Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 450
  • print Cetak

GUNUNG TABUR – Di tengah arus modernisasi yang berjalan cepat, Kabupaten Berau tetap memberi ruang luas bagi tradisi turun-temurun yang menjadi identitas masyarakatnya. Salah satu yang kembali dihidupkan adalah Baturunan Parau, ritual adat Kesultanan Gunung Tabur yang sejak dulu merekam jejak hubungan antara pemimpin dan rakyatnya melalui simbol sebuah perahu panjang berhias kepala naga.

Baturunan Parau bukan sebatas prosesi ritual saat Hari Jadi Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214. Lebih jauh, ia merupakan bentuk edukasi sejarah—mengingatkan generasi muda bahwa peradaban Berau pernah berdiri kuat di atas jalur sungai dan perdagangan maritim.

Koordinator Museum Batiwakkal, Aji Suhaidi, menjelaskan bahwa pada masa Kesultanan Gunung Tabur, perahu panjang ini digunakan raja untuk mengunjungi rakyatnya serta mengumpulkan upeti sebagai bentuk penghormatan kepada kerajaan. Kepala naga di bagian haluan bukan sekadar estetika, melainkan simbol kewibawaan dan penjaga keselamatan.

“Sejarah perahu panjang ini memang sebagai transportasi para bangsawan atau raja, dalam melakukan kunjungan ke banua agar cepat sampai,” jelasnya.

Tradisi Baturunan Parau juga menggambarkan nilai kolektif yang menjadi akar kuat kehidupan masyarakat. Perahu tidak mungkin digerakkan oleh satu orang—melainkan hasil tenaga banyak tangan yang kompak menarik, mendorong, hingga akhirnya mengapungkan perahu ke Sungai Berau. Di sinilah pesan luhur itu hidup: kemajuan hanya mungkin jika dilakukan bersama.

Pemerintah Dorong Pelestarian Nilai, Bukan Sekadar Acaranya

Usai pelaksanaan, Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan rasa syukur sekaligus penekanan penting bahwa tradisi ini hadir bukan hanya untuk seremoni tahunan. Menurutnya, Baturunan Parau adalah ruang belajar bagi masyarakat—bagaimana kerja sama, gotong royong, dan identitas budaya memberi fondasi bagi pembangunan Berau ke depan.

“Hikmah dari Baturunan Parau adalah kebersamaan dan gotong royong, inilah modal utama dalam membangun Berau agar lebih sejahtera,” ungkap Said.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berkomitmen menjaga keberlanjutan tradisi lokal seperti ini. Pelestarian budaya bukan sekadar melestarikan upacara, tetapi juga nilai yang terkandung di dalamnya, agar generasi baru memahami sejarah sebagai identitas, bukan hanya tontonan.

“Sebagai masyarakat Banua, kita berharap tradisi ini terus lestari hingga generasi berikutnya,” pungkasnya.

Warisan untuk Masa Depan

Baturunan Parau kini bukan lagi hanya kisah masa Kesultanan. Ia menjadi ruang edukasi publik—bahwa Berau pernah memiliki peradaban maritim kuat, bahwa sungai dulu adalah ‘jalan utama’, dan bahwa pembangunan hari ini tetap membutuhkan ruh kebersamaan seperti masa lampau.

Melalui pelestarian tradisi ini, Pemerintah Kabupaten Berau ingin memastikan bahwa kemajuan daerah tidak memutus akar sejarah. Modern boleh maju, tetapi identitas harus tetap tegak. Baturunan Parau bukan perayaan, tapi pengingat: Berau tumbuh karena budaya, dan akan kuat karena nilai yang diwariskan. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Perkuat Pendidikan Lewat Sekolah Baru dan Seragam Gratis

    Berau Perkuat Pendidikan Lewat Sekolah Baru dan Seragam Gratis

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisa, memastikan sejumlah agenda strategis sektor pendidikan akan menjadi prioritas pemerintah daerah. Hal itu ia sampaikan usai rapat bersama Komisi I DPRD Berau, Senin siang, yang membahas berbagai persoalan dan rencana pembangunan pendidikan di Bumi Batiwakkal. Menurut Mardiatul, pihaknya akan tetap memperjuangkan mandatory spending minimal 20 […]

  • Pemkab Berau Pisahkan Damkar dari BPBD, Layanan Pemadaman Difokuskan

    Pemkab Berau Pisahkan Damkar dari BPBD, Layanan Pemadaman Difokuskan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau resmi memisahkan fungsi pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pemisahan ini dilakukan melalui terbitnya Peraturan Bupati tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang menandai berdirinya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) sebagai perangkat daerah tersendiri. Nofian Hidayat, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, […]

  • Sumadi Dorong Sistem Pendataan Terpadu: Upaya Cegah Perilaku Menyimpang Sejak Bangku Sekolah

    Sumadi Dorong Sistem Pendataan Terpadu: Upaya Cegah Perilaku Menyimpang Sejak Bangku Sekolah

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, meminta Dinas Pendidikan mengambil langkah yang lebih serius dan terstruktur dalam melakukan pendataan serta pembinaan dini terhadap siswa yang menunjukkan perilaku mencurigakan atau berpotensi mengarah pada penyimpangan seksual. Sumadi menilai bahwa fenomena perilaku berisiko pada anak dan remaja semakin memprihatinkan dan membutuhkan perhatian lintas sektor, terutama […]

  • 325 Visa Petugas Haji 2026 Tertahan, Menteri Ungkap Kendala Teknis

    325 Visa Petugas Haji 2026 Tertahan, Menteri Ungkap Kendala Teknis

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 325 petugas haji dilaporkan belum menerima visa keberangkatan untuk musim haji 2026. Kondisi ini membuat sebagian dari mereka terancam batal berangkat menjelang jadwal akhir April. Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, menyebut keterlambatan tersebut disebabkan oleh kendala teknis dalam proses pengajuan visa. Ia mengatakan, pemerintah saat ini tengah melakukan penelusuran dan […]

  • Jejak Karya Berau di Panggung INACRAFT 2025

    Jejak Karya Berau di Panggung INACRAFT 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.365
    • 0Komentar

    JAKARTA- Sorotan lampu-lampu pameran memantulkan kilau keemasan dari anyaman rotan yang tersusun rapi di salah satu stan di Jakarta Convention Center (JCC). Di balik meja pajangan, Sri Aslinda Gamalis, Ketua Dekranasda Kabupaten Berau, menyapa pengunjung dengan senyum hangat. Hari itu, Berau hadir dalam perhelatan akbar industri kerajinan, INACRAFT 2025, dengan harapan besar, membawa warisan budaya […]

  • Setelah Tragedi Tembalang, Disbudpar Berau Wajibkan SOP di Semua Tempat Wisata

    Setelah Tragedi Tembalang, Disbudpar Berau Wajibkan SOP di Semua Tempat Wisata

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Ilyas Natsir, menyampaikan bahwa saat ini sejumlah objek wisata di Kabupaten Berau telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pariwisata di destinasi masing-masing. SOP tersebut menjadi pedoman penting bagi para pengelola dan pengunjung dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan selama berada di lokasi wisata. “Penerapan SOP […]

expand_less