Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Gelaran Maratua Jazz Jangan Hanya Sebatas Acara Musik

Gelaran Maratua Jazz Jangan Hanya Sebatas Acara Musik

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • visibility 545
  • print Cetak
Tanjung Redeb –  Anggota DPRD Kabupaten Berau dari Komisi II, Sakirman, menyampaikan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Maratua Jazz Festival. Pasalnya, meskipun telah digelar beberapa kali, tidak terlihat perkembangan wisata yang signifak. Padahal, acara ini termasuk dalam gelaran internasional.
“Meskipun kegiatan tersebut memiliki nilai positif, namun perlu dilakukan penyesuaian agar semakin relevan dan menarik bagi wisatawan. Tanpa mengurangi apresiasi terhadap semangat teman-teman yang menginisiasi Maratua Jazz, kita tetap perlu melakukan evaluasi. Terutama dari sisi daya tarik wisatawan, minat masyarakat lokal, dan sejauh mana keterlibatan warga kampung dalam kegiatan tersebut,” terang Sakirman ditemui beberapa waktu lalu.
Meskipun Maratua Jazz memiliki komunitas dan peminat musik tersendiri, tapi tujuan utama dari pelaksanaannya harus tetap mengarah pada peningkatan pariwisata di Kabupaten Berau, khususnya di Pulau Maratua. Oleh karena itu, diperlukan kajian ulang terkait efektivitas program ini dalam menarik kunjungan wisatawan.
“Berau ini termasuk daerah yang cukup mahal dari segi akses transportasi. Jadi kita perlu memastikan bahwa acara atau event seperti ini mampu memberikan dampak yang sepadan. Jangan sampai hanya menjadi acara simbolik,” tegasnya.
Sakirman juga menyarankan agar konsep acara tidak terpaku hanya pada satu genre musik, seperti jazz. Menurutnya, eksplorasi terhadap genre lain seperti pop, dangdut, atau reggae, bisa menjadi alternatif untuk menjangkau audiens yang lebih luas, sekaligus memperkuat daya tarik festival.
“Kita bisa kembangkan konsep yang lebih inklusif. Tetap ada nuansa jazz, tapi bisa dikolaborasikan dengan genre lain agar tidak monoton. Intinya bagaimana kegiatan ini bisa lebih berdampak secara ekonomi dan sosial,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pendalaman terhadap konsep dan keterlibatan masyarakat lokal sangat penting agar kegiatan tersebut tidak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu saja. Bahkan, Sakirman mengapresiasi para penyelenggara yang tetap berkomitmen menjalankan acara meski tanpa dukungan anggaran dari pemerintah daerah. (Adv)
  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Tinggi, Kios Penyeimbang Jadi Harapan Baru di Pasar Sanggam

    Inflasi Tinggi, Kios Penyeimbang Jadi Harapan Baru di Pasar Sanggam

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.216
    • 0Komentar

    A-News.id, Tanjung Redeb – Isu inflasi menjadi perhatian utama Presiden Joko Widodo dan juga diharapkan tetap menjadi fokus di masa kepemimpinan Presiden Prabowo. Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, pemerintah provinsi dan kabupaten di Kalimantan Timur berkolaborasi untuk menanggulangi masalah ini. Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, bersama Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, meresmikan […]

  • Berau Siap Punya Sirkuit Permanen, Target Mulai Dibangun 2027

    Berau Siap Punya Sirkuit Permanen, Target Mulai Dibangun 2027

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.202
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau tengah mengkaji rencana pembangunan sirkuit balap motor permanen pertama yang ada di Berau. Proyek dengan luas lahan sekitar 12 hektare itu ditargetkan dibangun pada tahun 2027 dengan dua lokasi alternatif. Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, mengungkapkan bahwa ada dua lahan yang masih dalam pembahasan teknis, yakni wilayah […]

  • Tuntas Krisis Air di Tembudan, Pemkab Berau Tambah Jaringan SPAM

    Tuntas Krisis Air di Tembudan, Pemkab Berau Tambah Jaringan SPAM

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, termasuk penyediaan air bersih yang layak di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Untuk itu, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Pemkab menganggarkan Rp 13,9 miliar untuk memperluas jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kampung Tembudan, […]

  • Berau Mulai Ajarkan Bahasa Banua di SMP, SD Ditargetkan Menyusul pada 2027

    Berau Mulai Ajarkan Bahasa Banua di SMP, SD Ditargetkan Menyusul pada 2027

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menerapkan Bahasa Banua sebagai mata pelajaran muatan lokal di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Peluncuran penerapan kurikulum muatan lokal Bahasa Banua dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar […]

  • Teknologi Modern Disiapkan untuk Bersihkan Saluran Air di Berau

    Teknologi Modern Disiapkan untuk Bersihkan Saluran Air di Berau

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 682
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Menghadapi potensi banjir yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Januari dan Februari 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau tengah mengintensifkan penanganan wilayah-wilayah rawan genangan air. Upaya ini tidak hanya menyasar kawasan perkotaan, tetapi juga wilayah lain yang rentan terdampak banjir. Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra […]

  • Raup Omzet Puluhan Juta Per Hari, UMKM di Berau Masih Gunakan Elpiji Subsidi

    Raup Omzet Puluhan Juta Per Hari, UMKM di Berau Masih Gunakan Elpiji Subsidi

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 652
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Penggunaan gas melon bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat golongan tertentu diduga disalahgunakan oleh salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Berau. Hal ini terungkap setelah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, melaporkan adanya dugaan penimbunan gas bersubsidi oleh UMKM yang beromzet puluhan juta per hari. Bahkan UMKM tersebut disebutkan telah […]

expand_less