Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Waspada COVID-19 Naik, Belum Ada Pembatasan Masuk WNA ke Berau

Waspada COVID-19 Naik, Belum Ada Pembatasan Masuk WNA ke Berau

  • account_circle Redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 646
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Meskipun status waspada COVID-19 sudah kembali dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), namun sampai saat ini belum ada aturan pembatasan khususnya bagi Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia maupun ke Kabupaten Berau. Ditemui Selasa (10/6/2025) pagi, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb, C.Catur Apriyanto mengatakan jika sampai hari ini belum mendapatkan surat edaran tentang COVID-19.

“Kita masih tetap seperti biasa, belum ada pembatasan apapun. Kita juga belum ada koordinasi terkait ini dengan OPD yang bersangkutan seperti Dinas Kesehatan (Dinkes),” terangnya.

Dikatakan Catur, Kabupaten Berau merupakan daerah pertengahan, yang sering menjadi lokasi transit para WNA. Sehingga, WNA yang hendak masuk ke Kabupaten Berau sebelumya harus melewati pemeriksaan di daerah perbatasan terlebih dahulu.

“Apalagi informasinya yang positif itu dari Malaysia, Singapura dan Hongkong ya, yang mana sebelum masuk Berau, WNA itu akan melewati Nunukan dan melakukan pemeriksaan termasuk kesehatan. Kalau dinyatakan positif COVID-19 tentunya mereka tidak akan lolos masuk ke Berau,” bebernya.

Di Kabupaten Berau sendiri, untuk kapal dari Malaysia, Hongkong maupun Singapura tidak ada yang bersandar. Mayoritas WNA yang bersandar adalah dari Cina. Hal ini jugalah yang menjadi pertimbangan belum adanya pemberlakuan pembatasan masuknya WNA ke Kabupaten Berau.

“Ini seperti kasus COVID-19 yang tahun 2020 lalu, dimana banyak WNA dari Cina yang ternyata membawa virus ini masuk ke Indonesia, sehingga Berau juga bersiap dan waspada. Tapi yang kali ini sepertinya masih aman meskipun sudah ada yang terkonfirmasi positif di Samarinda,” tambahnya.

Meskipun belum mendapatkan arahan apapun baik dari pusat maupun dari Dinkes, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb tetap bersiap. Jika nantinya memang ada imbauan atau edaran seperti sebelumnya, maka pihak imigrasi akan bisa cepat bertindak, salah satunya dengan melakukan pembatasan dan pemeriksaan intens bagi para WNA yang hendak masuk ke Kabupaten Berau.

(MrX)

 

  • Penulis: Redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Bulan Buron, Terpidana Kasus Perambahan Hutan Ditangkap Tim Tabur di Sekatak

    10 Bulan Buron, Terpidana Kasus Perambahan Hutan Ditangkap Tim Tabur di Sekatak

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara menangkap terpidana kasus kehutanan yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) selama 10 bulan. Penangkapan dilakukan di wilayah Sekatak, Kabupaten Bulungan, pada Senin malam, 4 Mei 2026. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltara, Andi Sugandi, mengatakan terpidana bernama Ahmad Bin Hanapi AT (50) diamankan […]

  • THR & Gaji ke-13 ASN Berau: Nggak Hilang, Cuma Nunggu Juknis!

    THR & Gaji ke-13 ASN Berau: Nggak Hilang, Cuma Nunggu Juknis!

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 991
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – ASN Kabupaten Berau bisa bernafas lega. Pasalnya, setelah ramai akan ditiadakannya pemberian gaji ke-13 dan THR Idul Fitri, Sekda Berau memastikan jika Pemkab Berau akan tetap memberikan hak itu. “Sudah kita anggarkan sejak tahun lalu. Jadi dipastikan akan tetap diberikan. Tapi untuk juknisnya seperti apa, apakah sama dengan tahun sebelumnya, kita tunggu […]

  • Desa Prima Berau Jadi Motor Ekonomi Kreatif Kampung

    Desa Prima Berau Jadi Motor Ekonomi Kreatif Kampung

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Program Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) di Kabupaten Berau terus menunjukkan kiprahnya sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus wadah pemberdayaan perempuan di tingkat kampung. Digagas sejak 2016 oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), program ini hadir untuk menjadikan perempuan—khususnya ibu rumah tangga—sebagai aktor pembangunan yang mampu […]

  • Ketahanan Pangan Lokal Diuji

    Ketahanan Pangan Lokal Diuji

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BERAU — Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, pemerintah daerah mulai mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola konsumsi alternatif. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengusulkan agar warga menanam singkong dan beternak lele sebagai langkah menjaga ketahanan pangan rumah tangga. Usulan tersebut dinilai sebagai langkah sederhana namun strategis, mengingat tingginya ketergantungan Berau terhadap […]

  • Sidang Lanjutan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Berau, Terdakwa Bantah Ada Intimidasi

    Sidang Lanjutan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Berau, Terdakwa Bantah Ada Intimidasi

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BERAU – Kasus asusila yang melibatkan seorang paman kandung terhadap keponakannya kembali memasuki babak baru di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb. Dalam persidangan yang digelar pada Rabu (29/4), terungkap fakta bahwa korban yang baru berusia 15 tahun kini tengah mengandung dengan usia kehamilan lima bulan. Juru Bicara PN Tanjung Redeb, Agung Dwi Bowo, menyampaikan bahwa […]

  • Pria di Perumahan Sawit Capuak Talisayan Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya

    Pria di Perumahan Sawit Capuak Talisayan Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.698
    • 0Komentar

    Berau – Peristiwa tragis terjadi di sebuah Perumahan perusahaan sawit RT 005 Kampung Capuak Kecamatan Talisayan, pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 13.30 Wita. Seorang pria berinisial GKD (33) ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di pintu tengah ruang tamu rumahnya. Kapolsek Talisayan, AKP Rachmat Wiwid Dianto menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh mertua korban […]

expand_less