Pemkab Berau Gandeng BI dan OJK Perluas Akses Pembiayaan UMKM
- account_circle beraunews
- calendar_month 36 menit yang lalu
- visibility 6
- print Cetak

TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kolaborasi itu dilakukan melalui Business Matching, edukasi keuangan, layanan Desk SLIK-OJK, serta pengenalan aplikasi pencatatan keuangan SIAPIK-BI di Ruang RPJPD Bapelitbang, Jumat, 2 Oktober 2026.
Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad Said mengatakan Business Matching menjadi agenda strategis untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan lembaga pembiayaan.
“Melalui agenda ini diharapkan UMKM mampu memperluas jaringan pasar, sehingga produk-produk lokal dapat bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Plt Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Pratama Wibawa dan Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kaltim-Kaltara Yulianta.
Sejumlah lembaga jasa keuangan juga hadir, di antaranya Bankaltimtara, Bank Mandiri, BRI, BNI, Pegadaian, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Menurut Said, pemahaman mengenai pengelolaan modal dan keuangan penting bagi keberlanjutan usaha UMKM.
“Akses peminjaman modal bagi UMKM perlu dipermudah dengan tetap memenuhi persyaratan yang berlaku. Ketika UMKM berkembang, tentu dapat membantu perekonomian keluarga. Pelaku usaha juga harus mampu memanfaatkan peluang pemasaran di era digital saat ini,” katanya.
Layanan Desk SLIK-OJK dalam kegiatan itu membantu pelaku usaha memperoleh informasi resmi mengenai riwayat kredit. Adapun aplikasi SIAPIK-BI diperkenalkan untuk mendukung pencatatan keuangan yang rapi dan terstruktur.
Said berharap sinergi Pemkab Berau, BI, dan OJK terus diperkuat agar memberi manfaat bagi pelaku UMKM.
“Atas nama Pemkab Berau, kami menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya agenda strategis ini. Semoga seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal untuk mewujudkan ekonomi Berau yang lebih maju dan mandiri, sekaligus membawa komoditas lokal dan UMKM naik kelas,” pungkasnya.(adv/afn)
- Penulis: beraunews

