Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Hadapi Isu Penghapusan Honorer 2027, Disdik Berau Amankan 389 Guru Non-ASN

Hadapi Isu Penghapusan Honorer 2027, Disdik Berau Amankan 389 Guru Non-ASN

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 294
  • print Cetak

BERAU – Kecemasan guru honorer di Berau kembali menguat setelah beredar isu nasional soal penghapusan tenaga non-ASN di sekolah negeri mulai 2027. Di tengah kegaduhan yang ramai dibahas di media sosial itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau memilih menyiapkan skema penyelamatan alih-alih ikut panik, Sabtu, 23 Mei 2026.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Dinas Pendidikan Berau, Mustaring, memetakan sedikitnya dua kelompok besar guru non-ASN dengan masa kerja di bawah dua tahun yang kini jadi sorotan.

Kelompok pertama adalah guru honorer yang sudah menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Bagi mereka, posisi dinilai relatif aman dari ancaman penghapusan.

Meski statusnya tetap non-ASN, pola pembayaran gaji sudah berpindah dari beban APBD ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Artinya, keberadaan mereka tidak lagi menggantung pada kemampuan keuangan daerah.

“Teman-teman yang sudah lulus PPG itu artinya akan tetap dipakai oleh Dinas Pendidikan. Skema pengupahannya sudah tidak membebani daerah karena langsung dicover oleh pemerintah pusat melalui dana APBN,” kata Mustaring pada Sabtu (23/5/2026).

Di luar itu, ada kelompok guru dengan masa kerja di bawah dua tahun yang posisinya disebut-sebut bakal berakhir pada 2026, merujuk pada isu yang dikaitkan dengan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026. Untuk kelompok inilah kecemasan paling besar muncul.

Mustaring menuturkan, Dinas Pendidikan Berau memilih bersikap hati-hati dan tidak buru-buru mengambil kesimpulan. Hingga kini, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dan penjelasan tertulis dari kementerian terkait.

Ia mengingatkan, dinamika isu di media sosial kerap bergerak lebih cepat dibanding regulasi formal. Karena itu, Disdik Berau menahan diri dari langkah-langkah yang berpotensi merugikan guru.

“Kami tidak bisa memastikan apakah masa kerja mereka memang mutlak berakhir di 2026. Berkaca dari pengalaman, biasanya setelah ramai di media sosial, nanti akan ada klarifikasi atau surat edaran baru dari kementerian terkait perpanjangan masa transisi,” ujarnya.

Di tingkat daerah, Kepala Dinas Pendidikan Berau sudah menegaskan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja sepihak terhadap guru honorer yang terdampak aturan masa kerja ini. Komitmen tersebut dituangkan dalam sebuah surat keputusan khusus.

Melalui SK Kepala Dinas Pendidikan itu, tercatat 389 guru honorer dengan masa kerja di bawah dua tahun masuk dalam daftar perlindungan. Mereka sebelumnya tersisih karena tidak memenuhi syarat untuk mendaftar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), dan kini diprioritaskan untuk diselamatkan statusnya.

“Selagi Juknis Bos Pusat muncul dan membolehkan pengeluaran untuk tenaga peningkatan kesejahteraan guru, kami berkomitmen untuk tidak memberhentikan mereka. Lagipula, ini adalah ranah kebijakan nasional, bukan daerah. Tugas kami adalah terus memperjuangkan nasib mereka melalui pergantian skema yang legal,” tegas Mustaring. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPAW Siap Wujudkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis di Kabupaten Berau

    MPAW Siap Wujudkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis di Kabupaten Berau

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Calon Bupati Berau, Madri Pani menggelar silaturahmi tatap muka dan berbagi rezeki dengan masyarakat di Jalan Mangga III, Gang Ramadhan, Tanjung Redeb, pada Senin (7/10/2024). Didampingi oleh sejumlah tim pemenangan MPAW, kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga setempat yang merupakan pendukung paslon nomor urut 1. Dalam pemaparannya, Madri menjelaskan beberapa gambaran program yang […]

  • PSI Berau Perkuat Konsolidasi Menuju 2029, Bidik 200 Ribu Anggota dan Roadshow hingga Kampung

    PSI Berau Perkuat Konsolidasi Menuju 2029, Bidik 200 Ribu Anggota dan Roadshow hingga Kampung

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    BERAU — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Berau, Mikael Sengiang, menyatakan mesin organisasi partainya terus bergerak memperkuat konsolidasi menjelang agenda politik 2029. Salah satu fokus yang kini dikejar adalah pembentukan struktur kepengurusan hingga tingkat ranting serta peningkatan jumlah keanggotaan melalui sistem Kartu Tanda Anggota (KTA) digital. Dalam pertemuan internal yang dihadiri […]

  • ‎Berau Dorong Lahirnya Destinasi Kreatif, Ekraf Jadi Penguat Daya Tarik Wisata Daerah

    ‎Berau Dorong Lahirnya Destinasi Kreatif, Ekraf Jadi Penguat Daya Tarik Wisata Daerah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 537
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kini menempatkan ekonomi kreatif sebagai elemen utama dalam membangun destinasi wisata baru. ‎Tidak sekadar menampilkan panorama alam, Berau menargetkan hadirnya “destinasi kreatif” yang menawarkan pengalaman langsung, interaktif, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat. ‎Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan bahwa tren wisata saat ini menuntut setiap daerah menghadirkan […]

  • Mundur dari NasDem, Mikael Sengiang Isyaratkan Akan Emban Amanah Strategis

    Mundur dari NasDem, Mikael Sengiang Isyaratkan Akan Emban Amanah Strategis

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    BERAU – Dinamika politik di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian publik setelah Mikael Sengiang mengonfirmasi pengunduran dirinya dari Partai NasDem. Surat pengunduran diri itu disebut telah disampaikan secara resmi sejak 6 Maret 2026. Meski belum membuka secara terang arah politik berikutnya, Mikael memberi sinyal bahwa dirinya telah menerima amanah baru di partai lain. Namun, untuk […]

  • BMKG Berau Ingatkan Potensi Banjir Rob Jelang Salat Idulfitri, Pasang Tertinggi Diprediksi 20 Maret

    BMKG Berau Ingatkan Potensi Banjir Rob Jelang Salat Idulfitri, Pasang Tertinggi Diprediksi 20 Maret

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 648
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau mengingatkan masyarakat pesisir dan daerah aliran Sungai Berau untuk mewaspadai potensi banjir rob menjelang pelaksanaan Salat Idulfitri. Peringatan ini menyusul prakiraan pasang surut laut pada periode 11–20 Maret 2026. Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, mengatakan wilayah Berau yang memiliki banyak kawasan pesisir dan aliran […]

  • Pentingnya Hidran di Tiap Wilayah

    Pentingnya Hidran di Tiap Wilayah

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Musibah kebakaran khususnya di daerah pemukiman Kabupaten Berau sering terjadi. Hal ini seharusnya menjadi warning bagi Pemkab Berau. Proses pemadaman yang cukup lama lantaran terbatasnya alat, harusnya didukung dengan pengadaan hidran. “Pentingnya pengadaan Hidran di setiap pemukiman, guna mengantisipasi terjadinya kebakaran,” ujar Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah. ia yang ditemui […]

expand_less