Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Perhiasan Imitasi Disangka Emas, Jadi Alasan di Balik Aksi Pembakaran Lima Rumah

Perhiasan Imitasi Disangka Emas, Jadi Alasan di Balik Aksi Pembakaran Lima Rumah

  • account_circle Redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 818
  • print Cetak

Polres Berau – Kepolisian Resor Berau berhasil mengamankan seorang pria berinisial MR (26), yang diduga sebagai pelaku pembakaran dan pencurian saat peristiwa kebakaran di Jalan Andika, Gang Soponyono, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Rabu dini hari, 28 Mei 2025.

Kapolres Berau AKBP Khairul Basyar menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.15 WITA dan menyebabkan lima unit rumah kayu hangus terbakar. Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan di tengah warga yang bergotong-royong memadamkan api secara manual bersama petugas pemadam kebakaran.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Putri, api pertama kali terlihat di bagian depan rumahnya. Setelah berhasil dipadamkan, sekitar pukul 04.00 WITA, api kembali muncul di bagian dapur rumah, menimbulkan kecurigaan bahwa kebakaran tersebut sengaja disulut kembali untuk mengalihkan perhatian.

Di tengah kekacauan, seorang pria berpakaian menyerupai petugas pemadam kebakaran terlihat keluar-masuk rumah warga. Pria tersebut ternyata adalah MR, yang memanfaatkan situasi darurat untuk melakukan pencurian. Salah satu warga, Toto, memergoki MR berada di dalam kamarnya dan berpura-pura menanyakan keberadaan barang berharga. Namun tak lama kemudian, kamarnya turut terbakar.

“Pelaku berpakaian seperti petugas pemadam kebakaran dan masuk ke rumah warga dengan dalih ingin menyelamatkan barang dari api. Namun ternyata dia mencuri uang tunai dan perhiasan milik korban,” ungkap Kapolres Berau AKBP Khairul Basyar.

Setelah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.50 WITA, pelaku berhasil diamankan pihak kepolisian. Saat proses penangkapan, warga yang emosi sempat mengamuk dan nyaris menghakimi MR sebelum akhirnya diamankan oleh anggota kepolisian yang berjaga di lokasi.

“Warga sempat terpancing emosi melihat aksi pelaku. Beruntung anggota kami sigap mengendalikan situasi dan segera membawa pelaku ke kantor polisi,” lanjut Kapolres.

Dari hasil interogasi awal, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai, perhiasan imitasi, satu korek api, pakaian pemadam kebakaran, celana taktikal, sepatu boot, dan nozel. Selanjutnya, dalam penyelidikan lanjutan pada Kamis, 29 Mei 2025 sekitar pukul 04.00 WITA, MR mengaku tidak bertindak sendiri. Ia menyebut seorang pria berinisial ER alias S sebagai pelaku utama yang menyuruhnya melakukan pembakaran.

Menurut pengakuan MR, keduanya menyedot bensin dari sepeda motor Mio GT KT 3455 GS menggunakan selang dan menampungnya di dalam botol air mineral. ER kemudian masuk ke rumah yang memiliki dua pintu, di mana satu pintu dalam keadaan kosong dan satu lagi dihuni oleh keluarga Abdul. Di dalam rumah tersebut, ER menyiramkan bensin ke tumpukan karton dan pakaian, lalu menyalakan api menggunakan korek gas yang dibawanya.

Setelah api menyala, keduanya keluar dari rumah. Namun, MR kembali masuk dan melakukan pencurian berupa uang tunai sebesar Rp292.000 dan perhiasan imitasi, sebelum kembali menyalakan api di bagian rumah lainnya.

“Pelaku MR mengakui bahwa dirinya tidak sendiri. Pelaku lain, ER alias S, berperan aktif dalam aksi pembakaran pertama. Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengejar pelaku lainnya,” tegas AKBP Khairul Basyar.

Akibat peristiwa ini, lima rumah kayu habis terbakar dengan total kerugian mencapai sekitar Rp300 juta. Polisi masih terus mendata korban terdampak dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kriminalitas di tengah situasi darurat.

“Kami pastikan proses hukum terhadap pelaku akan berjalan secara tuntas dan transparan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah membantu pengungkapan kasus ini,” pungkas AKBP Khairul Basyar.

 

Humas Polres Berau

  • Penulis: Redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Malinau ke Tanjung Redeb, Kurir Sabu Jalani Perjalanan Maut Berujung Tuntutan Mati

    Dari Malinau ke Tanjung Redeb, Kurir Sabu Jalani Perjalanan Maut Berujung Tuntutan Mati

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dua pemuda asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Saiful (31) dan Zamzam (23), menghadapi tuntutan pidana maksimal dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 21 kilogram. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Rabu, 30 Juli 2025, Jaksa Penuntut Umum menuntut Saiful dengan pidana mati dan Zamzam dengan pidana penjara seumur […]

  • Aksi Brutal di Jalan Gajah Mada Samarinda Terekam CCTV, Polisi Langsung Bekuk Dua Pelaku di Malam yang Sama

    Aksi Brutal di Jalan Gajah Mada Samarinda Terekam CCTV, Polisi Langsung Bekuk Dua Pelaku di Malam yang Sama

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Akhirnya, dua pelaku pembacokan brutal terhadap juru parkir di Jalan Gajah Mada, Samarinda, berhasil ditangkap polisi pada malam yang sama, Rabu (1/4/2026). Aksi keduanya sebelumnya terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV, dua pelaku terlihat datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam. Tanpa banyak percakapan, keduanya langsung menyerang korban […]

  • Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 654
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Salah satu kasus di Kabupaten Berau yang saat ini ramai menjadi perbincangan adalah persetubuhan seorang ayah kandung kepada anaknya sendiri, yang terjadi di Trans Sambaliung. Mirisnya, hal itu dilakukan karena si ayah mengaku mencintai anaknya itu. Bukan cinta wajar bapak kepada anak, namun “cinta terlarang” yang sudah mengarah ke obsesi. Sehingga membuat […]

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beberapa hari terakhir, cuaca panas yang melanda Kabupaten Berau memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sistem informasi Sipongi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi acuan utama dalam pemantauan titik api di Indonesia. Sipongi berfungsi […]

  • Hari Ketiga Pencarian Korban Hilang di Karang Masimbung Masih Tanpa Hasil

    Hari Ketiga Pencarian Korban Hilang di Karang Masimbung Masih Tanpa Hasil

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Derawan – Memasuki hari ketiga pencarian, korban hilang di perairan Karang Masimbung, Kampung Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, belum juga ditemukan. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI AL, pemerintah kampung, dan warga setempat kembali menyisir perairan sejak Rabu pagi, 30 Juli 2025. Operasi pencarian dimulai pukul 07.00 WITA dan berlangsung hingga pukul […]

  • Sekolah Kayu Masih Bertahan, DPRD Berau Minta Infrastruktur Pendidikan Dibenahi

    Sekolah Kayu Masih Bertahan, DPRD Berau Minta Infrastruktur Pendidikan Dibenahi

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Ketua DPRD Kabupaten Berau Dedy Okto Nooryanto menyoroti masih adanya bangunan sekolah yang menggunakan material kayu di sejumlah wilayah di daerah tersebut. Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Menurut Dedy, di wilayah perkotaan maupun kecamatan yang memiliki akses pembangunan cukup baik, penggunaan bangunan […]

expand_less