Asap Pekat Selimuti Berau, PSI Turun ke Empat Kecamatan Bagikan 5.000 Masker
- account_circle admin
- calendar_month 58 menit yang lalu
- visibility 6
- print Cetak

BERAU – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Berau dalam beberapa hari terakhir mendorong jajaran Partai Solidaritas Indonesia (PSI) turun ke jalan. Ribuan masker dibagikan kepada masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka, mulai dari kawasan pasar, tepian, hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Ketua DPD PSI Berau, Mikael, mengatakan pembagian masker merupakan bagian dari gerakan bersama seluruh struktur PSI di Kabupaten Berau untuk merespons kondisi kabut asap yang mulai mengganggu aktivitas masyarakat.
Menurut dia, pengurus PSI di tingkat kabupaten hingga kecamatan dan ranting diminta bergerak langsung menjangkau masyarakat, terutama mereka yang masih harus beraktivitas di luar ruangan.
“Kondisi asap yang cukup tebal ini tentu dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu kami menginstruksikan seluruh jajaran PSI Berau untuk turun dan melakukan apa yang bisa kami lakukan, salah satunya dengan membagikan masker,” kata Mikael.
Ia mengatakan aksi tersebut tidak semata-mata menjadi kegiatan organisasi, melainkan bentuk kepedulian yang diharapkan dapat sedikit membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang sedang memburuk.
“Kami ingin keberadaan PSI bisa dirasakan masyarakat, bukan hanya ketika momentum politik. Ketika masyarakat menghadapi persoalan seperti hari ini, kader juga harus hadir dan bekerja,” ujarnya.
Pembina DPD PSI Berau, Indera Teguh Nur Cahyadi, mengatakan gerakan tersebut menyasar empat kecamatan, yakni Tanjung Redeb, Sambaliung, Teluk Bayur, dan Gunung Tabur. Rangkaian kegiatan kemudian akan ditutup di wilayah Labanan.
“DPD PSI Kabupaten Berau bergerak di empat kecamatan, Sambaliung, Tanjung Redeb, Teluk Bayur, dan Gunung Tabur. Finish-nya nanti kita di Labanan,” kata Indera.
Menurut dia, PSI Berau menyiapkan sekitar 5.000 masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Distribusi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan struktur partai hingga tingkat kecamatan dan ranting.
Gerakan tersebut, kata Indera, juga merupakan tindak lanjut arahan Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni agar kader partai hadir membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian langsung.
“Program ini merupakan permintaan dari Sekjen kita, Raja Juli Antoni, bahwa PSI harus bergerak membantu masyarakat. Hari ini di Berau asapnya tebal sekali, jadi kita sebarkan sekitar 5.000 masker di empat kecamatan dan satu kampung,” ujarnya.
Indera mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan pengurus di tingkat kabupaten. Struktur DPC hingga DPRT turut dilibatkan agar distribusi masker dapat menjangkau lebih banyak titik.
“Hari ini PSI dari DPC, DPRT semuanya bekerja. Ketua DPD menginstruksikan dan kami sebagai pembina juga turun untuk membantu masyarakat,” kata Indera.
Sejumlah titik menjadi sasaran pembagian masker, antara lain Pasar Sanggam Adji Dilayas, Pasar Teluk Bayur, SPBU Rinding, serta beberapa SPBU lain yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Di Gunung Tabur, masker dibagikan di sekitar SPBU Kilometer 5 dan kawasan Bundaran Gunung Tabur. Di Tanjung Redeb, kader menyisir kawasan tepian dan sejumlah titik dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.
Sementara di Sambaliung, pembagian dilakukan di sekitar SPBU dan kawasan tepian.
“Di Sambaliung kita bagikan di SPBU dan kawasan tepian. Di Tanjung Redeb juga tepian kita sisir. Gunung Tabur ada SPBU Kilometer 5 dan bundaran. Kita berusaha membagikan di titik-titik yang masyarakatnya banyak beraktivitas,” ujarnya.
Mikael mengatakan keterlibatan struktur partai hingga tingkat bawah menjadi penting karena kondisi kabut asap dirasakan masyarakat di sejumlah kecamatan secara bersamaan.
Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada pembagian masker. Kader PSI, kata dia, juga diminta terus memperhatikan kondisi di wilayah masing-masing dan membantu apabila terdapat kebutuhan mendesak di tengah masyarakat.
“Kami meminta teman-teman di tingkat kecamatan sampai ranting tetap melihat kondisi di lapangan. Kalau ada yang memang bisa kita bantu, kita bantu semampu kita,” kata Mikael.
Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan ke Labanan. Selain membagikan masker, PSI Berau berencana menyerahkan bantuan kepada masyarakat di wilayah tersebut.
“Besok kita akan memberikan bantuan di Labanan, termasuk membantu masker untuk masyarakat,” kata Indera.
Di tengah asap yang masih terasa di sejumlah kawasan Berau, Indera berharap kondisi udara segera membaik. Hujan menjadi salah satu hal yang paling dinantikan untuk membantu mengurangi kabut asap.
“Harapan kami ini cepat berlalu dan cepat turun hujan,” ujarnya.
Mikael juga berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat. Ia mengatakan persoalan kabut asap membutuhkan perhatian bersama, baik pemerintah, organisasi, dunia usaha maupun masyarakat.
“Kami tentu berharap keadaan ini segera membaik. Yang paling penting sekarang bagaimana kita bersama-sama menjaga masyarakat, terutama mereka yang setiap hari harus bekerja dan beraktivitas di luar rumah,” kata Mikael.
Indera mengakui bantuan yang diberikan PSI tidak dapat dibandingkan dengan kemampuan pemerintah ataupun lembaga dengan sumber daya yang lebih besar. Namun, menurut dia, hal terpenting adalah melakukan sesuatu yang dapat langsung dirasakan masyarakat.
“Ini mungkin tidak sebesar yang dilakukan pemerintah atau yang lain. Tapi ini yang bisa kami perbuat untuk masyarakat Kabupaten Berau,” kata Indera.(*afn)
- Penulis: admin
