Sumadi Dorong Sistem Pendataan Terpadu: Upaya Cegah Perilaku Menyimpang Sejak Bangku Sekolah
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 2 Des 2025
- visibility 77
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, meminta Dinas Pendidikan mengambil langkah yang lebih serius dan terstruktur dalam melakukan pendataan serta pembinaan dini terhadap siswa yang menunjukkan perilaku mencurigakan atau berpotensi mengarah pada penyimpangan seksual.
Sumadi menilai bahwa fenomena perilaku berisiko pada anak dan remaja semakin memprihatinkan dan membutuhkan perhatian lintas sektor, terutama dari lembaga pendidikan yang berinteraksi langsung dengan siswa setiap hari.
“Sekolah adalah garda terdepan. Guru dan tenaga pendidik perlu memiliki mekanisme pendeteksian dini terhadap perilaku siswa yang menyimpang, sekaligus memberikan pembinaan yang tepat sejak awal,” ujar Sumadi.
Ia menegaskan pentingnya sistem pendataan yang lebih rapi dan terintegrasi untuk memantau perkembangan perilaku siswa, sehingga potensi risiko dapat diidentifikasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Menurutnya, pendekatan preventif jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah terjadi kasus.
Sumadi juga meminta Dinas Pendidikan menggandeng psikolog, konselor sekolah, serta organisasi pemerhati anak untuk memberikan pendampingan lebih menyeluruh. Ia menekankan bahwa pembinaan yang dimaksud bukanlah bentuk hukuman, melainkan upaya pendidikan karakter dan penguatan moral.
“Kita ingin memastikan anak-anak Berau tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan terpantau. Pencegahan hanya bisa dilakukan bila data lengkap dan pembinaan berjalan terarah,” tambahnya. (adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar