Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Dari Emas Hitam ke Hijau Sawah: Berau Siapkan Transisi Ekonomi

Dari Emas Hitam ke Hijau Sawah: Berau Siapkan Transisi Ekonomi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • visibility 741
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih serius dalam mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan. Langkah ini dinilai krusial guna mempersiapkan masa depan ekonomi daerah pasca berakhirnya era pertambangan di Bumi Batiwakkal.

“Saat ini, sektor tambang masih menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah. Namun, kita harus realistis bahwa industri ini tidak akan bertahan selamanya. Oleh karena itu, Pemkab perlu menyiapkan strategi agar perekonomian tetap stabil saat masa pasca-tambang tiba,” ujar Sumadi, belum lama ini.

Menurutnya, salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah dengan memperkuat sektor pertanian dan perkebunan agar mampu menjadi penopang ekonomi daerah. Sumadi menegaskan bahwa kemandirian pangan harus menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah.

“Kita harus mendorong sektor pertanian menuju swasembada pangan. Kabupaten Berau memiliki potensi besar dalam mengembangkan berbagai komoditas, mulai dari hortikultura, tanaman pangan, hingga perkebunan seperti kelapa sawit dan kakao. Potensi ini harus dimaksimalkan dengan dukungan kebijakan yang tepat,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa perhatian pemerintah terhadap sektor ini harus lebih merata dan tidak hanya terfokus pada beberapa komoditas tertentu. Menurutnya, langkah ini penting agar seluruh potensi yang dimiliki Kabupaten Berau dapat berkembang secara optimal.

“Selama ini, perhatian terhadap sektor pertanian dan perkebunan cenderung hanya terpusat pada beberapa komoditas. Padahal, ada banyak potensi lain yang bisa dikembangkan. Pemerintah harus memiliki visi yang lebih luas dalam mengelola sektor ini,” katanya.

Sumadi juga menilai bahwa dengan pengelolaan yang serius dan terarah, sektor pertanian dan perkebunan dapat menjadi sumber pendapatan utama yang berkelanjutan bagi daerah, sekaligus menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal.

“Jika kita benar-benar serius menggarap sektor ini, maka kita bisa menciptakan masa depan yang lebih mandiri tanpa bergantung pada industri tambang. Sudah saatnya kita memikirkan keberlanjutan ekonomi daerah dengan cara yang lebih progresif dan berorientasi jangka panjang,” pungkasnya. (*/adv)

 

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wacana Jam Malam Pelajar, Saatnya Fokus ke Hal-hal Positif

    Wacana Jam Malam Pelajar, Saatnya Fokus ke Hal-hal Positif

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 749
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau mewacanakan akan menerapkan jam malam khusus bagi pelajar. Bukan tanpa alasan, penerapan aturan ini diharapkan akan bisa menekan bahkan mengurangi terjadinya kasus yang melibatkan anak dibawah umur atau usia pelajar. Ditemui Rabu (9/4/2025) siang, Kadisdik Berau Mardiatul Idalisah mengatakan jika penerapan jam malam khusus pelajar ini sudah dilaksanakan […]

  • Bukan Rekrutmen Baru, ASN Berau Diramu Jadi Tim Tanggap Siber

    Bukan Rekrutmen Baru, ASN Berau Diramu Jadi Tim Tanggap Siber

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS). Tim ini ditargetkan terbentuk paling lambat pada 30 September 2025. Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan TTIS akan beranggotakan unsur lintas sektor. Selain […]

  • Siapkan Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini untuk Generasi Muda

    Siapkan Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini untuk Generasi Muda

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    BERAU – Pada Senin (11/5/2026), pemerintah pusat meluncurkan buku panduan serta bahan ajar untuk pendidikan antikorupsi secara virtual. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat karakter generasi muda yang jujur dan berintegritas sejak usia dini. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai dasar untuk menciptakan generasi yang bertanggung jawab dan memiliki integritas. Ia berpendapat […]

  • Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

    Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Keterbatasan ruang pelayanan menjadi kendala utama dalam pengembangan layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah di RSUD dr. Abdul Rivai, Kabupaten Berau. Akibatnya, puluhan pasien masih harus mengantre untuk mendapatkan layanan meski sejumlah mesin cuci darah yang siap digunakan masih tersimpan di gudang. Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan persoalan yang dihadapi rumah sakit […]

  • Menjelang Kunjungan Presiden, Semua Pihak Bersinergi untuk Keamanan di Berau

    Menjelang Kunjungan Presiden, Semua Pihak Bersinergi untuk Keamanan di Berau

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 636
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dandim 0902/BRU Letkol Rommi Sakti Alamsyah memimpin Rapat Koordinasi Wilayah dan Rapat Pengamanan VVIP terkait kunjungan kerja Presiden Joko Widodo beserta rombongan ke Kabupaten Berau. Rapat tersebut digelar di Ruang Sangalaki, Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, Selasa (24/9). Rapat ini dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk unsur militer, Polri, […]

  • Bangkitkan Pertanian Lokal, Kampung Talisayan Gaet Warga Manfaatkan Lahan Kosong

    Bangkitkan Pertanian Lokal, Kampung Talisayan Gaet Warga Manfaatkan Lahan Kosong

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di tengah dominasi perkebunan sawit, Kampung Talisayan mulai menata strategi agar tak terjebak dalam ketergantungan pangan dari luar. Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, melihat peluang besar dari lahan-lahan yang belum tergarap. Baginya, tanah kosong bukan sekadar hamparan tak bernyawa, melainkan potensi besar yang bisa menjamin ketahanan pangan bagi masyarakat. “Karena kami, pemerintah kampung, […]

expand_less