Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Lima Motif Tenun Berau Resmi Kantongi Merk

Lima Motif Tenun Berau Resmi Kantongi Merk

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 459
  • print Cetak

 

TANJUNG REDEB – Tenun Berau terus menunjukkan daya tariknya di pasar nasional hingga mancanegara. Untuk melindungi kekayaan budaya sekaligus memperkuat posisi UMKM kreatif di tingkat global, kini lima motif kain tenun khas Berau resmi terdaftar dalam Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Pencapaian ini menjadi bukti kuatnya komitmen Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) dalam menjaga warisan budaya sekaligus membuka ruang ekonomi yang lebih luas bagi para perajin.

Kepala Bidang Perindustrian Diskoperindag Berau, Reta Noratni, menjelaskan bahwa lima motif tersebut merupakan karya para perajin binaan yang selama ini konsisten mengembangkan motif lokal dengan sentuhan kreatif yang tetap menjaga identitas Berau.

Salah satu sosok penting dalam pengembangan tenun ini adalah Bernadetha Dua Lise da Silva, perempuan asal Maumere yang kini menetap di Kampung Meraang, Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur. Tergabung dalam kelompok pengrajin Mama Be, Bernadetha dikenal gigih melestarikan tenun ikat sembari menghadirkan inovasi motif dan pewarnaan yang kini menjadi ciri khas Berau.

“Dengan didaftarkannya motif-motif ini ke HAKI, kami ingin memberikan perlindungan hukum terhadap hasil karya para perajin, serta memastikan keberlanjutan kerajinan lokal sebagai identitas budaya daerah,” ujar Reta.

Diskoperindag terus mendorong pelaku industri kreatif untuk melakukan sertifikasi dan perlindungan karya. Langkah ini penting agar motif-motif lokal tidak mudah diklaim pihak luar, sekaligus memperkuat daya saing produk tenun yang kian diminati pasar wisata, kolektor, hingga buyer internasional.

Dengan pengakuan HAKI, para perajin juga diharapkan semakin percaya diri memasarkan tenun Berau, baik melalui platform digital, pameran nasional, maupun jaringan mitra luar negeri.

Pemerintah daerah menilai sertifikasi HAKI bukan hanya perlindungan hukum, tetapi juga strategi penguatan ekonomi kreatif kampung yang memberi dampak langsung bagi perajin, terutama kaum perempuan yang menjadi tulang punggung industri tenun.

Dengan langkah ini, Pemkab Berau optimistis tenun ikat khas Berau semakin dikenal sebagai produk budaya unggulan yang mampu mengangkat citra daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. (Adv/akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duka di Pulau Maratua, Ayah Temukan Anaknya Tewas Saat Menyelam di Pantai Teluk Harapan

    Duka di Pulau Maratua, Ayah Temukan Anaknya Tewas Saat Menyelam di Pantai Teluk Harapan

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.538
    • 0Komentar

    MARATUA – Masyarakat di Kampung Teluk Harapan Kecamatan Maratua digegerkan kabar adanya dua anak yang hilang sejak Rabu (8/10/2025) sore. Informasi ini pun dibenarkan oleh Plh Kapolsek Maratua, Ipda Sunarto. “Satu anak sudah ditemukan, yang satunya masih dilakukan pencarian,” katanya ditemui di lokasi kejadian. Anak itu ditemukan oleh ayahnya saat melakukan penyelaman. Diketahui, si anak […]

  • Perlu Ada Program Pendidikan Khusus untuk WBP

    Perlu Ada Program Pendidikan Khusus untuk WBP

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Berau, Frans Lewi, mengatakan pendidikan menjadi salah satu akses yang harus dirasakan secara merata oleh warga negara Indonesia, tak terkecuali bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Kabupaten Berau. Menurutnya, Pemerintah Daerah seharusnya menyediakan program pendidikan khusus bagi mereka. “Kan ada pendidikan seperti Paket A, B, dan C […]

  • BMKG Berau Peringatkan Warga Waspadai Hujan Lebat dan Potensi Banjir di Sejumlah Wilayah

    BMKG Berau Peringatkan Warga Waspadai Hujan Lebat dan Potensi Banjir di Sejumlah Wilayah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.143
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir, genangan air, hingga tanah longsor di beberapa wilayah. ‎Imbauan ini disampaikan menyusul curah hujan ekstrem yang melanda sejak kamis malam hingga jumat (24/10). Kepala BMKG Beray, Ade Heryadi, menjelaskan hujan dengan […]

  • Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    Anggur Muscat Viral Diduga Mengandung Residu Kimia Berbahaya, DPRD Berau Dorong Pengawasan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 767
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggur muscat yang kini sedang viral di masyarakat diduga menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan manusia. Bahkan, salah satu penelitian menunjukkan bahwa anggur ini mengandung residu bahan kimia yang dapat berdampak negatif jika dikonsumsi secara berlebihan. Menanggapi kabar tersebut, Elita mendesak dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap pangan, terutama buah-buahan impor yang masuk ke […]

  • Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.402
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja. Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka […]

  • Masih Banyak Speedboat Tanpa GPS, Dishub Berau Siapkan Aturan Baru Demi Keselamatan

    Masih Banyak Speedboat Tanpa GPS, Dishub Berau Siapkan Aturan Baru Demi Keselamatan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti aspek keselamatan transportasi laut, khususnya pada armada speedboat yang beroperasi di wilayah tersebut. Banyak kapal cepat milik masyarakat dinilai masih minim dilengkapi perangkat navigasi modern. Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng, mengatakan sebagian besar speedboat masih mengandalkan sarana komunikasi sederhana seperti telepon seluler dan radio terbatas. “Memang saat […]

expand_less