Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 247
  • print Cetak

SAMARINDA — Kepolisian menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Muhammad Reza Adam Jafar di halaman Mapolsek Samarinda Seberang, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Samarinda. Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka berinisial GS memperagakan 11 adegan yang menggambarkan rangkaian peristiwa hingga korban meninggal dunia.

Kasi Humas Polresta Samarinda, Inspektur Polisi Dua Arie Soeharyadi, mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara keterangan tersangka, saksi, dan barang bukti.

“Rekonstruksi ini untuk memastikan seluruh keterangan saling berkesesuaian sehingga peristiwa dapat tergambar secara utuh,” ujar Arie.

Dari reka ulang tersebut, terungkap bahwa konflik bermula dari persoalan uang sebesar Rp600 ribu yang dititipkan korban kepada tersangka. Komunikasi melalui telepon yang memanas diduga memicu emosi tersangka hingga mendatangi tempat tinggal korban.

Setibanya di lokasi, keduanya terlibat cekcok. Dalam salah satu adegan, ibu korban sempat berusaha melerai pertengkaran, namun situasi kembali memanas.

Tersangka kemudian memperagakan momen saat menangkis serangan korban sebelum mengeluarkan senjata tajam jenis badik. Pada adegan berikutnya, tersangka menusukkan senjata tersebut ke bagian perut korban.

“Setelah melakukan penusukan, tersangka langsung melarikan diri,” kata Arie.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit IA Moeis untuk mendapatkan perawatan medis, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialaminya.

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka kurang dari 24 jam setelah kejadian di wilayah Balikpapan. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Kalimantan Timur, Polresta Samarinda, dan Polsek Samarinda Seberang.

Dalam penyidikan, polisi juga menemukan adanya perbedaan keterangan antara tersangka dan saksi, terutama terkait kronologi awal kejadian dan penggunaan senjata tajam.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya dua bilah senjata tajam, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta kendaraan yang dipakai tersangka untuk melarikan diri.

Arie memastikan rekonstruksi berjalan lancar dan akan menjadi bagian dari kelengkapan berkas perkara.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam, 26 Februari 2026, sekitar pukul 23.30 WITA. Warga Samarinda Seberang saat itu dikejutkan dengan temuan seorang pria dalam kondisi terluka parah akibat dugaan penusukan.

Meski sempat mendapatkan pertolongan medis, korban akhirnya meninggal dunia, dan kasus ini menjadi perhatian publik di Kota Samarinda. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Harkodia 2024: Korupsi Adalah Musuh Bersama 

    Peringatan Harkodia 2024: Korupsi Adalah Musuh Bersama 

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Menyambut peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2024, Inspektorat Kabupaten Berau menggelar rangkaian acara berupa talkshow sebagai upaya memperkuat integritas sebagai pondasi utama dalam menjalankan tanggung jawab yang diamanatkan pemerintah. Kamis, (5/12/2024). Kepala Inspektorat Kabupaten Berau, Riza Fahmi, menyampaikan rangkaian kegiatan anti korupsi ini diharapkan dapat memberikan edukasi yang informatif serta pemahaman […]

  • Soroti Transparansi CSR, Sutami Usul Peninjauan Langsung

    Soroti Transparansi CSR, Sutami Usul Peninjauan Langsung

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 625
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota DPRD Kabupaten Berau, Sutami, meminta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Batiwakkal untuk meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menilai keterbukaan informasi mengenai program CSR penting agar pemerintah daerah dan masyarakat dapat mengetahui secara jelas kontribusi perusahaan terhadap pembangunan di daerah. Menurut Sutami, berbagai program CSR yang dijalankan […]

  • Dispora Berau Gelar Rapat Penyusunan Kajian DBOD, Fokus Pemetaan Potensi Atlet Muda

    Dispora Berau Gelar Rapat Penyusunan Kajian DBOD, Fokus Pemetaan Potensi Atlet Muda

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 655
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Berau menggelar rapat penyusunan rancangan laporan akhir Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) di Ruang Rapat Kakaban, Tanjung Redeb, pada Rabu (4/12/2024). Rapat ini dipimpin oleh Asisten I Setda Berau, Hendratno, bersama Kepala Dispora Berau, Amiruddin, serta jajaran terkait. Kepala Dispora Berau, Amiruddin, menyampaikan bahwa saat ini […]

  • Bantu Bersihkan Halaman, Akbar Ditemukan Meninggal Mendadak

    Bantu Bersihkan Halaman, Akbar Ditemukan Meninggal Mendadak

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Jalan Padat Karya RT 03, Gang Sari Sejahtera, Kelurahan Gunung Panjang, seketika ramai. Penemuan jenazah seorang pria di halaman rumah warga menjadi bahan perbincangan. Jenazah itu ditemukan di halaman rumah warga bernama M.Noor sekitar pukul 13.00 WITA. Korban diketahui bernama M.Akbar (59), yang diketahui sebelumnya membantu membersihkan atau merintis halaman rumah M.Noor. […]

  • Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 857
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Petani kelapa sawit di Kabupaten Berau tidak termasuk dalam daftar penerima pupuk bersubsidi. Hal itu berlaku sejak Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Tahun 2022 diterapkan, yaitu pemerintah hanya memberikan subsidi pupuk untuk sembilan komoditas. Dari yang sebelumnya mencakup 70 komoditas, kini hanya tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, serta beberapa komoditas hortikultura dan […]

  • Spanduk Larangan Terpasang, Dokumentasi di Masjid Agung Resmi Dilarang

    Spanduk Larangan Terpasang, Dokumentasi di Masjid Agung Resmi Dilarang

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 762
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah Tanjung Redeb resmi mengeluarkan larangan pengambilan dokumentasi berupa foto maupun video di area masjid. Keputusan ini diambil menyusul berbagai insiden yang dinilai mencoreng kesucian dan citra masjid sebagai tempat ibadah. Ketua Pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah, M. Kafrawi, menyebut larangan tersebut sebagai bentuk respons atas kejadian tak […]

expand_less