Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Tak Masuk Agenda Resmi 2026, Nasib Tradisi Manutung Jukut di Berau Masih Menunggu Kepastian

Tak Masuk Agenda Resmi 2026, Nasib Tradisi Manutung Jukut di Berau Masih Menunggu Kepastian

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 440
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Tradisi Irau Manutung Jukut yang identik dengan kegiatan membakar ikan bersama dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb tidak tercantum dalam Calendar of Event Berau 2026.

Agenda budaya yang setiap tahun dinantikan masyarakat tersebut sebelumnya juga sempat ditiadakan pada 2025. Kondisi itu membuat warga kembali mempertanyakan kepastian pelaksanaan kegiatan pada tahun ini.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Ing Ta Wijaya, mengatakan kegiatan Manutung Jukut tidak masuk dalam kalender event karena tidak ada pengajuan resmi kepada dinas.

“Untuk Manutung Jukut saat itu tidak didaftarkan ke kami. Jadi kami tidak berani memasukkannya ke dalam kalender event,” kata Ing Ta Wijaya, Jumat, 27 Maret 2026.

Ia menjelaskan penyusunan kalender kegiatan pariwisata daerah dilakukan berdasarkan usulan kegiatan yang telah diajukan dan dikonfirmasi oleh penyelenggara.

Menurut dia, tanpa adanya pengajuan resmi, pihaknya tidak dapat mencantumkan kegiatan tersebut dalam daftar agenda tahunan.

“Kalender event biasanya berisi kegiatan yang diajukan dan sudah terkonfirmasi. Kalau belum ada pengajuan, kami tidak berani memasukkan,” ujarnya.

Ing Ta Wijaya menambahkan pada tahun sebelumnya kegiatan Manutung Jukut sebenarnya tetap dilaksanakan, namun tidak dalam bentuk keramaian seperti tahun-tahun sebelumnya.

Saat itu pelaksanaannya menyesuaikan dengan imbauan untuk menghindari kerumunan. Ikan yang biasanya dibakar bersama lebih banyak dibagikan atau diantar kepada masyarakat.

“Memang dilaksanakan, tapi tidak dengan bakar-bakar bersama secara ramai. Mekanismenya lebih kepada dibagikan atau diantar,” kata dia.

Meski saat ini pembatasan kerumunan sudah tidak lagi diberlakukan, belum adanya pengajuan kegiatan membuat Manutung Jukut belum tercantum dalam kalender resmi. Kondisi ini membuat masyarakat masih menunggu kepastian apakah tradisi tersebut akan kembali digelar secara meriah tahun ini.(*/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rudi Mangunsong Soroti Ketimpangan Pengembangan Wisata, Pemkab Diminta Prioritaskan Segah

    Rudi Mangunsong Soroti Ketimpangan Pengembangan Wisata, Pemkab Diminta Prioritaskan Segah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk lebih memperhatikan wisata di daerah pedalaman Segah. Ia merasa Disbudpar Berau lebih memerhatikan kasawan wisata di pesisir seperti Talisayan dan Biduk-biduk. Rudi meminta membangun Sarana Prasarana (Sapras) dalam menunjang kebutuhan para […]

  • Sri Juniarsih Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Pengelolaan Sampah

    Sri Juniarsih Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi volume sampah sekaligus mendorong terciptanya nilai ekonomi dari pengelolaan sampah. Menurut Sri Juniarsih, persoalan sampah merupakan tantangan bersama yang […]

  • 12 Kasus dalam 4 Bulan, Alarm Kekerasan Anak di Berau Kian Menguat

    12 Kasus dalam 4 Bulan, Alarm Kekerasan Anak di Berau Kian Menguat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    BERAU — Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Berau dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian serius. Dalam kurun waktu empat bulan, tercatat sedikitnya 12 kasus, dengan sebagian terjadi di wilayah pesisir. Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, Siswanto, menyebut jumlah tersebut tidak bisa dianggap sepele. “Total ada 12 kasus, lima di […]

  • Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Oktavia, salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029 dari Partai Nasdem, merupakan anggota DPRD termuda di Kabupaten Berau. Perempuan berparas manis yang akrab disapa Okta ini lahir di Berau, pada 9 Oktober 1996 atau berusia 28 tahun saat dilantik menjadi wakil rakyat. Saat ditemui usai pelantikan anggota DPRD Berau, pada Rapat Paripurna […]

  • Disbudpar Berau Mulai Tata Air Terjun Bidadari untuk Pengembangan Geowisata Berkelanjutan

    Disbudpar Berau Mulai Tata Air Terjun Bidadari untuk Pengembangan Geowisata Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau mulai menyiapkan penataan Air Terjun Bidadari atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai Air Terjun Lingkacang di Kampung Teluk Sumbang. Destinasi wisata tersebut dinilai memiliki potensi besar karena berada dalam kawasan geosite Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budi Santosa, mengatakan objek wisata itu hingga […]

  • Bupati Berau: Rumah Tenun Jadi Simbol Kebangkitan Kearifan Lokal

    Bupati Berau: Rumah Tenun Jadi Simbol Kebangkitan Kearifan Lokal

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Rumah tenun yang menjadi salah satu harapan para pengrajin tenun di Kabupaten Berau akan segera tuntas dibangun. Rumah tenun ini merupakan usulan yang telah diajukan sejak 2021 oleh Pemkab Berau, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau. “Sudah berjalan 2 tahun pembangunannya ini. Saat ini memang sudah finishing-finishing saja. Artinya seperti […]

expand_less