Berau Kunci Ribuan Hektare Lahan, Disiapkan Jadi Cadangan Pangan 10 Tahun ke Depan
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau memperluas langkah penguatan ketahanan pangan dengan menyiapkan ribuan hektare lahan sebagai cadangan jangka panjang. Upaya ini ditempuh melalui perlindungan lahan pertanian agar tidak beralih fungsi ke sektor non-pangan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Berau, Lita Handini, mengatakan laju alih fungsi lahan yang cukup cepat menjadi tantangan utama dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian. Karena itu, pemerintah daerah mendorong penyiapan lahan yang lebih luas dan produktif.
“Perubahan fungsi lahan berlangsung cepat. Kami berupaya memastikan lahan pertanian tetap tersedia dan tidak terdegradasi, terutama untuk kepentingan di luar pangan,” ujarnya.
Pemkab Berau telah mengusulkan lebih dari 3.200 hektare lahan basah untuk dijadikan cadangan pangan hingga satu dekade ke depan. Lahan tersebut direncanakan masuk dalam skema Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan diintegrasikan ke dalam rencana tata ruang wilayah.
Dengan status itu, lahan memiliki perlindungan hukum sehingga tidak dapat dialihfungsikan. Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya komitmen lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjaga kawasan tersebut.
“Ketika sudah ditetapkan sebagai LP2B, maka penggunaannya tidak bisa diubah. Ini membutuhkan komitmen bersama,” kata Lita.
Sejumlah wilayah yang diusulkan sebagai kawasan pengembangan padi sawah meliputi Merancang, Buyung-Buyung, Labanan, Pesuk, serta beberapa titik di Talisayan yang dinilai memiliki potensi lahan basah.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan lebih dari 11.000 hektare lahan kering untuk pengembangan komoditas jagung. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi pangan di daerah.
Saat ini, luas lahan sawah di Berau berkisar 3.000 hektare. Pemerintah terus mendorong peningkatan melalui program cetak sawah baru, termasuk realisasi sebelumnya yang mencapai ratusan hektare.
Untuk tahun berjalan, direncanakan penambahan lahan sawah baru sekitar 1.300 hektare. Optimalisasi juga dilakukan dengan mengaktifkan kembali lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Berau menargetkan ketahanan pangan daerah dapat terjaga secara berkelanjutan, di tengah tekanan alih fungsi lahan yang terus berlangsung. (/tnr)
- Penulis: admin
