Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Produksi Metanol Dalam Negeri Belum Memadai, KMI Dorong Investasi untuk Mendukung B50 dan B60

Produksi Metanol Dalam Negeri Belum Memadai, KMI Dorong Investasi untuk Mendukung B50 dan B60

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 15
  • print Cetak

Samarinda — Rencana penerapan biodiesel B50 dan pengembangan B60 pada 2027 dinilai membutuhkan kesiapan industri yang lebih kuat. Selain kapasitas produksi biodiesel, ketersediaan metanol dan infrastruktur distribusi menjadi tantangan yang perlu diantisipasi agar peningkatan campuran bahan bakar tidak memicu kesenjangan pasokan maupun kenaikan biaya produksi.

Associate Director/Corporate Services General Manager PT Kaltim Methanol Industri (KMI), Digna Jatiningsih, menilai keberhasilan program biodiesel tidak hanya bergantung pada kebijakan peningkatan persentase campuran, tetapi juga kesiapan rantai pasok bahan baku dari hulu hingga hilir.

Digna menjelaskan, kapasitas produksi metanol PT KMI mencapai 660.000 ton per tahun. Sementara itu, kebutuhan metanol nasional untuk mendukung B50 diperkirakan mencapai 2,5 juta ton per tahun.

Di sisi lain, sekitar 80 persen kebutuhan metanol Indonesia masih dipenuhi melalui impor.

Kondisi tersebut memperlihatkan adanya kesenjangan antara kebutuhan nasional dan kapasitas produksi dalam negeri yang perlu diperhitungkan seiring pengembangan program biodiesel.

Menurut Digna, peningkatan campuran biodiesel perlu diikuti kesiapan pasokan bahan baku, kapasitas produksi, serta fasilitas penyimpanan dan distribusi agar kebutuhan industri dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

“Peningkatan campuran biodiesel perlu diimbangi kesiapan seluruh rantai pasok, mulai dari ketersediaan bahan baku, kapasitas produksi hingga infrastruktur penyimpanan dan distribusi,” demikian inti pandangan Digna mengenai kesiapan industri menghadapi pengembangan B50 dan B60.

Kebutuhan Metanol Meningkat, Investasi Industri Diperlukan

Kebutuhan metanol untuk mendukung program biodiesel menjadi salah satu aspek penting yang perlu diantisipasi. Jika permintaan meningkat tanpa diikuti penambahan kapasitas produksi domestik, ketergantungan terhadap impor berpotensi tetap tinggi.

Digna menilai pembangunan pabrik metanol baru dan penguatan investasi perlu menjadi bagian dari perencanaan jangka panjang industri nasional.

Selain memperbesar kapasitas produksi, pengembangan fasilitas penyimpanan dan distribusi juga diperlukan untuk memastikan pasokan bahan baku tersedia sesuai kebutuhan.

“Penambahan kapasitas produksi perlu disertai fasilitas penyimpanan dan distribusi yang memadai agar ketersediaan bahan baku dapat terjaga secara berkelanjutan,” menjadi salah satu poin penting dalam pandangan KMI terkait penguatan rantai pasok metanol.

Kesiapan tersebut dinilai penting agar peningkatan kebutuhan bahan baku tidak berujung pada tekanan biaya produksi maupun gangguan pasokan bagi industri biodiesel.

Produksi FAME Juga Harus Disiapkan

Selain metanol, kesiapan produksi FAME (fatty acid methyl ester) sebagai komponen biodiesel juga menjadi perhatian.

Digna menyampaikan bahwa pembangunan pabrik biodiesel baru perlu mempertimbangkan ketersediaan bahan baku, kebutuhan di setiap wilayah, lokasi fasilitas, serta kelayakan usaha.

Perencanaan tersebut dibutuhkan agar kapasitas produksi sesuai dengan kebutuhan pasar dan didukung sistem distribusi yang memadai.

Dengan demikian, pengembangan biodiesel tidak hanya berfokus pada peningkatan persentase campuran, tetapi juga pada kemampuan industri dalam memenuhi kebutuhan secara konsisten.

