Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Temuan Potongan Hiu dan Pari Gegerkan Derawan, Bupati Desak Proses Hukum

Temuan Potongan Hiu dan Pari Gegerkan Derawan, Bupati Desak Proses Hukum

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 107
  • print Cetak

BERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengecam tindakan penangkapan ikan hiu yang diduga dilakukan oleh nelayan dari luar daerah di perairan Kepulauan Derawan.

Peristiwa yang terjadi baru-baru ini dinilai dapat mengancam kelestarian lingkungan laut Kabupaten Berau atau Bumi Batiwakkal yang selama ini dijaga secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Sri Juniarsih mengatakan praktik penangkapan hiu secara ilegal maupun tidak bertanggung jawab tidak dapat dibiarkan. Terlebih, Kepulauan Derawan merupakan kawasan wisata unggulan yang memiliki keanekaragaman hayati laut bernilai tinggi.

Ia juga mengapresiasi jajaran Unit Pelaksana Teknis Daerah Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya atau UPTD KKP3K KDPS yang melakukan patroli di wilayah tersebut.

Dalam patroli itu, petugas mendapati sejumlah nelayan bersama potongan ikan hiu dan pari. Potongan satwa laut tersebut diduga akan digunakan sebagai umpan pancing.

Menurut Sri Juniarsih, temuan tersebut harus ditindaklanjuti secara serius. Ia menilai tindakan petugas merupakan langkah awal dalam memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di kawasan perairan Kepulauan Derawan.

Bupati mengatakan Kepulauan Derawan merupakan kawasan strategis pariwisata nasional dengan keanekaragaman hayati laut terbaik di Indonesia. Karena itu, seluruh aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem harus dicegah.

Perairan Derawan, kata dia, bukan hanya menjadi kawasan wisata, tetapi juga aset penting daerah yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

“Kita tidak boleh membiarkan praktik-praktik yang merusak ekosistem laut, termasuk penangkapan hiu secara ilegal maupun tidak bertanggung jawab. Saya mengecam keras tindakan tersebut dan meminta agar kasus ini diusut secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sri Juniarsih meminta perangkat daerah terkait segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai aturan.

Koordinasi dinilai penting untuk memastikan jenis satwa yang ditemukan, status perlindungannya, asal nelayan, serta dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan.

Menurut dia, penangkapan maupun pembantaian satwa laut yang dilindungi dapat masuk dalam kategori tindak pidana apabila terbukti melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Saya meminta instansi terkait, baik Dinas Perikanan maupun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk berkoordinasi ke instansi terkait, baik BKSDA, Kepolisian maupun KKP,” tegasnya.

Bupati juga meminta koordinasi dengan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah pusat diperkuat. Langkah itu diperlukan karena pengawasan wilayah laut melibatkan kewenangan sejumlah instansi.

Patroli rutin di kawasan Kepulauan Derawan juga diminta lebih ditingkatkan untuk mencegah praktik penangkapan satwa laut yang dilindungi maupun satwa yang populasinya terancam.

Selain penegakan hukum, pemerintah daerah diminta memperkuat edukasi kepada masyarakat di kawasan pesisir dan kepulauan, terutama para nelayan.

Edukasi tersebut dinilai penting agar pemanfaatan sumber daya laut tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan tidak merusak habitat satwa.

Sri Juniarsih menegaskan perlindungan ekosistem laut harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pemanfaatan sumber daya laut harus dilakukan secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak ekosistem laut di wilayah Berau.

“Ini laut kita, masyarakat saya harap berperan aktif menjaga dan melaporkan jika ada aktivitas yang merusak. Laut ini harus kita jaga bersama untuk keberlanjutan anak cucu kita,” tandasnya. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Porprov Kaltim Disorot, Baplitbang Tegaskan Proses Sesuai Aturan

    Anggaran Porprov Kaltim Disorot, Baplitbang Tegaskan Proses Sesuai Aturan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 914
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baplitbang) Kabupaten Berau sebagai ujung tombak penganggaran sedang diguncang permasalahan penganggaran event olahraga tingkat provinsi yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim. Setelah melakukan pertemuan mitra kerja bersama DPRD beberapa waktu lalu pun, pembahasan soal anggaran ini juga disorot. DPRD Berau memberikan masukan agar alokasi anggaran bisa dilakukan […]

  • Perkuat UMKM Pesisir: Hilirisasi Perikanan Jadi Mesin Baru

    Perkuat UMKM Pesisir: Hilirisasi Perikanan Jadi Mesin Baru

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.539
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperluas strategi hilirisasi sebagai upaya meningkatkan nilai jual produk UMKM. Dari sekian banyak sektor, perikanan menjadi salah satu yang paling diprioritaskan mengingat besarnya potensi hasil tangkap dan budidaya di wilayah pesisir. Melalui Dinas Perikanan, berbagai program dirumuskan untuk memastikan nelayan dan pelaku usaha kecil tidak hanya menjual bahan […]

  • Kebakaran di Biatan Ilir, Balita Dua Tahun Tewas Terjebak di Dalam Rumah

    Kebakaran di Biatan Ilir, Balita Dua Tahun Tewas Terjebak di Dalam Rumah

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Biatan – Musibah kebakaran kembali menghanguskan permukiman warga di Kabupaten Berau. Kali ini, insiden terjadi di Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, pada Minggu sore, 27 Juli 2025. Sebuah rumah milik Musliha ludes dilalap api. Tragisnya, seorang balita berusia dua tahun turut menjadi korban jiwa. Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat, […]

  • Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Petani kelapa sawit di Kabupaten Berau tidak termasuk dalam daftar penerima pupuk bersubsidi. Hal itu berlaku sejak Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Tahun 2022 diterapkan, yaitu pemerintah hanya memberikan subsidi pupuk untuk sembilan komoditas. Dari yang sebelumnya mencakup 70 komoditas, kini hanya tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, serta beberapa komoditas hortikultura dan […]

  • Bayi Laki-laki Dibuang di Depan Praktik Bidan

    Bayi Malang Dibuang di Depan Praktik Bidan, Siapa Pelakunya?

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.169
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Selor – Sesosok bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi mengagetkan di teras rumah praktik bidan Yulianita, Jalan Kemayoran, Tanjung Selor Hilir, pada Selasa malam (30/7). Bayi malang tersebut terbungkus kantong kresek hitam, masih dengan tali pusat yang menempel dan berlumuran darah segar. Peristiwa ini sontak menggemparkan warga sekitar dan viral di media sosial. Diperkirakan, […]

  • Penguatan Pajak Daerah Digital, Senjata Baru Tingkatkan PAD

    Penguatan Pajak Daerah Digital, Senjata Baru Tingkatkan PAD

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat strategi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pajak. Salah satu langkah kunci yang tengah dijalankan adalah penerapan Transaction Monitoring Device (TMD), sistem digital yang memungkinkan pemerintah memantau transaksi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) secara real-time. TMD diterapkan pada sektor dengan perputaran ekonomi tinggi […]

expand_less