Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » daerah. Padi Gogo Jadi Komoditas Strategis Berau, Optimalisasi Lahan Perkebunan Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kampung

daerah. Padi Gogo Jadi Komoditas Strategis Berau, Optimalisasi Lahan Perkebunan Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kampung

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 461
  • print Cetak

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau resmi mengangkat padi gogo sebagai komoditas strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi kampung-kampung yang berada di kawasan perkebunan. Melalui Dinas Perkebunan (Disbun), pemkab menyiapkan pemanfaatan 300 hektare lahan pada area kelapa sawit dan kakao untuk ditanami padi gogo sebagai sistem tumpangsari.

Langkah ini selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang mendorong peningkatan produksi pangan berbasis lahan non-irigasi, terutama di wilayah pedalaman yang memiliki potensi lahan luas dan kelompok tani aktif.

Kepala Disbun Berau, Lita Handini, menjelaskan bahwa padi gogo dipilih karena kemampuannya beradaptasi di lahan perkebunan tanpa perlu mengubah struktur lahan secara signifikan.

“Padi gogo memiliki karakter yang memungkinkan tumbuh di sela tanaman perkebunan. Ini menjadi peluang bagi petani untuk menambah hasil panen dari lahan yang sama,” ujarnya.

Untuk mendukung pengembangan padi gogo, pemerintah mempersiapkan bantuan budidaya mulai dari benih unggul, pupuk bersubsidi, pendampingan teknis, hingga sarana lapangan. Pemerintah pusat juga menyalurkan dukungan berupa benih tambahan, herbisida, dan pestisida yang langsung didistribusikan ke kelompok tani.

Dengan ketersediaan sarana produksi yang lengkap, petani diharapkan bisa fokus pada proses budidaya sambil meningkatkan kapasitas melalui pendampingan lapangan.

Program ini diarahkan pada empat kecamatan yang dinilai paling siap, yakni Gunung Tabur, Tabalar, Teluk Bayur, dan Kelay—wilayah yang memiliki kombinasi lahan produktif, kelompok tani aktif, dan kedekatan dengan pusat kegiatan perekonomian kampung.

“Kami memilih wilayah yang lahannya produktif dan kelompok taninya telah terbiasa mengelola komoditas perkebunan,” kata Lita.

Ia menegaskan bahwa padi gogo berpotensi menjadi tulang punggung ketahanan pangan di daerah tanpa jaringan irigasi teknis. Selain itu, pola tumpangsari dengan perkebunan membuka peluang pendapatan tambahan, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga petani, hingga mendorong berkembangnya UMKM berbasis hasil tani di kampung.

“Ketika petani bisa memperoleh hasil lebih banyak dari lahan yang sama, manfaat ekonominya langsung dirasakan. Itu yang ingin kita dorong,” tegasnya.

Dengan strategi ini, Berau berharap padi gogo tidak hanya menjadi komoditas pangan alternatif, tetapi juga pendorong investasi hijau, penguatan ekonomi kampung, serta bagian dari transformasi sektor perkebunan menuju sistem yang lebih produktif dan berkelanjutan.

(Adv/Akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edi Iskandar: Pemeriksaan Kesehatan Bacalon Bupati Berau Lebih Komprehensif Tahun Ini

    Edi Iskandar: Pemeriksaan Kesehatan Bacalon Bupati Berau Lebih Komprehensif Tahun Ini

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.542
    • 0Komentar

    Balikpapan – Dua pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas – Gamalis dan Madri Pani – Agus Wahyudi, menjalani serangkaian tes kesehatan pada Sabtu, 31 Agustus 2024. Pemeriksaan ini dilangsungkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, tepatnya di Gedung Anggrek Hitam Lantai 3, Jalan MT Haryono. Direktur […]

  • Tragedi di Ring Road II Samarinda, Ibu dan Anak Tewas Terlindas Truk Kontainer

    Tragedi di Ring Road II Samarinda, Ibu dan Anak Tewas Terlindas Truk Kontainer

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk kontainer menewaskan seorang ibu dan anak di Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road II), kawasan Lok Bahu, Selasa, 14 April 2026. Korban diketahui bernama Siti Nuripah (51) yang saat itu mengendarai sepeda motor KT 3823 CAB sambil membonceng putrinya. Keduanya meninggal di lokasi kejadian setelah […]

  • Siapkan Strategi Pemulihan Kerja Melalui Ekonomi Kreatif

    Siapkan Strategi Pemulihan Kerja Melalui Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah geliat ekonomi yang terus berubah, kabar penutupan salah satu perusahaan besar di Berau menjadi pukulan berat bagi ribuan pekerja yang menggantungkan hidup pada sektor industri tersebut. Namun bagi Ketua Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, kabar ini bukan hanya peristiwa — tapi sinyal peringatan bahwa daerah harus bergerak lebih cepat. […]

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Pisah dari BPBD, Damkar Berau Diharapkan Lebih Gesit dan Profesional

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 770
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Rencana pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) sebagai instansi mandiri di Kabupaten Berau mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau. Pemisahan Damkar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan profesionalisme dalam menangani kebakaran. Anggota DPRD Berau, Sutami, menegaskan bahwa tugas pemadam kebakaran sangat […]

  • Pelaku UMKM Harapkan Penghapusan Utang, Pemkab Berau Tunggu Juknis

    Pelaku UMKM Harapkan Penghapusan Utang, Pemkab Berau Tunggu Juknis

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 791
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Program penghapusan utang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diluncurkan oleh pemerintah pusat menjadi angin segar bagi para pelaku usaha di Kabupaten Berau. Harapan akan adanya bantuan tersebut pun disambut positif oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, meskipun pelaksanaannya masih menunggu petunjuk teknis. Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan […]

  • 50 KK Terdampak Karhutla di Kampung Merasa Terima Bantuan Rp500 Juta

    50 KK Terdampak Karhutla di Kampung Merasa Terima Bantuan Rp500 Juta

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KELAY – Sebanyak 50 kepala keluarga terdampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, menerima bantuan senilai Rp500 juta, Rabu (9/9/2026). Penyaluran bantuan tersebut disaksikan Wakil Bupati Berau Gamalis. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang terdampak langsung karhutla, terutama petani yang mengalami kerugian terhadap aset produktif dan sumber penghasilan. Bantuan tersebut merupakan […]

expand_less