Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Sengketa Tapal Batas Belum Selesai, DPRD Berau Minta Posko Keamanan Tetap Berjaga

Sengketa Tapal Batas Belum Selesai, DPRD Berau Minta Posko Keamanan Tetap Berjaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 477
  • print Cetak

Tanjung Redeb — DPRD Kabupaten Berau meminta agar posko keamanan di wilayah sengketa tapal batas antara Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur tetap dipertahankan hingga persoalan batas wilayah tersebut selesai.

Permintaan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Berau yang membahas perkembangan sengketa batas wilayah yang hingga kini belum menemukan penyelesaian.

Wakil Ketua I DPRD Berau Subroto mengatakan langkah utama yang perlu dilakukan saat ini adalah memastikan kondisi keamanan di lapangan tetap kondusif. Karena itu, tim keamanan gabungan yang telah dibentuk di wilayah perbatasan diminta untuk tetap bertugas.

Menurut dia, saat ini telah dibentuk posko keamanan di lokasi perbatasan yang melibatkan sekitar 18 personel gabungan dari berbagai unsur, termasuk kepolisian dan TNI.

“Tim Berau sudah membentuk posko keamanan di sana. Ada sekitar 18 personel gabungan dari kepolisian, Armed, dan unsur lainnya,” kata Subroto.

Ia menilai keberadaan tim keamanan tersebut penting untuk mencegah potensi konflik di masyarakat selama proses penyelesaian sengketa masih berlangsung.

“Kami berharap sebelum persoalan ini selesai, tim keamanan itu jangan dibubarkan. Informasi terakhir masa tugasnya hanya beberapa hari. Kami minta agar diperpanjang,” ujarnya.

Subroto juga mengusulkan agar kedua pemerintah daerah dapat menahan aktivitas di wilayah perbatasan yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.

Menurut dia, saat ini proses penyelesaian sengketa batas wilayah tersebut sudah berada di tingkat pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

“Selama proses ini masih berjalan di Kemendagri, harapannya kedua kabupaten tidak melakukan aktivitas yang bisa memancing konflik,” katanya.

Ia menambahkan DPRD Berau bersama pemerintah daerah berencana melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menanyakan perkembangan penyelesaian sengketa tersebut.

Menurut Subroto, persoalan batas wilayah antara Berau dan Kutai Timur telah berlangsung cukup lama, yakni sekitar 12 tahun.

“Permasalahan ini sudah cukup lama. Kami kemungkinan akan ke Mendagri untuk menanyakan langsung bagaimana perkembangan penyelesaiannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan dalam mekanisme penyelesaian sengketa wilayah, proses biasanya dimulai melalui mediasi antar kabupaten. Jika tidak menemukan kesepakatan, penyelesaian dilanjutkan di tingkat provinsi dan kemudian diputuskan oleh pemerintah pusat melalui Kemendagri.

Subroto menegaskan Kabupaten Berau selama ini berpegang pada peta batas wilayah yang telah ditetapkan sejak awal.

“Kalau dari Berau sebenarnya tidak ada sengketa. Kita berpatokan pada peta awal antara Kutai dan Berau,” katanya.

Ia mengingatkan agar persoalan tersebut segera diselesaikan karena terdapat wilayah yang diperkirakan mencapai puluhan ribu hektare yang berpotensi disengketakan.

“Kita tidak berusaha merebut wilayah, tetapi mempertahankan wilayah yang memang menjadi bagian dari Berau sesuai peta yang ada,” ujarnya.(*/adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 931
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang. Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit […]

  • Viral Pasien Tak Dirawat, RSUD Abdul Rivai: Ini Terkait Prosedur BPJS

    Viral Pasien Tak Dirawat, RSUD Abdul Rivai: Ini Terkait Prosedur BPJS

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 785
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pelayanan RSUD Abdul Rivai kembali menuai kritikan. Salah satu postingan di sosial media Facebook menyebut jika keluarga terpaksa membawa pasien pulang lantaran tak bisa mendapatkan perawatan. “Kondisi pasien lemas tak berdaya terpaksa kami bawa pulang karena BPJS tidak berlaku rawat jalan maupun rawat inap karena tidak termasuk kategori emergency. Jadi kami harus […]

  • Asap Masih Menyelimuti Berau, PM2.5 Bertahan di Level Tidak Sehat

    Asap Masih Menyelimuti Berau, PM2.5 Bertahan di Level Tidak Sehat

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BERAU – Konsentrasi partikulat PM2.5 di Kabupaten Berau tercatat mencapai 62,7 mikrogram per meter kubik atau µg/m³ dengan indikator tidak sehat. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Berau kembali mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi Belajar Dari Rumah atau BDR. Kebijakan BDR berlaku mulai 8 hingga 10 September 2026 bagi satuan pendidikan PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, […]

  • Sufian Agus Laporkan Capaian Penurunan Stunting dalam Rapat Evaluasi Kinerja

    Sufian Agus Laporkan Capaian Penurunan Stunting dalam Rapat Evaluasi Kinerja

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 749
    • 0Komentar

     Tanjung Redeb – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, melaporkan hasil kinerjanya selama menjabat sebagai Pjs Bupati dalam rapat evaluasi kinerja yang digelar secara daring bersama Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, pada Senin (18/11/2024). Rapat evaluasi ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menilai pelaksanaan tugas dan tanggung jawab para Penjabat Bupati […]

  • Antrean BBM Tak Kunjung Selesai, DPRD Kaltara Gerakkan Satgas Terpadu di Bulungan

    Antrean BBM Tak Kunjung Selesai, DPRD Kaltara Gerakkan Satgas Terpadu di Bulungan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bulungan kembali memantik reaksi keras dari para pemangku kebijakan di Kalimantan Utara. Masalah klasik distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi itu kini resmi diangkat ke meja Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kalimantan Utara pada Senin (11/5) sore. […]

  • Penyu Raksasa Ditemukan Mati di Derawan, Diduga Terkena Baling-Baling Speedboat

    Penyu Raksasa Ditemukan Mati di Derawan, Diduga Terkena Baling-Baling Speedboat

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 725
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Derawan – Seekor penyu hijau raksasa ditemukan mati terdampar di pantai Pulau Derawan, Sabtu (13/7/2024). Diduga, penyu tersebut mati akibat terluka parah akibat baling-baling speedboat. Penemuan ini mengejutkan para staf Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Berau – BKSDA Kaltim yang tiba di lokasi. Diperkirakan penyu tersebut telah mati selama 4 hari, dilihat dari kondisinya […]

expand_less