Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kenyang Tanpa Nasi? Festival Ini Punya Menu Ajaib untuk Otak Anak Cerdas!

Kenyang Tanpa Nasi? Festival Ini Punya Menu Ajaib untuk Otak Anak Cerdas!

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
  • visibility 988
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb — Bupati Berau, Sri Juniarsih, membuka Festival Pangan Lokal Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Berau tahun 2024 pada Selasa (16/7/2024) di ruang RPJPD Baplitbang. Dalam sambutannya, Sri Juniarsih berharap festival ini dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan menu B2SA dalam keseharian.

“Kenyang tidak harus dengan nasi. Menu B2SA yang ditampilkan para peserta ini saya harapkan bisa diterapkan di menu keseharian. Apalagi menu yang ada tentunya sudah mengandung gizi seimbang,” kata Sri Juniarsih.

Festival ini, menurut Sri Juniarsih, juga diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, terutama bagi anak-anak. “Masa keemasan tidak akan terjadi lagi sehingga perlu memperhatikan pemenuhan gizi sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, festival ini bukan hanya sekedar lomba, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk menerapkan menu B2SA di rumah tangga. “Terutama bagi orangtua, supaya bisa memberikan makanan bergizi bagi anaknya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, dalam laporannya menyebut jika festival ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang konsumsi pangan berimbang, meningkatkan pemahaman konsumsi B2SA, dan mengenalkan masyarakat bahwa sumber pangan tidak hanya beras dan terigu.

“Harapannya pasca festival ini nanti menunya bisa diaplikasikan ke masyarakat. Dan setelah ini akan terus ditindaklanjuti dengan sosialisasi menu ini termasuk ke sekolah-sekolah,” terang Rakhmadi.

Festival Pangan Lokal B2SA di Berau ini diikuti oleh berbagai peserta dari berbagai daerah di Berau. Mereka menampilkan berbagai menu B2SA yang kreatif dan lezat. Festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti talkshow tentang gizi seimbang dan demo masak menu B2SA.  (ts)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruang Publik di Tanjung Redeb: Investasi untuk Masa Depan Wisata

    Ruang Publik di Tanjung Redeb: Investasi untuk Masa Depan Wisata

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.497
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Keindahan Kabupaten Berau khususnya Kota Tanjung Redeb semakin terlihat. Setelah lampu tematik, disusul ornamen elemen estetis yang menambah kecantikan tampilan jembatan Sambaliung. Namun, hal ini harus dibarengi dengan adanya ruang publik yang terbuka bagi masyarakat. “Ini sudah bagus ada ornamen khas Beraunya, yang bisa jadi background spot foto. Tapi sayang halaman atau […]

  • Jelang Akhir Tahun 2025, DPRD Berau Ingatkan Pemkab Siapkan Diri Sambut Lonjakan Wisatawan

    Jelang Akhir Tahun 2025, DPRD Berau Ingatkan Pemkab Siapkan Diri Sambut Lonjakan Wisatawan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Menjelang liburan akhir tahun yang diprediksi akan mendatangkan lonjakan wisatawan, Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dengan sektor pariwisata mempersiapkan diri dengan matang. Hal ini guna memastikan kelancaran dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Berau, serta mengoptimalkan potensi ekonomi daerah melalui sektor […]

  • Dari Jual Es Hingga Jadi Calon Bupati: Madri Pani Berbagi Kisah Inspiratif

    Dari Jual Es Hingga Jadi Calon Bupati: Madri Pani Berbagi Kisah Inspiratif

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 757
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Calon Bupati Berau, Madri Pani, kembali menggelar kampanye di Kecamatan Sambaliung, Rabu (23/10/2024). Di hadapan ratusan warga RT 13 dan 14, Madri membagikan kisah perjuangan masa kecilnya yang tumbuh dari lingkungan penuh tantangan. “Saya bukan orang asing jika berbicara tentang perjuangan dalam kesulitan. Saya lahir di Samburakat. Saat SD, saya sudah mencari […]

  • Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Maratua

    Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Maratua

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MARATUA — Sang Merah Putih bergerak perlahan di bawah permukaan laut Maratua. Di antara birunya perairan dan hamparan terumbu karang, sejumlah penyelam berdiri dalam formasi untuk memberi penghormatan kepada bendera Indonesia. Pemandangan itu menjadi cara Berau Divers memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan hanya mengibarkan bendera di bawah laut, komunitas penyelam ini […]

  • Bupati Berau Akui Tak Pernah Tandatangani SK Kenaikan Tarif Air Perumdam Batiwakkal

    Bupati Berau Akui Tak Pernah Tandatangani SK Kenaikan Tarif Air Perumdam Batiwakkal

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 916
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menandatangani Surat Keputusan (SK) yang menetapkan kenaikan tarif air pada Perumda Air Minum Batiwakkal. SK tersebut, dengan nomor 705 tahun 2024, bertanggal 29 September 2024, berisi tentanf penetapan tarif air minum untuk Perumda Air Minum Batiwakkal Berau pada periode 2024-2025. Sri mengungkapkan bahwa dirinya […]

  • Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — DI BALIK alunan sape yang lembut dan bernapas dari akar kebudayaan Kalimantan, tersimpan perjalanan seorang anak muda Berau bernama Muhammad Budhi Setiyawan, atau yang lebih dikenal sebagai Whansetiyawan. Lulusan Pengkajian Musik Nusantara Pascasarjana ISI Yogyakarta ini memilih sape bukan karena tren, melainkan karena cinta yang tidak bisa dijelaskan. “Aku cinta aja, tanpa […]

expand_less