Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Bupati Berau: Guru Honorer Tetap Diakomodasi Melalui Skema Paruh Waktu

Bupati Berau: Guru Honorer Tetap Diakomodasi Melalui Skema Paruh Waktu

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • visibility 385
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyatakan masih akan mengakomodasi keberadaan guru non-ASN atau guru honorer meski pemerintah pusat telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 tentang penugasan guru non-ASN di satuan pendidikan.

Surat edaran tersebut mengatur bahwa pemerintah daerah tidak diperbolehkan lagi melakukan pengangkatan guru honorer baru di luar mekanisme resmi pemerintah. Kebijakan itu merupakan bagian dari penataan tenaga non-ASN secara nasional agar kebutuhan guru lebih terdata dan pengangkatan tenaga pendidik ke depan difokuskan melalui jalur ASN maupun PPPK.

Dalam ketentuan tersebut, pemerintah daerah masih diperbolehkan melakukan penyesuaian penugasan guru non-ASN dengan syarat tenaga pendidik yang bersangkutan telah terdata dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebelum 31 Desember 2024 dan masih aktif menjalankan tugas.

Menanggapi kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau menilai keberadaan guru honorer masih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar, terutama di wilayah pelosok yang masih mengalami keterbatasan jumlah guru ASN.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan pemerintah daerah belum dapat sepenuhnya menerapkan pembatasan tenaga honorer di sektor pendidikan.

“Kalau untuk guru, sementara kita coba untuk akomodir ya. Karena kita memang keterbatasannya tidak boleh pengangkatan lagi,” ujarnya pada Jumat, 29 Mei 2026.

Menurut Sri Juniarsih, Pemkab Berau untuk sementara tetap memberlakukan sistem paruh waktu bagi guru honorer agar mereka tetap dapat menjalankan tugas mengajar sambil menunggu kepastian kebijakan dari pemerintah pusat.

“Jadi masih diberlakukan paruh waktu, supaya mereka tetap bisa menjalankan tugas. Karena kita tidak semudah itu memutus,” ungkapnya.

Selama ini, sejumlah sekolah di wilayah pelosok Berau masih mengandalkan tenaga honorer karena keterbatasan jumlah guru ASN yang tersedia.

Pemerintah daerah khawatir proses belajar mengajar dapat terganggu apabila pembatasan honorer diterapkan tanpa adanya penambahan tenaga pendidik pengganti.

“Karena kita butuh guru juga, apalagi di pelosok seperti itu,” ucapnya.

Sri Juniarsih mengakui kebutuhan tenaga guru di daerah terpencil masih cukup tinggi.(*adv/tnr)

 

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Masuk Panggung Apresiasi Kemendagri, Gamalis Sebut Jadi Pemicu Percepatan Pembangunan

    Berau Masuk Panggung Apresiasi Kemendagri, Gamalis Sebut Jadi Pemicu Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri kegiatan apresiasi pemerintah daerah berprestasi Regional Kalimantan yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Balikpapan, Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, serta Direktur Utama Tempo Inti Media, Arif Zulkifli. Bersama […]

  • Anggaran Tertekan, DPRD Minta Pemkab Berau Perketat Belanja Sejak Dini

    Anggaran Tertekan, DPRD Minta Pemkab Berau Perketat Belanja Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    BERAU — Proyeksi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau pada 2027 menjadi perhatian DPRD. Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau, Ahmad Rifai, meminta pemerintah daerah mulai melakukan langkah efisiensi, terutama pada pos belanja pegawai. Hal itu disampaikan Rifai dalam rapat koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia menilai penurunan kapasitas fiskal […]

  • UPT Lab Lingkungan Berau Menuju Akreditasi, Bisa Jadi Sumber PAD

    UPT Lab Lingkungan Berau Menuju Akreditasi, Bisa Jadi Sumber PAD

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — UPT Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Berau tengah dalam proses menuju akreditasi untuk meningkatkan kualitas layanan pengujian laboratorium lingkungan. Proses panjang ini dimulai pada tahun 2023, dengan penyusunan dokumen ISO 17025, manajemen mutu, dan berbagai dokumen pendukung akreditasi lainnya. Kepala UPT Lab Lingkungan, Agus Tri Hariyanto, menjelaskan bahwa […]

  • Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan

    Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Program Bangga Kencana yang digagas oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Berau mendapat apresiasi dari Penjabat (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus. Program ini diakui sebagai langkah strategis dalam pengentasan stunting, sebuah isu kesehatan yang mendesak di daerah ini. Bangga Kencana bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang […]

  • Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

    Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 874
    • 0Komentar
  • KUPP Investigasi Kecelakaan Tongkang Batu Bara Yang Tumpah di Muara Berau

    KUPP Investigasi Kecelakaan Tongkang Batu Bara Yang Tumpah di Muara Berau

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.378
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kepala Kantor Urusan Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb, mengatakan saat ini pihaknya tengah memintai keterangan terhadap awak kapal, surveyor dan master loading terkait dengan karamnya tongkang bermuatan batu bara milik PT Berau Coal, di perairan Sungai Mantaritip. “Awak kapal, surveyor dan master loading dalam proses dimintai keterangan terkait kejadian tersebut,” […]

expand_less