekerja sama dalam menjaga serta mengembangkan semangat kebangsaan dan persatuan. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa FPK […]

  • Dukungan Anggaran Siap, Asal DLHK Transparan: DPRD Berau Soroti Pengelolaan Sampah

    Dukungan Anggaran Siap, Asal DLHK Transparan: DPRD Berau Soroti Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Berau yang telah mendapatkan peringatan dari pemerintah pusat kini menjadi sorotan serius Komisi II DPRD Berau. Minimnya koordinasi antara legislatif dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dinilai menjadi salah satu hambatan utama dalam mencari solusi yang berkelanjutan. Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menyatakan kekecewaannya […]

  • Lampaui Target, Kunjungan Pariwisata Berau Meningkat di 2024

    Lampaui Target, Kunjungan Pariwisata Berau Meningkat di 2024

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 841
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pariwisata Kabupaten Berau terus menunjukkan angka yang menggembirakan. Setiap tahunnya, jumlah kunjungan wisata ke Bumi Batiwakkal terus meningkat, mencatatkan prestasi yang jauh melampaui target. Hingga Oktober 2024, tercatat sebanyak 412.333 wisatawan, dengan rincian 2.438 wisatawan mancanegara dan 409.895 wisatawan domestik. Angka ini tidak hanya menunjukkan kesuksesan, tetapi juga konsistensi upaya yang dilakukan oleh […]

  • Miris! Kekerasan Seksual Anak di Berau Didominasi Pelaku Orang Terdekat

    Miris! Kekerasan Seksual Anak di Berau Didominasi Pelaku Orang Terdekat

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 870
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kabupaten Berau dikejutkan oleh laporan enam kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur hanya dalam tiga minggu pertama Januari 2025. Angka ini seolah menjadi alarm bagi masyarakat, menandakan perlunya langkah nyata untuk melindungi generasi muda dari ancaman di sekitarnya. IPTU Siswanto, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, menjelaskan bahwa dari […]

  • Kepala Sekolah Dilatih Kelola Aset Digital: Percepat Transparansi Pendidikan Berau

    Kepala Sekolah Dilatih Kelola Aset Digital: Percepat Transparansi Pendidikan Berau

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 406
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Upaya peningkatan kapasitas SDM pengelola pendidikan terus diperkuat Dinas Pendidikan Berau melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penataan Aset Sekolah. Kegiatan ini diikuti 243 peserta dari 13 kecamatan yang terdiri dari kepala sekolah serta operator aset TK, SD, dan SMP negeri. ‎ ‎Bimtek ini menjadi bagian penting dari implementasi sistem elektronik Barang Milik […]

  • PT BBA: Lahan Sengketa di Gunung Sari, Bukan Pandan Sari

    PT BBA: Lahan Sengketa di Gunung Sari, Bukan Pandan Sari

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 931
    • 0Komentar

    Segah — Konflik lahan antara PT Berau Bara Abadi (BBA) dan warga Kampung Pandan Sari, Kecamatan Segah, memasuki babak baru. Perusahaan tambang batu bara ini menegaskan bahwa lahan yang menjadi sumber perselisihan adalah bagian dari wilayah Gunung Sari, bukan Pandan Sari, sebagaimana diklaim oleh warga. Wanda Hatirindah, Kuasa Hukum PT BBA, menyatakan bahwa lahan tersebut […]

expand_less