Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Perkuat UMKM Pesisir: Hilirisasi Perikanan Jadi Mesin Baru

Perkuat UMKM Pesisir: Hilirisasi Perikanan Jadi Mesin Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 1.530
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperluas strategi hilirisasi sebagai upaya meningkatkan nilai jual produk UMKM. Dari sekian banyak sektor, perikanan menjadi salah satu yang paling diprioritaskan mengingat besarnya potensi hasil tangkap dan budidaya di wilayah pesisir.

Melalui Dinas Perikanan, berbagai program dirumuskan untuk memastikan nelayan dan pelaku usaha kecil tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi dan kompetitif di pasar. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Berau saat itu, Maulidiyah, menyebut perkembangan hilirisasi mulai tampak dari semakin beragamnya olahan ikan yang diproduksi UMKM lokal.

“Hilirisasi sudah dilakukan, seperti pengalengan ikan, frozen food, sampai produk khas seperti amplang, abon, dan bandeng presto,” ujarnya.

Sejumlah produk olahan kini tumbuh menjadi portofolio unggulan UMKM Berau. Mulai dari bakso, pempek, nugget, otak-otak, dimsum berbahan ikan dan udang, hingga surimi. Untuk produk beku dan kering, dihasilkan pula ikan beku, udang beku, ikan kering, teri kering, teripang kering, ebi, terasi, serta pindang ikan. Ragam ini menunjukkan bahwa proses hilirisasi telah berjalan di hampir semua rantai produksi.

Dinas Perikanan juga terus mendorong peningkatan kapasitas melalui pelatihan bagi masyarakat dan kelompok usaha, termasuk kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat. Salah satunya dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) yang mendampingi program pemberdayaan masyarakat pesisir.

“Kami bekerjasama dengan YKAN untuk pemberdayaan pesisir,” tambah Maulidiyah.

Tak hanya itu, Pemkab Berau juga menyiapkan langkah strategis untuk mendorong standar mutu produk olahan, terutama di sektor pengalengan ikan di Tanjung Batu. Kolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan dimulai pada perubahan anggaran 2025 sebagai langkah penguatan regulasi dan peningkatan kualitas produksi.

Program kolaboratif ini diharapkan menjadi pondasi bagi UMKM berbasis perikanan di Berau untuk naik kelas, menembus pasar lebih luas, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.(adv/akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Berau Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak

    Polres Berau Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Satuan Reserse Kriminal Polres Berau menangkap seorang pria yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Pelaku diamankan di kediamannya beberapa jam setelah laporan diterima. Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, Siswanto, mengatakan laporan diterima dari orang tua korban pada Senin pagi, 6 April 2026. Peristiwa diduga […]

  • Dinamika Pilkada di MK: Tujuh Perkara Lanjut ke Tahap Pembuktian

    Dinamika Pilkada di MK: Tujuh Perkara Lanjut ke Tahap Pembuktian

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 880
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menjadi panggung bagi sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang belum menemui titik akhir. Rabu (5/2/2025) siang, ruang sidang konstitusi dipenuhi para pemohon, kuasa hukum, serta pihak terkait yang menanti putusan. Dari 55 perkara yang dipanggil dalam sesi tersebut, 48 telah diputuskan atau ditetapkan oleh MK. Namun, masih ada tujuh […]

  • Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 722
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sejumlah rambu lalu lintas di beberapa titik jalan di Kabupaten Berau terpantau roboh dan terbengkalai sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai mengganggu fungsi fasilitas keselamatan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna kendaraan. Di Jalan Mangga III, misalnya, sebuah rambu penanda persimpangan terlihat tergeletak di sisi jalan. Tiangnya penyok, […]

  • 1000 Titik WiFi Gratis: Langkah Besar Menuju Konektivitas yang Merata di Berau

    1000 Titik WiFi Gratis: Langkah Besar Menuju Konektivitas yang Merata di Berau

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.340
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Salah satu program prioritas yang dijalankan selama masa periode kepemimpinan Sri Juniarsih – Gamalis, adalah pemerataan jaringan internet hingga ke pelosok desa. Disebut dengan program 1000 titik wifi gratis, program yang berjalan sejak 2022 ini terhitung tuntas bahkan melampaui target di tahun 2024 ini. Dari data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten […]

  • 123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

    123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 636
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Upaya pemerataan listrik di Kalimantan Utara kembali diuji oleh kerasnya kondisi geografis. Hingga awal 2026, sebanyak 123 desa di provinsi termuda Indonesia ini masih belum menikmati aliran listrik, sebagian besar berada di wilayah terpencil dan terisolasi. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kini memulai langkah konkret dengan melakukan survei lapangan ke […]

  • 33 Ribu Hektare Mangrove Kaltara Disiapkan Jadi Proyek Ekonomi Biru

    33 Ribu Hektare Mangrove Kaltara Disiapkan Jadi Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Tanjung Selor – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama perwakilan Sabah, Malaysia, memulai kerja sama pengembangan ekonomi biru melalui penanaman mangrove di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Rabu, 8 April 2026. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Menurut dia, […]

expand_less