Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 339
  • print Cetak

SAMARINDA — Kepolisian menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Muhammad Reza Adam Jafar di halaman Mapolsek Samarinda Seberang, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Samarinda. Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka berinisial GS memperagakan 11 adegan yang menggambarkan rangkaian peristiwa hingga korban meninggal dunia.

Kasi Humas Polresta Samarinda, Inspektur Polisi Dua Arie Soeharyadi, mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara keterangan tersangka, saksi, dan barang bukti.

“Rekonstruksi ini untuk memastikan seluruh keterangan saling berkesesuaian sehingga peristiwa dapat tergambar secara utuh,” ujar Arie.

Dari reka ulang tersebut, terungkap bahwa konflik bermula dari persoalan uang sebesar Rp600 ribu yang dititipkan korban kepada tersangka. Komunikasi melalui telepon yang memanas diduga memicu emosi tersangka hingga mendatangi tempat tinggal korban.

Setibanya di lokasi, keduanya terlibat cekcok. Dalam salah satu adegan, ibu korban sempat berusaha melerai pertengkaran, namun situasi kembali memanas.

Tersangka kemudian memperagakan momen saat menangkis serangan korban sebelum mengeluarkan senjata tajam jenis badik. Pada adegan berikutnya, tersangka menusukkan senjata tersebut ke bagian perut korban.

“Setelah melakukan penusukan, tersangka langsung melarikan diri,” kata Arie.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit IA Moeis untuk mendapatkan perawatan medis, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialaminya.

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka kurang dari 24 jam setelah kejadian di wilayah Balikpapan. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Kalimantan Timur, Polresta Samarinda, dan Polsek Samarinda Seberang.

Dalam penyidikan, polisi juga menemukan adanya perbedaan keterangan antara tersangka dan saksi, terutama terkait kronologi awal kejadian dan penggunaan senjata tajam.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya dua bilah senjata tajam, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta kendaraan yang dipakai tersangka untuk melarikan diri.

Arie memastikan rekonstruksi berjalan lancar dan akan menjadi bagian dari kelengkapan berkas perkara.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam, 26 Februari 2026, sekitar pukul 23.30 WITA. Warga Samarinda Seberang saat itu dikejutkan dengan temuan seorang pria dalam kondisi terluka parah akibat dugaan penusukan.

Meski sempat mendapatkan pertolongan medis, korban akhirnya meninggal dunia, dan kasus ini menjadi perhatian publik di Kota Samarinda. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS: Garis Kemiskinan Berau Terus Meningkat Sejak 2016

    BPS: Garis Kemiskinan Berau Terus Meningkat Sejak 2016

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 960
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Garis kemiskinan di Kabupaten Berau terus mengalami peningkatan dalam satu dekade terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2016 garis kemiskinan tercatat sebesar Rp465.161 per kapita per bulan. Angka tersebut meningkat secara bertahap hingga mencapai Rp753.416 per kapita per bulan pada Maret 2025. Kepala BPS Berau, Yudi Wahyudin, menjelaskan bahwa […]

  • Waspada Rip Current di Pantai Berau

    Waspada Rip Current di Pantai Berau

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 930
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pulau Derawan yang eksotis, Maratua dengan lagunanya yang menawan, hingga pantai-pantai di Biduk-Biduk—semua menjadi surga bagi wisatawan. Namun, di balik keindahan itu, tersimpan ancaman tersembunyi. Rip current atau arus balik. Fenomena alam ini bisa dengan cepat menyeret perenang ke tengah laut tanpa mereka sadari. Nofian Hidayat, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, […]

  • Hari Ketiga Pencarian, Tiga Korban Laka Speedboat di Bulungan Belum Ditemukan

    Hari Ketiga Pencarian, Tiga Korban Laka Speedboat di Bulungan Belum Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.071
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Memasuki hari ketiga pencarian, tim gabungan belum berhasil menemukan tiga korban kecelakaan speedboat Iksa Express yang tenggelam di perairan Sungai Temangga, Kabupaten Bulungan. Operasi pencarian yang berlangsung sejak pagi hingga pukul 17.00 WITA kembali berakhir dengan hasil nihil. Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Tarakan, Dede Hariana, mengatakan pencarian akan dilanjutkan esok hari […]

  • Silaturahmi di Kampung Tunggal Bumi, Sri Juniarsih Gaungkan Komitmen untuk Petani dan Infrastruktur Talisayan

    Silaturahmi di Kampung Tunggal Bumi, Sri Juniarsih Gaungkan Komitmen untuk Petani dan Infrastruktur Talisayan

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.000
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon Bupati Berau nomor urut 2 pasangan SraGam, Sri Juniarsih Mas, melaksanakan silahturahmi dengan masyarakat Kampung Tunggal Bumi, Kecamatan Talisayan, pada Jumat (8/11/2024). Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat dan didampingi oleh Ketua Tim Pemenangan SraGam, Ahmad Najib Fathoni. Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih mengenang momen tiga tahun lalu saat pertama […]

  • Wakil Ketua DPRD Berau Ingatkan Pemkab: Mitigasi Bencana Tak Boleh Setengah-Setengah

    Wakil Ketua DPRD Berau Ingatkan Pemkab: Mitigasi Bencana Tak Boleh Setengah-Setengah

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Ketua DPRD Berau, Elita Herlina, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Berau agar tidak abai terhadap kesiapsiagaan bencana, terutama di kampung-kampung yang jauh dari pusat kota. Ia menekankan pentingnya kelengkapan sarana mitigasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di seluruh wilayah. “Musibah bisa datang kapan saja dan di mana saja. Karena itu Pemkab […]

  • Zero ODOL 2026: Dishub Kaltim Imbau Pelaku Usaha Sesuaikan Armada Angkutannya

    Zero ODOL 2026: Dishub Kaltim Imbau Pelaku Usaha Sesuaikan Armada Angkutannya

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Perhubungan menunjukkan keseriusannya dalam menyukseskan program nasional Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL) yang ditargetkan tuntas pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan transportasi darat yang aman, tertib, serta menjaga infrastruktur jalan dari kerusakan. Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Irhamsyah, […]

expand_less