Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemitraan Usaha Bawa BUMK Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Kemitraan Usaha Bawa BUMK Jadi Penggerak Ekonomi Desa

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 468
  • print Cetak

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mendorong penguatan peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) sebagai penggerak ekonomi desa sekaligus sumber Pendapatan Asli Kampung (PAK) yang berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mencontohkan keberhasilan BUMK di Kampung Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung. Menurut dia, unit usaha tersebut mampu menyumbang sekitar Rp110 juta per tahun ke kas kampung.

“BUMK di Pegat Bukur setiap tahun menyumbangkan pendapatan kampung sekitar Rp110 juta,” kata Said beberapa waktu lalu.

Ia menilai kontribusi BUMK tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan, tetapi juga memberi manfaat sosial bagi masyarakat, seperti bantuan pendidikan dan kegiatan sosial.

“Kontribusinya bukan hanya soal pendapatan, tetapi juga menyentuh sisi sosial masyarakat melalui beasiswa pendidikan dan bantuan sosial,” ujarnya.

Said mengatakan keberhasilan itu membuktikan BUMK dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan apabila dikelola secara profesional dan berbasis potensi lokal. Pemerintah daerah berharap 14 kampung lain di Kecamatan Sambaliung dapat meniru langkah tersebut.

Ia mengingatkan pemerintah kampung agar tidak bergantung pada penyertaan modal dari anggaran daerah tanpa pengembangan usaha yang jelas.

“Kalau kepala kampung ujung-ujungnya berharap dari APBD, tentu kami juga kesulitan. Saya harap setiap kampung bisa memaksimalkan BUMK yang ada,” kata dia.

Menurut Said, pengelolaan BUMK harus berorientasi pada hasil dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Transparansi, akuntabilitas, serta inovasi menjadi faktor penting agar penyertaan modal tidak habis tanpa manfaat.

“Sejak 2017 kami terus mendorong BUMK agar benar-benar menghasilkan. Jangan sampai penyertaan modal habis, tetapi manfaatnya tidak jelas,” ujarnya.

Ia juga menilai kemitraan dengan perusahaan di sekitar wilayah kampung menjadi peluang memperkuat usaha BUMK. Contohnya, Pegat Bukur mampu bekerja sama dengan perusahaan sehingga berbagai kegiatan usaha masuk ke BUMK dan meningkatkan pendapatan kampung.

Upaya ini diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi kampung di Berau sekaligus mengurangi ketergantungan pada bantuan anggaran pemerintah daerah.(/ten)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Jakarta — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa kasus Hantavirus yang baru-baru ini menjadi perhatian dunia akibat wabah di kapal pesiar MV Hondius tidak berkaitan dengan situasi di Indonesia. Meski virus ini telah terdeteksi di beberapa wilayah dalam beberapa tahun terakhir, pihak kementerian memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam wabah tersebut. […]

  • FGD Penyusunan Dokumen Rencana Pengentasan Pembangunan Berkelanjutan Bagi Kabupaten Berau

    FGD Penyusunan Dokumen Rencana Pengentasan Pembangunan Berkelanjutan Bagi Kabupaten Berau

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.092
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan berkelanjutan di Gedung Ruang Rapat RKPD Bapelitbang. Rabu, (13/11/2024). Kabupaten Berau memiliki potensi dalam pengembangan Ekonomi dan Lingkungan yang berkelanjutan. Dimana Berau memiliki kontribusi PAD terbesar adalah dari sektor pertambangan yang mengacu pada pembangunan SDG’s. Kepala Bapelitbang, […]

  • Kebun Sawit Digusur, Warga Gurimbang Mengaku Kehilangan Penghasilan dan Anak Putus Sekolah

    Kebun Sawit Digusur, Warga Gurimbang Mengaku Kehilangan Penghasilan dan Anak Putus Sekolah

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    BERAU – Seorang warga Gurimbang bernama Heri mengaku kehilangan sumber penghasilan dan mengalami kesulitan ekonomi setelah lahan kebun sawit miliknya di kawasan Gurimbang KM 26, jalan poros Suaran melalui Gunung Kasiran, diduga digusur oleh pihak PT Tanjung Redeb Hutani tanpa pemberitahuan maupun ganti rugi. Heri mengatakan bahwa ia telah menyampaikan persoalan tersebut kepada PT TRH […]

  • BKP 2025 Jadi Modal Intelektual Berau: Literasi Didorong sebagai Investasi Penggerak UMKM Kreatif, Budaya, Digitalisasi hingga Transportasi

    BKP 2025 Jadi Modal Intelektual Berau: Literasi Didorong sebagai Investasi Penggerak UMKM Kreatif, Budaya, Digitalisasi hingga Transportasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah gempuran teknologi yang menuntut serba cepat, ada ruang yang ingin tetap dipertahankan sebagai tempat belajar yang pelan, tenang, tetapi kaya makna: perpustakaan. Melalui Bulan Kunjung Perpustakaan (BKP) 2025, Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan (Dispusip) Berau mencoba menghadirkan kembali ruang itu, bukan hanya sebagai tempat meminjam buku, tetapi sebagai ekosistem literasi yang […]

  • Listrik Merata, Harapan Baru untuk Perekonomian dan Pendidikan Berau

    Listrik Merata, Harapan Baru untuk Perekonomian dan Pendidikan Berau

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 661
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Hingga kini, sejumlah wilayah di Kabupaten Berau masih belum menikmati aliran listrik. Kondisi ini mendapat sorotan dari DPRD Berau, yang mendesak pemerintah untuk segera mencari solusi agar cakupan listrik bisa merata. Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman, menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. “Banyak hal […]

  • Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

    Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kurangnya tenaga profesional untuk menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Berau mendapat sorotan dari DPRD setempat. Komisi I DPRD Berau menilai bahwa pelayanan kesehatan mental di daerah ini masih jauh dari memadai dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyatakan bahwa ketersediaan tenaga […]

expand_less