Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dinkes Kaltim Dorong Deteksi Dini dan Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Zoonosis

Dinkes Kaltim Dorong Deteksi Dini dan Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Zoonosis

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 58
  • print Cetak

SAMARINDA – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur mendorong penguatan deteksi dini dan pencegahan penyakit zoonosis yang berpotensi berkembang menjadi penyakit emerging. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran penyakit secara berkepanjangan di masyarakat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Fitnawati, mengatakan zoonosis menjadi bagian dari penyakit emerging yang perlu mendapat perhatian melalui deteksi dini dan upaya pencegahan.

“Zoonosis merupakan bagian dari beberapa penyakit emerging yang harus kita lakukan deteksi dini dan pencegahannya sehingga tidak meluas secara berkepanjangan,” ujar Fitnawati pada Rakor Zoonosis One Health Tahun 2026 baru-baru ini di Samarinda.

Zoonosis merupakan penyakit infeksi yang dapat disebabkan oleh bakteri, parasit, jamur, virus, maupun agen penyakit lainnya. Penyakit tersebut dapat menular dari hewan kepada manusia maupun sebaliknya.

Menurut Fitnawati, penyakit emerging dapat muncul ketika agen penyakit menyerang suatu populasi untuk pertama kalinya. Penyakit juga dapat kembali muncul atau berulang dan dalam kondisi tertentu berpotensi menyebabkan kematian.

“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kita semua, tentunya teman-teman secara berjenjang di seluruh fasilitas kesehatan,” katanya.

Karena itu, Fitnawati menekankan pentingnya sosialisasi dan koordinasi di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. Menurut dia, koordinasi diperlukan agar setiap kasus yang ditemukan dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.

“Bagaimana kita mengupayakan sosialisasi dan koordinasi sehingga ketika ada kasus, bisa secara cepat dan tepat mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Dalam penanggulangan zoonosis, kesiapsiagaan dan kewaspadaan dini menjadi bagian penting. Upaya tersebut, kata Fitnawati, tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan, tetapi membutuhkan kerja sama lintas program dan lintas sektor secara berkesinambungan.

“Untuk menghadapi tantangan dalam penanggulangan penyakit ini, khususnya dalam kesiapsiagaan dan kewaspadaan dini, memerlukan kerja sama bukan hanya lintas program, tetapi juga lintas sektor terkait dan berkesinambungan, dengan pendekatan-pendekatan yang perlu kita kolaborasikan,” ujarnya.

Ia mengatakan persoalan kesehatan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab institusi kesehatan. Dukungan dari berbagai sektor diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan penyakit di tengah masyarakat.

“Permasalahan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab institusi kesehatan saja, tetapi bagaimana peran lintas sektor yang bisa kita manfaatkan,” pungkasnya. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal WFA ASN, Pemkab Berau Tunggu Juknis

    Soal WFA ASN, Pemkab Berau Tunggu Juknis

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 728
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan membuat surat panduan terkait kebijakan aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, panduan dari Kemendagri ini nantinya akan menjadi acuan bagi ASN di pemerintah daerah (pemda). “Ya nanti akan bisa dibuatkan surat panduan, […]

  • Disbudpar Berau Targetkan Karrap Fest Masuk Kalender Event Nasional

    Disbudpar Berau Targetkan Karrap Fest Masuk Kalender Event Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.836
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau berkomitmen menjadikan Karrap Fest sebagai salah satu agenda tahunan unggulan yang bisa masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN). Upaya ini dilakukan menyusul kesuksesan penyelenggaraan festival yang digelar pada 5–9 November 2025. Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Berau, Nurjatiah, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan […]

  • Perda Dinilai Tumpul, Pemuda Berau Desak DPRD Serius Berantas Miras Ilegal

    Perda Dinilai Tumpul, Pemuda Berau Desak DPRD Serius Berantas Miras Ilegal

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    BERAU — Suasana Gedung DPRD Kabupaten Berau memanas pada Selasa, 19 Mei 2026. Puluhan pemuda yang tergabung dalam Forum Generasi Muda Kabupaten Berau datang menggelar aksi dan dialog, menyoroti maraknya peredaran minuman keras ilegal yang mereka nilai kian liar di Bumi Batiwakkal. Mereka menuding akar persoalan berada pada lemahnya payung hukum yang saat ini berlaku, […]

  • Berkas Bapaslon Rampung, KPU Berau Masuki Tahap Penelitian Pasca Perbaikan

    Berkas Bapaslon Rampung, KPU Berau Masuki Tahap Penelitian Pasca Perbaikan

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Masa perbaikan berkas bakal para calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Berau telah diakhiri oleh KPU Berau pada Minggu (8/9/2024) kemarin. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Berau, Budi Harianto, yang menyebut pihaknya telah melakukan pengamatan serta penelitian seluruh berkas bapaslon sejak 29 Agustus hingga 4 September lalu dan melakukan pengumuman hasil penelitian […]

  • Hasil Perkebunan Berau Siap Ekspor ke Prancis dan Belanda

    Hasil Perkebunan Berau Siap Ekspor ke Prancis dan Belanda

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 840
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komoditas kakao di Kabupaten Berau kini mulai menunjukkan potensi besar untuk menembus pasar internasional. Berdasarkan data Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, total luas lahan kakao di wilayah ini mencapai 1.037 hektare, dengan sebaran terbesar berada di Kecamatan Sambaliung seluas 479 hektare. Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, menyampaikan, selain Sambaliung, tanaman kakao juga […]

  • Dongkrak Hasil Laut, Dinas Perikanan Berau Salurkan Armada dan Alat Tangkap ke Nelayan

    Dongkrak Hasil Laut, Dinas Perikanan Berau Salurkan Armada dan Alat Tangkap ke Nelayan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada nelayan untuk mendorong peningkatan produksi hasil perikanan. Bantuan tersebut berupa perahu yang dilengkapi mesin ketinting serta alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Kepala Bidang Penangkapan dan Pelayanan Usaha Dinas Perikanan Berau, Ika Jayati, mengatakan bantuan diberikan kepada nelayan yang tergabung dalam Kelompok […]

expand_less