Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Penduduk Berau Bertambah, Kursi DPRD Berpotensi Naik Jadi 35 pada Pemilu 2029

Penduduk Berau Bertambah, Kursi DPRD Berpotensi Naik Jadi 35 pada Pemilu 2029

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
  • visibility 472
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Bertambahnya jumlah penduduk di Kabupaten Berau kembali menghidupkan wacana penambahan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Jika tren pertumbuhan penduduk terus berlanjut, maka pada Pemilu 2029 mendatang, komposisi wakil rakyat yang saat ini berjumlah 30 orang berpotensi bertambah menjadi 35 kursi.

Wacana ini sejatinya bukan hal baru. Sejak 2023, isu penambahan kursi sempat mencuat namun tenggelam oleh padatnya agenda nasional seperti Pemilu dan Pilkada 2024. Kini, dengan data kependudukan terbaru yang menunjukkan tren peningkatan tajam, gagasan tersebut kembali menjadi perbincangan serius di kalangan penyelenggara dan pelaku politik lokal.

Mengacu pada ketentuan Pasal 191 PKPU Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi, daerah dengan jumlah penduduk antara 300.000 hingga 400.000 jiwa berhak atas 35 kursi legislatif. Sementara itu, data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mencatat jumlah penduduk Berau per akhir 2024 telah mencapai 299.035 jiwa. Jika tren pertumbuhan ini berlanjut, maka ambang batas untuk penambahan kursi akan terlampaui.

“Tentu ini berdasarkan pertumbuhan penduduk. Representasi politik harus mengikuti dinamika jumlah warga,” ujar Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto.

Ia menambahkan, penambahan kursi otomatis akan berimplikasi pada perubahan konfigurasi daerah pemilihan (dapil). Saat ini, empat dapil di Kabupaten Berau terbagi dalam komposisi 8-9-7-6 kursi. Jika kursi bertambah menjadi 35, maka KPU harus melakukan penataan ulang proporsi dapil untuk Pemilu 2029.

“Ini agenda penting karena bisa mengubah arah politik daerah, termasuk strategi partai dalam menentukan calon dan daerah basis,” imbuhnya.

Ketua KPU Berau, Budi Harianto, menyatakan bahwa secara aturan, penataan ulang dapil dan alokasi kursi memang diperbolehkan. Namun, keputusan final akan bergantung pada hasil pemutakhiran data penduduk yang dikaji secara komprehensif menjelang 2028.

“Skema ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pemilu. Penentuan kursi dan dapil tetap akan didasarkan pada data resmi dari Disdukcapil,” terangnya.

Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, mengonfirmasi bahwa pertumbuhan penduduk di Berau memang menunjukkan lonjakan signifikan. Berdasarkan proyeksi, jumlah penduduk diperkirakan menembus angka 307.885 jiwa pada akhir 2025, dan bisa mencapai 412 ribu jiwa pada 2029.

Pertumbuhan ini bukan semata akibat angka kelahiran dan migrasi, tetapi juga karena kemudahan layanan administrasi kependudukan yang kini tersedia di seluruh kecamatan. Disdukcapil telah memperluas fasilitas perekaman KTP elektronik hingga ke pelosok kampung.

“Kami sudah siapkan fasilitas perekaman di kecamatan agar pelayanan lebih cepat dan efisien,” kata David.

Ia juga menyoroti fenomena khas yang terjadi setiap musim politik: meningkatnya permintaan perekaman KTP dari pendatang baru. Banyak dari mereka merupakan buruh perusahaan perkebunan sawit yang datang dari luar daerah, dan kemudian didampingi oleh partai politik untuk segera mengurus dokumen kependudukan.

“Bisa dilihat sebagai dampak positif. Artinya, pencatatan penduduk kita semakin tertib. Tapi ini juga berpengaruh terhadap komposisi kekuatan politik,” ujarnya.

Di balik angka-angka statistik itu, penambahan penduduk tak sekadar menjadi isu administratif, melainkan turut menentukan siapa yang akan duduk di kursi kekuasaan. Di era demokrasi elektoral, KTP bukan hanya identitas, tetapi juga kunci representasi politik. Siapa yang tercatat, dia yang dihitung. Dan siapa yang dihitung, berpeluang menentukan arah masa depan Berau. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Emas Hitam ke Hijau Sawah: Berau Siapkan Transisi Ekonomi

    Dari Emas Hitam ke Hijau Sawah: Berau Siapkan Transisi Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih serius dalam mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan. Langkah ini dinilai krusial guna mempersiapkan masa depan ekonomi daerah pasca berakhirnya era pertambangan di Bumi Batiwakkal. “Saat ini, sektor tambang masih menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah. Namun, kita harus realistis […]

  • Seluruh Sekolah Negeri di Berau Kini Tercatat dalam Sistem Digital e-BMD ‎

    Seluruh Sekolah Negeri di Berau Kini Tercatat dalam Sistem Digital e-BMD ‎

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 532
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisa resmi menuntaskan pendataan aset seluruh sekolah negeri ke dalam sistem elektronik Barang Milik Daerah (e-BMD) yang terintegrasi dengan SIPD. Langkah ini menandai babak baru digitalisasi pengelolaan aset pendidikan. ‎ ‎”Sistem e-BMD menggantikan metode pencatatan manual yang selama ini rentan kesalahan dan lambat diperbarui. Mulai dari meja, […]

  • Diskoperindag Berau Awasi Ekspansi Ritel Modern Agar Tak Tekan Pedagang Kecil

    Diskoperindag Berau Awasi Ekspansi Ritel Modern Agar Tak Tekan Pedagang Kecil

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menyiapkan sejumlah langkah untuk melindungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah bertambahnya ritel modern di daerah tersebut. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan pemerintah daerah telah memiliki aturan yang mengendalikan pertumbuhan ritel modern agar tidak menimbulkan persaingan […]

  • Belanja Makin Mahal, Sumadi Lempar Opsi: Pelihara Lele Sendiri

    Belanja Makin Mahal, Sumadi Lempar Opsi: Pelihara Lele Sendiri

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    BERAU — Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi kenaikan harga bahan pokok di tengah tekanan inflasi. Ia menilai kondisi ekonomi saat ini masih dapat dihadapi dengan langkah antisipatif di tingkat rumah tangga. Kenaikan harga disebut dipengaruhi fluktuasi nilai tukar rupiah yang berpotensi menembus Rp17.400 per dolar Amerika Serikat pada April […]

  • Nelayan Pulau Derawan Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Hanyut Tanpa Awak

    Nelayan Pulau Derawan Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Hanyut Tanpa Awak

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.326
    • 0Komentar

    Derawan — Seorang nelayan asal Kampung Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, dilaporkan hilang saat melaut di perairan sekitar Karang Masimbung, Senin, 28 Juli 2025. Korban bernama Arifin, 69 tahun, hanya meninggalkan perahunya yang ditemukan dalam kondisi kosong dan hanyut terbawa arus. Laporan pertama diterima sekitar pukul 17.30 WITA. Ketua RT 01 Pulau Derawan, […]

  • Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 800
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang. Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit […]

expand_less