Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 1.215
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Ratusan juta rupiah kerugian dialami para nelayan budidaya di Maratua setelah ribuan ikan mati mendadak dalam sebulan terakhir. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perikanan Kabupaten Berau menilai faktor teknis budidaya menjadi penyebab utama, namun tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk pendalaman kasus.

Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih, menyebut sebagian besar ikan budidaya di Maratua sebenarnya berasal dari hasil tangkapan alam, bukan murni hasil budidaya penuh. Ikan-ikan tersebut biasanya ditangkap dari perairan dalam sekitar 20 meter kemudian ditempatkan ke dalam keramba nelayan yang kedalamannya hanya sekitar 10 meter.

“Ikan tersebut umumnya hanya ditampung selama satu bulan sebelum diekspor ke Hongkong. Namun karena tidak ada ekspor dalam tiga bulan terakhir, waktu penampungan menjadi terlalu lama, sehingga risiko kematian meningkat,” jelas Yunda dikutip dari okegas.id.

Ia menambahkan, perbedaan suhu antara habitat asli ikan di laut dalam dengan kondisi di keramba permukaan turut memicu stres pada ikan. Selain itu, tingginya kepadatan tebar, kurangnya kualitas pakan, dan kebersihan keramba menjadi faktor lain yang diduga memperburuk kondisi.

Meski demikian, Dinas Perikanan Kabupaten mengakui bahwa kewenangan pengawasan dan pengelolaan budidaya air laut berada di bawah Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak provinsi, termasuk untuk pengawasan limbah dan kondisi lingkungan perairan di sekitar lokasi budidaya,” ujarnya.

Yunda menyebut pihaknya sedang mengagendakan pengecekan suhu dan kualitas air di lokasi budidaya. Langkah ini dinilai penting untuk membandingkan suhu di permukaan dan dasar laut yang berpotensi memicu fenomena upwelling yakni naiknya air dingin dari dasar laut yang membawa kandungan nutrien tinggi namun dapat berdampak buruk jika terjadi mendadak.

Sebagai langkah lanjutan, Dinas Perikanan memberikan beberapa rekomendasi kepada nelayan agar kerugian tidak berulang, antara lain menjaga kebersihan keramba, tidak menebar ikan terlalu padat, serta tidak terlalu lama menampung ikan sebelum dijual atau diekspor.

“Kami juga mendorong nelayan untuk mulai menerapkan program Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), dengan tetap melakukan koordinasi aktif dengan DKP Provinsi,” tegas Yunda.

Ketika disinggung soal dugaan pencemaran limbah dari resort yang berada di sekitar area budidaya, Yunda tidak memberikan pernyataan spesifik, namun menegaskan bahwa pengawasan terhadap potensi pencemaran merupakan bagian dari tugas DKP Provinsi.

Kasus ini menjadi tugas penting bagi seluruh pelaku budidaya di kawasan pesisir, khususnya di Maratua, untuk lebih memperhatikan aspek teknis dan lingkungan agar keberlanjutan usaha mereka tetap terjaga. (Dp/lit)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Derawan–Kakaban Dipoles Jadi Magnet Wisata Dunia

    Derawan–Kakaban Dipoles Jadi Magnet Wisata Dunia

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    JAKARTA — Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau booth Dinas Pariwisata Kabupaten Berau pada hari terakhir ajang Deep and Extreme Indonesia 2026 di Jakarta. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat promosi pariwisata Berau di tingkat nasional. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan promosi berbagai potensi wisata unggulan Berau berjalan optimal. Dalam pameran itu, Dinas […]

  • Pajak Daerah Berau Raup Rp 35 Miliar di Kuartal Pertama, Kinerja Penerimaan Diapresiasi Bapenda

    Pajak Daerah Berau Raup Rp 35 Miliar di Kuartal Pertama, Kinerja Penerimaan Diapresiasi Bapenda

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    ]BERAU — Awal tahun anggaran 2026 dibuka dengan sinyal positif bagi keuangan Pemerintah Kabupaten Berau. Hingga penutupan buku triwulan pertama, per 31 Maret 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat telah menembus Rp 67 miliar. Angka itu setara 15 persen dari target PAD setahun penuh yang dipatok pemerintah daerah. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten […]

  • Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Job fair yang digelar di Tanjung Redeb kemarin mencatatkan tren menarik. Dari berbagai sektor yang membuka peluang kerja, perkebunan menjadi yang paling sedikit diminati. Hal itu diungkapkan Dewi Rakhmasari, perwakilan Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau. Menurut dia, faktor lokasi serta pertimbangan gaji membuat pencari kerja […]

  • UMKM Berau Diajak Manfaatkan Era Digital untuk Go Nasional

    UMKM Berau Diajak Manfaatkan Era Digital untuk Go Nasional

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 730
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Semakin terbukanya rute penerbangan dari dan keluar Berau, menjadi potensi juga untuk mempromosikan produk UMKM lokal Berau. Hal ini diungkapkan Wabup Berau Gamalis, saat membuka pelatihan desain kemasan produk UMKM, Kamis (1/8/2024). Dikatakannya, saat ini semakin banyak orang dari luar Berau yang datang baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing, yang masuk ke […]

  • Latihan di Tengah Keterbatasan, Hocky Berau Pasang Target Emas di Porprov

    Latihan di Tengah Keterbatasan, Hocky Berau Pasang Target Emas di Porprov

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.480
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Semangat tinggi tak surut meski perlengkapan masih terbatas. Itulah gambaran persiapan tim hocky Kabupaten Berau yang kini bersiap menuju ajang Pra Porprov 2025 di Samarinda. Dengan peralatan latihan yang sebagian besar sudah berumur, para atlet tetap menunjukkan tekad besar membawa nama Berau bersinar di kancah provinsi. “Kami tetap latihan rutin, walau belum […]

  • Polres Berau Ringkus Pelaku Judi Online, Satu Situs Diblokir

    Polres Berau Ringkus Pelaku Judi Online, Satu Situs Diblokir

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 905
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Polres Berau berhasil menggulung seorang pelaku judi online yang berinisial W (37) di tepian Jalan Pulau Derawan, Minggu lalu (1/12/2024) sekitar pukul 23.00 Wita. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas judi online di kawasan tersebut. Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu Priatna, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya […]

expand_less