Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian
- account_circle admin
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan program insentif bagi tenaga pendidik di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Berau. Pada 2026, tercatat sebanyak 1.541 guru dan tenaga pendidik di Berau masuk dalam daftar penerima insentif yang disiapkan pemerintah provinsi.
Secara keseluruhan, sebanyak 26.975 guru TK, SD, MI, SMP, MTs, serta ustaz dan ustazah pondok pesantren di seluruh Kalimantan Timur menjadi sasaran program tersebut.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan pemberian insentif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya tenaga pendidik di sekolah maupun pondok pesantren.
“Meski pada 2026 anggaran APBD jauh dari harapan, kita tidak bisa diam dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pemprov Kaltim yakin dukungan ini akan membuat masyarakat merasa tenang dan bahagia,” kata Rudy, beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari situs resmi Pemprov Kaltim.
Menurut Rudy, pendidikan merupakan kunci utama kemajuan suatu daerah. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesejahteraan para guru.
Program insentif tersebut telah dijalankan sejak 2025 dan kembali dilanjutkan pada 2026. Ia meminta organisasi perangkat daerah terkait melakukan verifikasi ketat terhadap calon penerima agar bantuan tepat sasaran dan tidak diberikan kepada guru yang sudah tidak aktif mengajar.
Selain guru dan tenaga pendidik di pondok pesantren, pemerintah provinsi juga melanjutkan program insentif bagi 5.710 penjaga rumah ibadah pada tahun ini.
Dalam program tersebut, setiap penerima memperoleh insentif sebesar Rp500 ribu per orang per bulan selama enam bulan. Pencairan dilakukan setiap tiga bulan sekali sehingga setiap penerima mendapatkan Rp1,5 juta pada setiap tahap penyaluran.
Adapun jumlah penerima insentif tenaga pendidik di masing-masing kabupaten/kota meliputi Samarinda sebanyak 4.454 orang, Balikpapan 5.734 orang, Bontang 2.198 orang, Kutai Kartanegara 5.255 orang, Kutai Timur 2.928 orang, Berau 1.541 orang, Paser 1.994 orang, Kutai Barat 568 orang, Penajam Paser Utara 1.884 orang, dan Mahakam Ulu 419 orang.
Salah satu penerima insentif, Arbayah, Kepala MI Al-Muna Samarinda, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah provinsi. Ia yang telah mengabdi sebagai guru selama 20 tahun berharap program tersebut dapat terus berlanjut.
“Semoga ini menjadi hal yang baik dan dapat lebih menyejahterakan kami para guru. Sangat bahagia sekali, semoga bantuan ini dapat berlanjut ke depannya,” kata Arbayah.
Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap kesejahteraan tenaga pendidik terus meningkat sehingga kualitas pendidikan di daerah juga semakin berkembang.(*)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar