Pasokan BBM Tiba di Berau, 5.000 KL Pertalite hingga Biosolar Segera Didistribusikan
- account_circle admin
- calendar_month 46 menit yang lalu
- visibility 4
- print Cetak

GUNUNG TABUR – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan pasokan bahan bakar minyak atau BBM mulai tersedia setelah sejumlah SPBU mengalami kekosongan stok dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut sebelumnya memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah titik pengisian bahan bakar.
Wakil Bupati Berau Gamalis mengecek langsung kondisi pasokan di Depot Pertamina Jober, Kecamatan Gunung Tabur, Senin, 31 Agustus 2026.
Dalam kunjungan itu, Gamalis mendapat penjelasan mengenai kondisi stok sekaligus proses masuknya pasokan BBM yang akan segera disalurkan ke sejumlah SPBU di Kabupaten Berau.
Pengawas Operasi Depot BBM Jober Berau, Haryono, mengatakan pasokan BBM telah tiba. Namun proses pembongkaran masih menyesuaikan kondisi pasang surut air.
“Tadi pagi sudah ada. Masih menunggu air pasang. Akan bongkar secara parsial agar bisa disalurkan ke SPBU,” ujar Haryono.
Pembongkaran secara parsial dilakukan agar BBM yang telah diturunkan dapat langsung dikirim ke SPBU tanpa harus menunggu seluruh muatan kapal selesai dibongkar.
Haryono mengatakan pasokan tersebut semestinya tiba pada 27 Agustus 2026. Namun pengiriman mengalami keterlambatan akibat sejumlah faktor, mulai dari kondisi internal kilang, cuaca hingga hambatan di jalur pelayaran.
Kondisi air yang masih surut menjadi salah satu penyebab kapal pengangkut BBM belum dapat merapat ke depot. Aktivitas kapal tongkang batu bara yang cukup padat di alur pelayaran juga disebut turut mempengaruhi proses masuknya kapal.
“Harusnya tanggal 27 Agustus masuk. Ada banyak faktor yang menjadi kendala, dari internal kilang, cuaca, kemudian air surut dan kapal tongkang yang cukup padat sehingga tidak bisa merapat,” jelasnya.
Pertamina akan melakukan pembongkaran setelah kondisi air memungkinkan. Dengan skema parsial, BBM yang telah diturunkan dapat lebih cepat dikirim untuk memenuhi kebutuhan SPBU.
“Besok sudah ada walaupun agak siang, sudah distribusi ke SPBU,” tegasnya.
Dalam pengiriman tersebut, pasokan yang disiapkan terdiri atas sekitar 3.000 kiloliter Biosolar, 500 kiloliter Pertamax, serta 1.500 kiloliter Pertalite.
Wabup Minta Warga Tidak Panic Buying
Wakil Bupati Berau Gamalis meminta masyarakat tetap tenang selama proses pemulihan distribusi berlangsung. Warga juga diminta tidak membeli BBM secara berlebihan karena dapat mempengaruhi pemerataan pasokan.
“Kami sudah memastikan langsung ke depot bahwa pasokan BBM tersedia dan segera didistribusikan. Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan tertib dalam antrean. Gunakan BBM sesuai kebutuhan agar seluruh masyarakat dapat terlayani,” ujarnya.
Menurut Gamalis, Pemerintah Kabupaten Berau terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait untuk memastikan distribusi kembali berjalan lancar.
Ia juga mengingatkan agar kondisi keterbatasan pasokan tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk memperoleh keuntungan yang justru merugikan masyarakat.
Pemerintah berharap masyarakat menjaga ketertiban selama proses distribusi dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar pasokan yang masuk dapat tersebar secara merata ke masyarakat. (AFN/ADV)
- Penulis: admin