Berpotensi Menekan Impor Solar

Di sisi lain, peningkatan penggunaan biodiesel berpotensi mengurangi impor solar sekaligus meningkatkan penyerapan minyak sawit di dalam negeri.

Namun, meningkatnya kebutuhan minyak sawit untuk pasar domestik juga berpotensi mengurangi ketersediaan komoditas tersebut untuk ekspor.

Kondisi itu perlu diperhitungkan karena dapat memengaruhi penerimaan ekspor dan pembiayaan insentif program biodiesel.

Digna menilai keseimbangan antara kebutuhan energi domestik, kepentingan ekspor, dan keberlanjutan pembiayaan perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan tahapan peningkatan campuran biodiesel.

KMI Tekankan Koordinasi Lintas Sektor

Digna juga menekankan pentingnya koordinasi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perindustrian, BPH Migas, Pertamina, produsen FAME, pemasok metanol, serta pelaku industri terkait.

Koordinasi diperlukan untuk menyelaraskan kapasitas produksi, kebutuhan bahan baku, harga, kuota, hingga distribusi.

Pemetaan kebutuhan metanol nasional juga dinilai penting untuk mengetahui kesenjangan antara pasokan dan permintaan, sekaligus menentukan kebutuhan investasi yang diperlukan.

Dengan perencanaan yang terukur dan kesiapan industri hulu hingga hilir, pengembangan B50 dan rencana B60 diharapkan dapat mendukung pengurangan ketergantungan impor serta memperkuat ketahanan energi nasional.(afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

    Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kualitas pendidikan, khususnya di daerah-daerah terpencil yang masih mengandalkan sekolah filial. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah masalah lahan, yang menghambat pembangunan gedung sekolah permanen. Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa keberadaan sekolah filial masih cukup banyak di wilayah-wilayah […]

  • Kapolri Resmikan Aspol Panaluan Presisi, Ubah Zona Banjir Jadi Hunian Layak Polisi

    Kapolri Resmikan Aspol Panaluan Presisi, Ubah Zona Banjir Jadi Hunian Layak Polisi

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Sebidang lahan di Jalan Gelatik, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, yang dulu akrab dengan genangan banjir dan deretan bangunan tak layak huni, kini menjelma menjadi kompleks hunian baru bagi anggota kepolisian. Kawasan itu resmi berubah wajah menjadi Asrama Polisi Tunggal Panaluan Presisi. Peresmian dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Senin, 18 Mei […]

  • Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 766
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan […]

  • Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Kantor PT Tumbu Surya di Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur

    Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Kantor PT Tumbu Surya di Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    BERAU — Kebakaran melanda bangunan kantor milik PT Tumbu Surya di Jalan H.A.R.M Ayoeb, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Sabtu dini hari, (18/4). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.50 WITA dan mengakibatkan bangunan kantor mengalami kerusakan berat. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Berau, Rakhmadi, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada pukul 04.05 […]

  • Zero ODOL 2026: Dishub Kaltim Imbau Pelaku Usaha Sesuaikan Armada Angkutannya

    Zero ODOL 2026: Dishub Kaltim Imbau Pelaku Usaha Sesuaikan Armada Angkutannya

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Perhubungan menunjukkan keseriusannya dalam menyukseskan program nasional Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL) yang ditargetkan tuntas pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan transportasi darat yang aman, tertib, serta menjaga infrastruktur jalan dari kerusakan. Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Irhamsyah, […]

  • Sempat Heboh, Kasus Penguncian Siswi di Toilet Masjid Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    Sempat Heboh, Kasus Penguncian Siswi di Toilet Masjid Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kasus viral video yang menunjukkan lima orang siswi dikunci di kamar mandi Masjid Agung Baitul Hikmah, akhirnya berakhir dengan damai. Meskipun sempat digelandang ke Polsek Tanjung Redeb, pria berinisial IH yang diketahui sering berjualan tisu di perempatan Jalan H.Isa ini akhirnya dibebaskan. Salah satu orangtua korban yang tak terima sang anak diperlakukan […]

expand_less