Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » PKL Dilarang Berjualan Pagi Hari di Tepian Teratai Berau

PKL Dilarang Berjualan Pagi Hari di Tepian Teratai Berau

  • account_circle Redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • visibility 925
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Lokasi tepian Teratai yang selama ini menjadi tempat kuliner, bakal disetrilkan khususnya di pagi hari. Para pedagang yang biasa berjualan tidak lagi diperbolehkan melapak. Hal ini diungkapkan tim gabungan penataan wilayah wisata kuliner Berau.

“Mengapa tidak diperbolehkan jualan? Karena dalam Perbup itu untuk PKL pagi hari di beberapa titik seperti di sepanjang tepian Teratai dan Teras Kalimarau, tidak ada disebutkan masuk dalam wilayah wisata kuliner Berau. Jadi mereka tidak diperkenankan melapak pagi hari di lokasi itu,” terang Sekretaris Tim Gabungan Penataan Wilayah Wisata Kuliner Berau, Nur Jatiyah ditemui Selasa (17/6/2025) malam.

Dijelaskannya, untuk saat ini tim gabungan mulai memberikan informasi secara persuasif terlebih dahulu, bahwa berdagang di pagi hari di titik-titik yang bukan termasuk area wisata kuliner, tidak ada dalam Perbup, sehingga mereka tidak diperkenankan berjualan.

Diketahui, ada 5 titik dalam kota yang ditetapkan Pemkab Berau sebagai lokasi wisata kuliner yaitu tepian Ahmad Yani, tepian Jalan Pulau Derawan, Jalan Antasari, tepian Sambaliung, dan tepian Gunung Tabur.

“Jadi yang masuk dalam penataan adalah PKL yang berjualan di malam hari di lima titik itu. Apalagi ini juga merupakan instruksi Bupati Berau Sri Juniarsih, untuk melakukan pendataan dan penataan. Ini kita lakukan untuk PKL yang berjualan di sepanjang tepian Jalan Pulau Derawan atau tepian Teratai, karena jumlah PKLnya juga semakin bertambah banyak,” bebernya.

Sedangkan untuk di tepian Ahmad Yani itu dilakukan pengawasan, karena para PKL sudah mendapat peringatan pertama melanggar ketentuan yang ada. Dari hasil pendataan dan pengawasan itulah nantinya menjadi bekal rapat tim untuk menentukan langkah berikutnya.

  • Penulis: Redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usulan Pertalite Berau 83.201 Kiloliter, BPH Migas Hanya Setujui 47.312 Kiloliter

    Usulan Pertalite Berau 83.201 Kiloliter, BPH Migas Hanya Setujui 47.312 Kiloliter

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BERAU– Kuota Pertalite untuk Kabupaten Berau pada 2026 disebut jauh di bawah jumlah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Berau. Dari usulan sebesar 83.201 kiloliter, BPH Migas hanya menyetujui 47.312 kiloliter. Artinya, terdapat selisih 35.889 kiloliter antara jumlah yang diminta pemerintah daerah dan kuota yang disetujui. Persoalan tersebut mencuat dalam mediasi aksi Gerakan Masyarakat Sipil (GMS) Berau […]

  • Cegah Konflik Lahan dan Banjir, Pemkab Berau Matangkan Tata Ruang Tanjung Redeb Timur

    Cegah Konflik Lahan dan Banjir, Pemkab Berau Matangkan Tata Ruang Tanjung Redeb Timur

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai mematangkan arah pengembangan kawasan Tanjung Redeb Timur. Melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang atau RDTR, kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu penyangga perkembangan ibu kota kabupaten, sekaligus ruang baru bagi permukiman, perdagangan, jasa, dan investasi. Pembahasan itu mengemuka dalam Konsultasi Publik RDTR yang digelar di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang […]

  • Bupati Berau Soroti Distribusi BBM, Minta BPH Migas Awasi Ketepatan Waktu Penyaluran

    Bupati Berau Soroti Distribusi BBM, Minta BPH Migas Awasi Ketepatan Waktu Penyaluran

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menilai penambahan kuota tidak akan menyelesaikan persoalan bahan bakar minyak (BBM) apabila distribusi di lapangan masih menghadapi kendala. Ia meminta BPH Migas mengatur mekanisme penyaluran sekaligus mengawasi ketepatan waktu distribusi ke daerah terpencil. Hal itu disampaikan Sri Juniarsih dalam audiensi dengan BPH Migas di Auditorium Cendrawasih, Kantor Pusat […]

  • Berau Menuju Destinasi Digital – Wisata yang Bisa Dilihat, Dirasa, dan Dibawa dalam Genggaman

    Berau Menuju Destinasi Digital – Wisata yang Bisa Dilihat, Dirasa, dan Dibawa dalam Genggaman

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Kabupaten Berau tengah menapaki babak baru dalam pengelolaan pariwisata. Alam yang indah, budaya yang kaya, dan panorama laut bergradasi biru tak lagi hanya dinikmati oleh mereka yang datang berkunjung langsung. Kini, keindahan itu bisa mengalir ke seluruh penjuru dunia hanya melalui layar gawai. Transformasi inilah yang didorong […]

  • Berau Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati: Mitigasi Harus Terukur dan Terpadu

    Berau Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati: Mitigasi Harus Terukur dan Terpadu

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di halaman Makodim 0902/Berau, Kamis, 7 Agustus 2025. Apel dimulai pukul 09.00 Wita dan diikuti lebih dari 150 peserta dari unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, serta sejumlah instansi teknis lainnya. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memimpin langsung apel yang juga […]

  • Komisi III Minta Pemerintah Sediakan Wadah Anak Muda: Bukan Hanya Mengawasi, Tapi Hadirkan Alternatif Sehat

    Komisi III Minta Pemerintah Sediakan Wadah Anak Muda: Bukan Hanya Mengawasi, Tapi Hadirkan Alternatif Sehat

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 937
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah meningkatnya kecemasan publik soal pergaulan bebas di kalangan remaja, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, menilai ada persoalan lain yang tak kalah mendesak, terbatasnya ruang kegiatan positif bagi generasi muda di Bumi Batiwakkal. Oktavia mengatakan bahwa seruan kepada orang tua untuk memperketat pengawasan memang penting, tetapi tidak cukup. Pemerintah, menurutnya, […]

expand_less