Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » 24 BUMKam di Berau Belum Beroperasi, DPMK Akui Pembinaan Terkendala Anggaran

24 BUMKam di Berau Belum Beroperasi, DPMK Akui Pembinaan Terkendala Anggaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 83
  • print Cetak

BERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendorong kemandirian ekonomi kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) masih menghadapi sejumlah tantangan. Di tengah capaian dan inovasi yang berhasil diraih beberapa kampung, pembinaan terhadap seluruh BUMKam yang tersebar di wilayah Berau dinilai belum berjalan optimal.

Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau menunjukkan terdapat 99 BUMKam yang terdaftar secara administrasi. Namun, dari jumlah tersebut baru sekitar 75 BUMKam yang terpantau aktif menjalankan usaha.

Artinya, masih terdapat sekitar 24 BUMKam yang belum beroperasi dan membutuhkan perhatian serta pendampingan lebih lanjut agar dapat kembali berjalan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat DPMK Berau, Hairudin, mengakui masih banyak persoalan yang menjadi hambatan dalam pembinaan BUMKam, terutama terkait penyelesaian legalitas badan hukum yang belum tuntas selama bertahun-tahun.

“Memang banyak persoalan yang harus kita benahi di BUMKam, mulai dari pendekatan pelatihan maupun pendampingan. Kendala utama yang menghambat proses berbadan hukum saat ini adalah adanya pergantian pengurus dari masa lalu ke masa berikutnya, yang kerap meninggalkan jejak pertanggungjawaban keuangan yang belum kelar,” ujar Hairudin saat dikonfirmasi, Senin (23/6/2026).

Menurutnya, persoalan pertanggungjawaban keuangan dari pengurus lama menjadi salah satu faktor yang membuat proses pengaktifan kembali sejumlah BUMKam berjalan lambat. Kondisi tersebut membuat calon pengurus baru enggan mengambil alih pengelolaan karena khawatir terbebani persoalan yang belum terselesaikan.

Di sisi lain, DPMK Berau juga menghadapi keterbatasan anggaran dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pendampingan di lapangan. Tahun ini, anggaran pembinaan yang tersedia disebut tidak mencapai Rp100 juta. Bahkan, pada tahun depan anggaran tersebut diproyeksikan turun menjadi sekitar Rp40 juta.

Kondisi itu membuat pelaksanaan pembinaan tidak dapat dilakukan secara maksimal ke seluruh kampung yang ada di Kabupaten Berau.

“Tingkat pembinaan kita di lapangan agak berkurang karena keterbatasan anggaran ini. Namun kita tetap berupaya memaksimalkan pembinaan, baik secara langsung dengan sistem prioritas per kecamatan maupun via Zoom dengan anggaran yang terbatas ini,” tambah Hairudin.

Meski demikian, DPMK tetap berupaya menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas pengurus BUMKam. Sejumlah kegiatan pelatihan bahkan turut didukung oleh pihak ketiga, termasuk yayasan non-pemerintah.

DPMK juga tengah mendorong lahirnya regulasi turunan berupa Peraturan Daerah (Perda) yang saat ini masih berproses sebagai inisiatif DPRD Berau. Regulasi tersebut diharapkan menjadi dasar penguatan tata kelola BUMKam, termasuk dalam proses seleksi pengurus dan direktur BUMKam ke depan.

Hairudin menyebut pihaknya berkomitmen memperketat proses seleksi calon direktur BUMKam agar memiliki kemampuan manajemen keuangan yang memadai dan mampu mengelola usaha kampung secara profesional.

Namun hingga regulasi tersebut disahkan dan dukungan anggaran pembinaan meningkat, upaya mengoptimalkan kinerja seluruh BUMKam di Kabupaten Berau masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bertahap. (TNR)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

    Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Panggung seni dan kreativitas Berau kembali bersiap menyala. November 2025, Karrap Fest akan hadir dengan format terbaru, energi lebih besar, dan ruang yang lebih terbuka. Festival yang sebelumnya hidup di sepanjang Tepian Sungai Segah, kini berpindah ke Amphiteater dan Taman Sanggam—ruang yang lebih lapang, hijau, dan strategis untuk menampung antusiasme masyarakat yang […]

  • Kasus Suspek Campak di Berau Naik Jadi 58, Dinkes Tunggu Hasil Laboratorium

    Kasus Suspek Campak di Berau Naik Jadi 58, Dinkes Tunggu Hasil Laboratorium

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mencatat peningkatan kasus suspek campak hingga pekan ke-12 tahun 2026. Total kasus yang terdata mencapai 58, naik dari laporan sebelumnya sebanyak 42 kasus per 13 Maret 2026. Penanggung Jawab Program Imunisasi Dinkes Berau, Adi, mengatakan lonjakan terjadi secara bertahap sejak awal tahun. Peningkatan paling signifikan tercatat pada pekan […]

  • Lima Pria Diamankan dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Teluk Bayur

    Lima Pria Diamankan dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Teluk Bayur

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    BERAU – Aksi kejahatan seksual bermodus pemerasan menimpa seorang remaja perempuan berusia 15 tahun di Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. Korban dipaksa melayani nafsu bejat lima orang pria secara bergantian setelah diancam menggunakan rekaman video. Aparat kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Teluk Bayur bergerak cepat menyusul laporan keluarga korban. Hasilnya, lima orang terduga pelaku berhasil […]

  • DPRD Berau Dukung Pengangkatan Kisah Raja Alam ke Layar Lebar

    DPRD Berau Dukung Pengangkatan Kisah Raja Alam ke Layar Lebar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 365
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menyatakan dukungannya terhadap rencana produksi film yang mengangkat kisah perjuangan Raja Alam. Menurut dia, langkah tersebut penting untuk memperkuat literasi sejarah masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap tokoh daerah. Sutami menilai, sosok Raja Alam yang merupakan sultan di Berau belum banyak dikenal publik, terutama di kalangan generasi […]

  • Kementerian Terbitkan Aturan untuk Pembelajaran di Bulan Ramadan, Cek Hari Liburnya

    Kementerian Terbitkan Aturan untuk Pembelajaran di Bulan Ramadan, Cek Hari Liburnya

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 806
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dalam rangka mengatur pembelajaran selama bulan Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi, tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri, telah mengeluarkan Surat Edaran Bersama dengan Nomor 2 Tahun 2025 dan Nomor 400.1/320/SJ. Surat edaran tersebut mengatur jadwal serta pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan libur di sekolah, madrasah, dan […]

  • Laut Berau Terancam, Diduga Nelayan Masih Gunakan Bahan Peledak

    Laut Berau Terancam, Diduga Nelayan Masih Gunakan Bahan Peledak

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.746
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dugaan kerusakan lingkungan kembali terjadi di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau. Informasi ini beredar luas melalui grup pesan dan media sosial, dengan sejumlah foto yang menunjukkan kondisi laut di RT 03 Kampung Balikukup tampak rusak seperti akibat ledakan bom. Suryadi, perwakilan kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Lestari Balikukup, mengungkapkan bahwa hingga kini masih […]

expand_less