Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Dorong Kemandirian Kampung, Pemkab Berau Fokus pada Pertanian dan Ekonomi Lokal

Dorong Kemandirian Kampung, Pemkab Berau Fokus pada Pertanian dan Ekonomi Lokal

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 1.504
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong peningkatan status kampung melalui penguatan sektor pertanian dan pengelolaan ekonomi berbasis potensi lokal. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk mendorong transisi dari Kampung Maju menuju Kampung Mandiri.

 

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan bahwa setiap kampung di Berau memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Menurutnya, sektor pertanian menjadi tulang punggung dalam proses tersebut karena menyentuh langsung kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput.

 

“Setiap kampung punya kekuatan masing-masing. Jika sumber daya lokal ini dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin mereka bisa mandiri secara ekonomi,” kata Sri dalam kunjungannya ke salah satu kampung binaan, Senin (30/9/2025).

 

Komoditas seperti semangka, padi, jagung, kedelai, hingga umbi-umbian telah terbukti menjadi penopang pendapatan masyarakat. Selain memperkuat ketahanan pangan, hasil pertanian juga dinilai mampu menjadi instrumen penggerak ekonomi lokal jika terintegrasi dengan distribusi dan pengolahan yang tepat.

 

Pemkab Berau juga menaruh perhatian terhadap keberadaan pasar kampung, yang disebut sebagai titik strategis distribusi dan promosi hasil pertanian masyarakat. Bupati menilai bahwa pasar seharusnya tidak hanya berfungsi sebagai ruang jual-beli, melainkan juga etalase produk lokal yang memiliki nilai ekonomi dan budaya.

 

“Pasar kampung bisa menjadi etalase dari potensi lokal, sekaligus ruang belajar ekonomi bagi masyarakat. Ini penting untuk membangun daya saing dari bawah,” jelasnya.

 

Ia mendorong pengelola pasar dan pemerintah kampung agar serius memanfaatkan infrastruktur yang telah disiapkan. Menurutnya, pasar yang terkelola baik dapat berfungsi sebagai motor penggerak roda ekonomi kampung secara konsisten.

 

Selain infrastruktur fisik, Sri juga mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis hasil pertanian. Produk-produk olahan seperti makanan, minuman, atau kerajinan tangan yang memanfaatkan bahan lokal dinilai berpotensi menembus pasar yang lebih luas jika dikemas dan dipasarkan dengan tepat.

 

“Nilai tambah akan tercipta saat masyarakat mulai mengolah sendiri hasil panennya. Ini bukan hanya soal produk, tapi juga tentang mengasah kreativitas dan inovasi,” ujar Sri.

 

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemkab Berau akan terus melakukan pendampingan dan fasilitasi. Program pelatihan, akses pemasaran, hingga bantuan sarana produksi telah menjadi bagian dari skema intervensi pemerintah daerah.

 

Sri menyatakan bahwa kemandirian kampung tidak bisa hanya dibangun dari atas ke bawah. Ia menegaskan pentingnya partisipasi aktif warga dalam mengelola sumber daya lokal yang dimiliki.

 

“Pemerintah hadir sebagai fasilitator. Tapi tanpa gerakan dari masyarakat sendiri, perubahan tidak akan signifikan. Kunci dari kampung mandiri ada pada kemandirian warganya,” pungkasnya. (adv/yf)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dulu Layani Puskesmas, Kini Swasta—Nasib Dokter Spesialis Talisayan Jadi Sorotan

    Dulu Layani Puskesmas, Kini Swasta—Nasib Dokter Spesialis Talisayan Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau memberikan penjelasan terkait kabar pengunduran diri seorang dokter spesialis yang sebelumnya bertugas di wilayah Talisayan. Dokter tersebut dipastikan tidak lagi bekerja di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Berau, Sitti Zakiah, mengatakan dokter itu sebelumnya berstatus tenaga honorer. Namun, yang bersangkutan tidak masuk dalam […]

  • Nelayan Tak Perlu ke Jakarta, Pemkab Berau Siapkan GREI

    Nelayan Tak Perlu ke Jakarta, Pemkab Berau Siapkan GREI

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 814
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan upaya Pemerintah Kabupaten Berau bersama berbagai pihak untuk mengatasi kendala yang selama ini dihadapi nelayan dalam mengurus surat kapal. Permasalahan administratif tersebut dinilai berdampak pada menurunnya pasokan ikan di sejumlah daerah Berau. “Kurangnya pasokan ikan itu karena banyak kapal pengantar dan kapal penangkap yang belum memiliki surat […]

  • Sistem Kontrak Jadi Solusi Alternatif Kekurangan Pegawai

    Sistem Kontrak Jadi Solusi Alternatif Kekurangan Pegawai

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Penghapusan tenaga kerja kontrak atau honorer yang berakibat pada kurangnya jumlah pegawai di beberapa OPD, hingga menyebabkan kurang maksimalnya pelayanan, menjadi sorotan para wakil rakyat. Meskipun ada perekrutan CPNS, hal itu dianggap belum mampu menjawab permasalahan ini. “Penerapan sistem kontrak kerja bisa jadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja di […]

  • 54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 638
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Suasana malam di Hotel Mercure Berau, Senin (28/7/2025), terasa berbeda dari biasanya. Lampu-lampu ballroom yang biasanya gemerlap untuk acara formal, malam itu menyinari peringatan yang lebih mendalam. Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dengan tema “Hentikan Polusi Plastik,” kegiatan ini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tapi juga panggilan darurat bagi warga Berau. Bupati Berau, […]

  • Soroti Distribusi dan Penggunaan Tak Tepat Sasaran

    Soroti Distribusi dan Penggunaan Tak Tepat Sasaran

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    BERAU — Kelangkaan dan kenaikan harga LPG non-subsidi mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Berau. Pemerintah daerah menilai kondisi ini berkaitan dengan gangguan distribusi yang dipengaruhi faktor transportasi hingga dinamika global. Kepala Bidang Bina Usaha Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan pasokan LPG non-subsidi di Berau masih bergantung dari pengisian Maluang dan suplai dari luar daerah. Ketergantungan […]

  • kapolresta Samarinda Kombespol Hendri umar saat mengunjungi posko aksi (dok.ist)

    Jelang Aksi 21 April, Polisi dan APM Kaltim Sepakat Jaga Demo Tetap Damai

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Menjelang rencana aksi penyampaian aspirasi pada 21 April 2026, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Timur menjadi perhatian bersama. Aparat kepolisian bersama Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kaltim mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung. Kapolresta Samarinda, Hendri Umar, menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi […]

expand_less