Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketahanan Pangan Lokal Diuji

Ketahanan Pangan Lokal Diuji

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 183
  • print Cetak

BERAU — Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, pemerintah daerah mulai mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola konsumsi alternatif. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengusulkan agar warga menanam singkong dan beternak lele sebagai langkah menjaga ketahanan pangan rumah tangga.

Usulan tersebut dinilai sebagai langkah sederhana namun strategis, mengingat tingginya ketergantungan Berau terhadap pasokan pangan dari luar daerah. Perubahan pola konsumsi diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek sekaligus langkah adaptif menghadapi gejolak harga.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri, menilai saran tersebut relevan dalam konteks pengendalian inflasi melalui substitusi komoditas. “Iya, betul saja itu. Artinya inflasi ini kan terkait beberapa komoditi. Mungkin salah satunya bidang perikanan, lele tadi bisa jadi substitusi kebutuhan ikan,” ujarnya, Senin (27/4/26).

Ia menjelaskan, ketika harga komoditas utama seperti beras mengalami kenaikan, masyarakat dapat beralih ke sumber pangan lain yang lebih terjangkau. “Kalau misalnya inflasi itu terjadi di beras, bisa beralih ke singkong. Jadi menggantikan, istilahnya substitusi,” jelasnya.

Menurut Basri, kenaikan harga juga dipengaruhi meningkatnya biaya produksi, terutama yang bergantung pada bahan bakar minyak. Hal ini berdampak pada berbagai produk olahan, termasuk tahu dan tempe. “Semua proses produksi yang menggunakan BBM pasti naik. Misalnya tahu, kalau menggunakan mesin berbahan bakar, tentu output produknya juga naik,” katanya.

Meski demikian, dampak kenaikan harga tidak selalu terlihat secara langsung di tingkat konsumen. Sebagian pelaku usaha memilih menyesuaikan jumlah produk tanpa menaikkan harga jual. “Nilainya berapa itu tergantung pengusahanya. Ada yang tidak menaikkan harga, tapi kuantitasnya dikurangi,” tambahnya.

Basri juga mengungkapkan tingginya ketergantungan Berau terhadap pasokan luar daerah. “Kalau data yang ada, sekitar 60 persen kebutuhan kita masih dari luar. Produk dalam daerah hanya mencukupi sekitar 40 persen,” ungkapnya.

Ketergantungan tersebut terutama terjadi pada komoditas utama seperti beras dan bahan pangan lainnya. “Terutama beras, karena itu kebutuhan pokok. Hampir rata-rata komoditi masih dari luar,” katanya.

Untuk komoditas tertentu, seperti sayuran, produksi lokal mulai berkembang meski belum mencukupi seluruh kebutuhan. “Kalau sayuran seperti sawi dan beberapa lainnya sudah ada yang ditanam di sini. Tapi untuk komoditas seperti kentang, kol, bahkan tomat, kadang masih dari luar,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai bagian dari strategi jangka panjang menghadapi inflasi. Upaya seperti menanam singkong dan beternak lele dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampus Lokal Jadi Pilar Peningkatan SDM dan Akses Pendidikan Tinggi

    Kampus Lokal Jadi Pilar Peningkatan SDM dan Akses Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan perguruan tinggi yang ada di Berau. Menurutnya, saat ini perguruan tinggi di Bumi Batiwakkal sudah cukup baik dalam memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam resesnya yang dilaksanakan pada Rabu (3/12/2025) dengan sejumlah tokoh masyarakat, Sumadi […]

  • Sri Juniarsih: Pembangunan Daerah Harus Seimbang Antara Infrastruktur dan Akhlak

    Sri Juniarsih: Pembangunan Daerah Harus Seimbang Antara Infrastruktur dan Akhlak

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Berikut Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bersama Wakil Bupati, Gamalis, meresmikan Gedung Yayasan Maula Arsyeh Al-Islamiyah Majelis Rotibbul Haddad di Jalan AKB Sanipah II, Selasa, 9 September 2025. Dalam sambutannya, Sri menyampaikan apresiasi atas berdirinya gedung baru tersebut. Ia menilai kehadiran Majelis Rotibbul Haddad tidak hanya sebagai tempat aktivitas keagamaan, melainkan juga […]

  • Jaringan Internet Ganggu Kinerja Pemerintahan Kampung Teluk Alulu

    Jaringan Internet Ganggu Kinerja Pemerintahan Kampung Teluk Alulu

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Pulau Maratua — Koneksi internet yang masih minim, membuat kinerja perangkat kampung di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Pulau Maratua, kerap kali terganggu. Bahkan sejumlah pekerjaan penting yang membutuhkan koneksi jaringan internet terpaksa harus dilakukan di luar kantor kepala kampung, agar mendapat sambungan internet yang lancar. Hal itu diungkapkan Kepala Kampung Teluk Alulu, Noraliansyah saat […]

  • UPA PERADI 2025 Wilayah Yogyakarta Digelar di Fakultas Hukum UGM

    UPA PERADI 2025 Wilayah Yogyakarta Digelar di Fakultas Hukum UGM

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    PRESS RELEASE SABTU, 6 DESEMBER 2025 DPN PERADI YOGYAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) kembali menggelar Ujian Profesi Advokat (UPA) Gelombang 2 Tahun 2025 yang digelar serentak se-Indonesia pada Sabtu, 6 Desember 2025. Ujian tersebut salah satunya di Kota Yogyakarta, yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Hadir di […]

  • Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dua kampung di Kabupaten Berau telah melalui verifikasi lapangan, karena masuk sebagai nominasi 10 besar Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Sanitasi (KP SPAMS) se-Kalimantan Timur. Dua kampung itu adalah Kampung Inaran Kecamatan Sambaliung dan Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar. Verifikasi telah dilakukan sejak akhir Juni 2024 lalu oleh tim yang […]

  • Sekretaris DPRD Berau: Orientasi dan Tata Tertib Selesai, Tapi Perjalanan Dinas Masih Terhambat

    Sekretaris DPRD Berau: Orientasi dan Tata Tertib Selesai, Tapi Perjalanan Dinas Masih Terhambat

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 632
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sekretaris DPRD Berau Abdurrahman mengatakan, saat ini belum ada perjalanan dinas bagi anggota DPRD. Dan hanya pimpinan DPRD sementara yang dapat melakukan perjalanan dinas. “Itu pun kalau ada surat undangan. Sementara anggota dewan belum bisa, karena belum terbentuk dan belum ada pengesahan alat kelengkapan dewan (AKD) oleh pimpinan definitif,” katanya saat dikonfirmasi […]

expand_less