Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Sengketa Tapal Batas Belum Selesai, DPRD Berau Minta Posko Keamanan Tetap Berjaga

Sengketa Tapal Batas Belum Selesai, DPRD Berau Minta Posko Keamanan Tetap Berjaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 392
  • print Cetak

Tanjung Redeb — DPRD Kabupaten Berau meminta agar posko keamanan di wilayah sengketa tapal batas antara Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur tetap dipertahankan hingga persoalan batas wilayah tersebut selesai.

Permintaan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Berau yang membahas perkembangan sengketa batas wilayah yang hingga kini belum menemukan penyelesaian.

Wakil Ketua I DPRD Berau Subroto mengatakan langkah utama yang perlu dilakukan saat ini adalah memastikan kondisi keamanan di lapangan tetap kondusif. Karena itu, tim keamanan gabungan yang telah dibentuk di wilayah perbatasan diminta untuk tetap bertugas.

Menurut dia, saat ini telah dibentuk posko keamanan di lokasi perbatasan yang melibatkan sekitar 18 personel gabungan dari berbagai unsur, termasuk kepolisian dan TNI.

“Tim Berau sudah membentuk posko keamanan di sana. Ada sekitar 18 personel gabungan dari kepolisian, Armed, dan unsur lainnya,” kata Subroto.

Ia menilai keberadaan tim keamanan tersebut penting untuk mencegah potensi konflik di masyarakat selama proses penyelesaian sengketa masih berlangsung.

“Kami berharap sebelum persoalan ini selesai, tim keamanan itu jangan dibubarkan. Informasi terakhir masa tugasnya hanya beberapa hari. Kami minta agar diperpanjang,” ujarnya.

Subroto juga mengusulkan agar kedua pemerintah daerah dapat menahan aktivitas di wilayah perbatasan yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.

Menurut dia, saat ini proses penyelesaian sengketa batas wilayah tersebut sudah berada di tingkat pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

“Selama proses ini masih berjalan di Kemendagri, harapannya kedua kabupaten tidak melakukan aktivitas yang bisa memancing konflik,” katanya.

Ia menambahkan DPRD Berau bersama pemerintah daerah berencana melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menanyakan perkembangan penyelesaian sengketa tersebut.

Menurut Subroto, persoalan batas wilayah antara Berau dan Kutai Timur telah berlangsung cukup lama, yakni sekitar 12 tahun.

“Permasalahan ini sudah cukup lama. Kami kemungkinan akan ke Mendagri untuk menanyakan langsung bagaimana perkembangan penyelesaiannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan dalam mekanisme penyelesaian sengketa wilayah, proses biasanya dimulai melalui mediasi antar kabupaten. Jika tidak menemukan kesepakatan, penyelesaian dilanjutkan di tingkat provinsi dan kemudian diputuskan oleh pemerintah pusat melalui Kemendagri.

Subroto menegaskan Kabupaten Berau selama ini berpegang pada peta batas wilayah yang telah ditetapkan sejak awal.

“Kalau dari Berau sebenarnya tidak ada sengketa. Kita berpatokan pada peta awal antara Kutai dan Berau,” katanya.

Ia mengingatkan agar persoalan tersebut segera diselesaikan karena terdapat wilayah yang diperkirakan mencapai puluhan ribu hektare yang berpotensi disengketakan.

“Kita tidak berusaha merebut wilayah, tetapi mempertahankan wilayah yang memang menjadi bagian dari Berau sesuai peta yang ada,” ujarnya.(*/adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Juniarsih-Gamalis Tampilkan “Paket Pro Max” Program Kesejahteraan Berau

    Sri Juniarsih-Gamalis Tampilkan “Paket Pro Max” Program Kesejahteraan Berau

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    Jakarta – Debat calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada Berau 2024 berlangsung di Jakarta pada Sabtu, 26 Oktober 2024, pukul 19.00 WIB atau 20.00 WITA. Dalam kesempatan ini, dua pasangan calon (pascalon) yakni Madri Pani-Agus Wahyudi dan Sri Juniarsih Mas-Gamalis mempresentasikan visi, misi, serta program kerja mereka. Acara ini menjadi ajang penting bagi kedua […]

  • Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Konflik antara manusia dan buaya di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. DPRD Berau meminta pemerintah daerah segera merealisasikan rencana pembangunan penangkaran buaya sebagai langkah penanganan jangka panjang. Anggota DPRD Berau, Sakirman, mengatakan desakan tersebut muncul setelah insiden serangan buaya yang hampir merenggut nyawa seorang warga di Karang Mulyo, Kecamatan Tanjung Redeb. Peristiwa […]

  • Megahnya Balai Adat Palencau Apui, Simbol Kebanggaan dan Semangat Baru Masyarakat Tepian Buah

    Megahnya Balai Adat Palencau Apui, Simbol Kebanggaan dan Semangat Baru Masyarakat Tepian Buah

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dibangun sejak 2020 lalu, balai adat Palencau Apui di Kampung Tepian Buah akhirnya diresmikan juga oleh Bupati Berau Sri Juniarsih, pada Selasa (9/7/2024) siang. Anggaran yang digunakan untuk mendukung pembangunan balai adat Kampung Tepian Buah merupakan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Berau. Dana yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan proposal yang […]

  • Rawat Jalan Jadi Prioritas Awal Pelayanan

    Rawat Jalan Jadi Prioritas Awal Pelayanan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau mematangkan kesiapan operasional rumah sakit baru yang berlokasi di Jalan Sultan Agung. Bupati Berau, Sri Juniarsih, meninjau langsung fasilitas tersebut pada Senin (27/4/2026), dengan fokus awal pada pembukaan layanan rawat jalan. Dalam peninjauan itu, Sri menegaskan proses pemindahan layanan dan penataan fasilitas tidak dapat dilakukan secara instan. Ia menyebut masih […]

  • DPRD Kaltara Usulkan Konektivitas Jalan Tanjung Batu-Berau untuk Percepat Suplai ke KIPI

    DPRD Kaltara Usulkan Konektivitas Jalan Tanjung Batu-Berau untuk Percepat Suplai ke KIPI

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara, Achmad Djufrie, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) baru-baru ini. Dalam kunjungannya tersebut, Achmad Djufrie membahas dua isu utama yang berkaitan dengan peningkatan konektivitas antarwilayah, khususnya antara Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, dan Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, […]

  • Jembatan Baeley di Segah: Alternatif Sementara untuk Akses Warga

    Jembatan Baeley di Segah: Alternatif Sementara untuk Akses Warga

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.385
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau akan segera membangun jembatan baeley atau jembatan sementara di Kampung Long Ayan, Kecamatan Segah. Rencana ini merupakan respon atas usulan pemerintah kampung yang menginginkan solusi cepat untuk menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak digunakan. Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi mengungkapkan, […]

expand_less