Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Disdik Berau Dorong Pelajar Jadi Penulis Muda: 300 Karya Baru Lahir, Buku Menyusul Terbit

Disdik Berau Dorong Pelajar Jadi Penulis Muda: 300 Karya Baru Lahir, Buku Menyusul Terbit

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 312
  • print Cetak

Tanjung Redeb —  Gerakan literasi di Bumi Batiwakkal kembali mendapat panggung besar. Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menggelar Festival Literasi kedua tahun ini, diikuti sekitar 300 pelajar dengan beragam kompetisi menulis dan berkarya. Ajang ini tak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga langkah memperkuat budaya literasi sejak dini.

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan festival lanjutan ini meneruskan semangat tahun sebelumnya yang berhasil melahirkan sekitar 3.000 karya. “Sejak 22 November, festival literasi kembali digelar. Kami ingin semangat itu tumbuh terus, memberi ruang bagi anak-anak untuk berkarya,” ujarnya.

Dalam festival tahun ini, pelajar menghadirkan enam bentuk karya—mulai dari pantun, puisi, cerpen, komik, poster hingga naskah drama. Sejumlah lomba digelar dalam format individu maupun kelompok, memungkinkan siswa menemukan ruang ekspresi yang lebih luas. Karya terbaik jenjang SD dan SMP dipamerkan di lokasi kegiatan, menarik perhatian pengunjung yang datang.

“Ada 50 pantun yang dibuat oleh lima anak. Itu akan terus kami bacakan dalam berbagai pertemuan sebagai bentuk apresiasi,” ucapnya.

Mardiatul menegaskan bahwa literasi harus menjadi identitas pembelajaran, bukan sekadar agenda tahunan. Kebiasaan menulis menurutnya harus melekat pada peserta didik agar tumbuh kreativitas sekaligus daya kritis generasi muda. “Festival ini kami harap mendorong partisipasi aktif siswa dan guru dalam melahirkan karya baru. Literasi adalah pondasi pendidikan di Berau,” tegasnya.

Bupati Apresiasi, Pemerintah Perkuat Budaya Membaca

Bupati Berau, Sri Juniarsih, hadir memberi apresiasi bagi karya-karya pelajar yang ditampilkan. Pemerintah daerah, kata dia, tengah membangun ekosistem masyarakat yang gemar membaca sekaligus memproduksi karya. Literasi, imbuhnya, bukan hanya tugas dinas pendidikan dan perpustakaan daerah—melainkan tanggung jawab kolektif semua pihak.

“Kami ingin sumber daya manusia unggul melalui pelayanan pendidikan berkualitas. Masyarakat yang terbiasa membaca dan menulis akan tumbuh kritis dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah,” katanya.

Berau saat ini mencatat sejumlah prestasi literasi tingkat provinsi. Perpustakaan SDIT Madani meraih Juara I Gebyar Anugerah Literasi Kalimantan Timur, disusul Perpustakaan Surung Barintak SMPN 3 Tanjung Redeb yang meraih Juara II tingkat provinsi pada Oktober lalu. “Prestasi ini bukti dedikasi guru dan pustakawan menghidupkan budaya baca di sekolah,” ujar Bupati.

Ia berharap capaian tersebut menjadi pemicu bagi sekolah lain agar memperluas akses baca—baik melalui penambahan koleksi buku, penyediaan pojok baca publik, hingga pemanfaatan teknologi untuk akses literasi yang lebih mudah.

Tahun ini, Unjuk Karya P5 menjadi salah satu pusat perhatian. Beragam karya pelajar tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik, tetapi juga karakter Pelajar Pancasila yang dibangun melalui kreativitas.

Festival Literasi Berau tahun ini menjadi bukti bahwa budaya membaca dan menulis masih tumbuh, dan kini sedang dipersiapkan untuk naik satu tahap: menerbitkan buku karya pelajar Berau sebagai rekam jejak pemikiran generasi muda daerah. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbas Krisis Global, Harga Plastik Naik dan Tekan Biaya Usaha Warung Kecil di Berau

    Imbas Krisis Global, Harga Plastik Naik dan Tekan Biaya Usaha Warung Kecil di Berau

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kenaikan harga plastik mulai dirasakan pelaku usaha kecil di Kabupaten Berau. Sejumlah pedagang mengaku lonjakan harga kantong plastik memengaruhi biaya operasional usaha mereka. Ida, 48 tahun, pemilik toko kelontong di Berau, mengatakan harga plastik kresek meningkat cukup tajam dalam beberapa waktu terakhir. “Dulu satu ikat kresek Rp40 ribu, sekarang sudah Rp60 ribu,” […]

  • DPRD Berau Apresiasi Ketegasan Sekda: ASN Main TikTok saat Jam Kerja Wajib Ditindak Tegas

    DPRD Berau Apresiasi Ketegasan Sekda: ASN Main TikTok saat Jam Kerja Wajib Ditindak Tegas

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, memberikan dukungan penuh terhadap sikap tegas yang diambil oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, terkait peneguran keras terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kedapatan bermain TikTok hingga melakukan siaran langsung (live) pada jam kerja. Dedy menilai, tindakan ASN tersebut sangat tidak pantas dan mencerminkan ketidakdisiplinan […]

  • Gempa Bumi Magnitudo 6,1 Guncang Sulteng, Getaran Terasa Hingga Berau

    Gempa Bumi Magnitudo 6,1 Guncang Sulteng, Getaran Terasa Hingga Berau

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.294
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (28/1/2025) pukul 21.53 WIB. Gempa ini tercatat terjadi pada kedalaman 90 kilometer, menurut informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Meski pusat gempa berada di wilayah Sulteng, getarannya dirasakan hingga Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, satu jam kemudian, tepatnya […]

  • Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Petani di Kabupaten Berau saat ini sudah mulai memproduksi pupuk lokal. Namun, dukungan yang ada masih sangat kurang. Padahal pupuk ini berpotensi dipasarkan tak hanya dalam daerah saja, tapi juga bisa keluar Berau. “Kampung Kayu Indah Kecamatan Batu Putih sudah bisa membuat pupuk sendiri. Itu perlu didukung semua pihak terutama Pemkab Berau. […]

  • Pemerintah Siap Blokir Akun Anak di Bawah Umur, Diskominfo Berau Ungkap Tantangan di Lapangan

    Pemerintah Siap Blokir Akun Anak di Bawah Umur, Diskominfo Berau Ungkap Tantangan di Lapangan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait rencana pemblokiran akun digital bagi pengguna di bawah umur. Meski demikian, pelaksanaannya di daerah dinilai memiliki sejumlah tantangan. Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat setelah regulasi terkait kebijakan tersebut beredar […]

  • Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jakarta – Fenomena “joki pajak” mencuat di tengah keluhan wajib pajak soal rumitnya sistem digital Coretax. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem perpajakan digital Coretax masih memiliki sejumlah kelemahan, yang memicu munculnya fenomena penggunaan jasa “joki” dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak yang dilansir pada Kompas.com. Isu ini mencuat seiring banyaknya keluhan wajib pajak […]

expand_less