Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemprov Kaltim Sebar Bantuan BBM Alsintan ke Kelompok Tani di 10 Kabupaten dan Kota

Pemprov Kaltim Sebar Bantuan BBM Alsintan ke Kelompok Tani di 10 Kabupaten dan Kota

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 72
  • print Cetak

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan bahan bakar minyak (BBM) kepada kelompok tani yang menggunakan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Bantuan tersebut ditujukan untuk memastikan operasional peralatan pertanian tetap berjalan, terutama saat petani menghadapi musim kemarau.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, mengatakan bantuan BBM diberikan untuk mendukung pengoperasian pompa air yang sebelumnya telah disalurkan kepada petani.

Menurut Fahmi, pemerintah telah mendistribusikan sekitar 70 unit pompa air pada 2020. Selanjutnya, pada 2024 pemerintah pusat kembali menyalurkan lebih dari 300 unit pompa yang difasilitasi DPTPH Kaltim dan didistribusikan ke 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

“Pada tahun 2026 ini kami juga memberikan dukungan melalui anggaran bantuan BBM bagi para petani yang mengalami kekeringan. Bantuan ini digunakan untuk mengoperasikan pompa-pompa air yang telah disalurkan sehingga tetap dapat dimanfaatkan saat dibutuhkan,” kata Fahmi dalam diskusi bertema Pangan Kaltim di Bawah Ancaman Cuaca Ekstrem, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, bantuan BBM diperuntukkan bagi pompa air yang menggunakan bahan bakar Pertamax. Penyalurannya diawali dari usulan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), kemudian dilakukan proses verifikasi sebelum bantuan operasional disalurkan kepada kelompok tani yang memenuhi persyaratan.

Selain bantuan BBM, DPTPH Kaltim juga terus mendorong pemanfaatan teknologi pertanian melalui pendampingan kepada kelompok tani agar penggunaan alat dan mesin pertanian semakin optimal.

“Harapannya, pompa-pompa yang ada tetap bisa beroperasi dan dimanfaatkan ketika terjadi kekeringan. Pompa yang disalurkan merupakan pompa berukuran kecil yang bersifat mobile sehingga lebih mudah digunakan sesuai kebutuhan petani,” ujarnya.

Menurut DPTPH Kaltim, ketersediaan BBM menjadi faktor penting untuk menjaga operasional berbagai alat pertanian, mulai dari traktor, pompa air hingga mesin panen. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses budidaya, mengurangi kehilangan hasil panen, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap bantuan BBM dan optimalisasi pemanfaatan Alsintan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh wilayah Kalimantan Timur.(*afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Berau Ungkap 6 Kasus Menggemparkan

    Polres Berau Ungkap 6 Kasus Menggemparkan

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 585
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sejak awal Mei hingga awal Juni 2025 ini, tercatat ada enam kasus fenomenal yang ditangani oleh Polres Berau. Mengapa fenomenal? Karena kasus yang ada merupakan kasus menonjol bahkan viral di sosial media. Seperti kasus pemerkosaan di Gunung Panjang Kecamatan Tanjung Redeb beberapa waktu lalu, yang sempat viral di sosial media, dan memudahkan […]

  • Pelarian Tersangka ASITA Kaltara Berakhir

    Pelarian Tersangka ASITA Kaltara Berakhir

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Tim Gabungan Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara bersama Kejaksaan Agung, dengan dukungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, menangkap seorang buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka bernama Muhammad Ikhwan, SE (44), diamankan setelah hampir tiga bulan menghilang sejak ditetapkan sebagai tersangka. Penangkapan dilakukan pada Rabu, 22 April 2026 sekitar […]

  • Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

    Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 651
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, memiliki potensi kelapa dalam yang cukup melimpah. Namun selama ini, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk kelapa butiran tanpa diolah lebih lanjut sehingga nilai tambah yang diterima masyarakat relatif terbatas. Melalui pendampingan program SIGAP Sejahtera Kabupaten Berau, masyarakat Kampung Giring-Giring mulai mengembangkan hilirisasi komoditas kelapa dalam. […]

  • Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 911
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang. Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit […]

  • Warga Balikukup Pasang Garis Tegas: Kompresor Jangan Masuk Karang Dangalahan

    Warga Balikukup Pasang Garis Tegas: Kompresor Jangan Masuk Karang Dangalahan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BERAU – Perairan Karang Dangalahan menjadi perhatian warga Balikukup setelah muncul laporan mengenai nelayan dari luar daerah yang diduga menggunakan kompresor untuk mengambil hasil laut. Warga khawatir aktivitas tersebut tidak hanya menguras sumber daya laut, tetapi juga mengancam terumbu karang yang menjadi tumpuan nelayan tradisional setempat. Persoalan ini mencuat sejak awal Juli 2026. Seorang nelayan […]

  • Permintaan Melonjak, Pasokan Seret: Harga Bapok di Talisayan Tak Terkendali

    Permintaan Melonjak, Pasokan Seret: Harga Bapok di Talisayan Tak Terkendali

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Bahan pokok dan sayur-mayur merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari. Ketersediaan serta kestabilan harga menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, terlebih saat memasuki bulan suci Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat. Memasuki hari ketiga puasa Ramadan 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok dan sayur-mayur di Kecamatan Talisayan terpantau belum mengalami […]

expand_less