Tower Transmisi Maloy–Talisayan Rusak, Pemulihan Listrik Berau Dilakukan Bertahap
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

Kondisi struktur tower transmisi listrik di kawasan hutan. Kerusakan tower 150 kV pada jalur GI Maloy–GI Talisayan menyebabkan gangguan pasokan listrik ke Kabupaten Berau. (Foto: Dokumentasi)
BERAU – Gangguan pasokan listrik yang melanda Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, sejak Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 16.30 WITA, dipicu kerusakan struktur menara transmisi bertegangan 150 kilovolt (kV) pada jalur Gardu Induk (GI) Maloy menuju Gardu Induk (GI) Talisayan.
Manager PLN ULP Berau, Clif Salomo Panjaitan, menjelaskan bahwa kerusakan infrastruktur transmisi tersebut berdampak pada terganggunya penyaluran listrik ke wilayah Berau.
Menurut Clif, PLN telah mengerahkan personel teknis untuk menangani kerusakan tersebut. Penanganan juga melibatkan koordinasi antarunit dan entitas PLN guna mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.
Upaya tersebut mencakup perbaikan jaringan transmisi, optimalisasi kemampuan pembangkit, serta pengaturan sistem kelistrikan agar pasokan listrik dapat disalurkan secara bertahap.
Clif mengatakan, selama proses perbaikan berlangsung, PLN berupaya memaksimalkan kapasitas pembangkit yang tersedia di wilayah Berau. Langkah ini dilakukan untuk menjaga pasokan listrik di tengah gangguan pada jaringan transmisi utama.
Selain mengoptimalkan pembangkit lokal, PLN juga melakukan pengaturan beban secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan sistem kelistrikan.
Pengaturan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas jaringan sekaligus meminimalkan dampak gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Meski berbagai langkah penanganan telah dilakukan, PLN belum menyampaikan kepastian waktu pemulihan seluruh pasokan listrik di Kabupaten Berau.
Clif menjelaskan bahwa proses pemulihan harus mempertimbangkan kondisi teknis jaringan serta kesiapan sistem kelistrikan. Keselamatan petugas yang bekerja di lokasi kerusakan juga menjadi prioritas dalam proses penanganan.
Gangguan ini turut menjadi perhatian karena pasokan listrik memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan masyarakat, aktivitas perekonomian, hingga pelayanan publik.
PLN menyadari bahwa terganggunya kontinuitas pasokan listrik dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan, terutama masyarakat dan pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Karena itu, PLN terus mengupayakan percepatan penanganan melalui koordinasi seluruh unit terkait, baik dari sisi transmisi, pembangkit, maupun pengaturan beban.
Dalam keterangan resminya, PLN juga memastikan masyarakat akan mendapatkan informasi mengenai perkembangan penanganan gangguan tersebut.
“Perkembangan penanganan dan pemulihan sistem kelistrikan akan disampaikan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi PLN.”
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan di Kabupaten Berau atas ketidaknyamanan akibat gangguan pasokan listrik tersebut.
Perusahaan juga meminta kesabaran dan pengertian masyarakat selama petugas melakukan perbaikan jaringan hingga kondisi sistem kelistrikan kembali normal. (AFN)
- Penulis: admin
