Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Kematian Mandala Jadi Sorotan Nasional, Mensos Singgung Validitas Data Bansos

Kematian Mandala Jadi Sorotan Nasional, Mensos Singgung Validitas Data Bansos

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 438
  • print Cetak

SAMARINDA — Meninggalnya Mandala Rizky Syaputra, pelajar SMKN 4 Samarinda, Kalimantan Timur, mulai mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menilai kasus tersebut menjadi pengingat penting mengenai persoalan akurasi data masyarakat penerima bantuan sosial di Indonesia.

Mandala, siswa kelas XI Pemasaran 2, dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (24/4/2026) dini hari setelah mengalami sakit pada bagian kaki. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas serta dugaan kendala dalam memperoleh pengobatan memadai membuat kisahnya viral dan memicu perhatian publik.

Menanggapi hal itu, Saifullah Yusuf mengatakan Kementerian Sosial masih melakukan penelusuran untuk memastikan fakta-fakta yang berkembang di masyarakat.

“Kasus ini ya kita lagi menelusuri ya. Jadi berita itu apakah benar atau tidak benar, kita lihat. Masih sedang penelusuran,” kata Saifullah Yusuf dalam pernyataannya yang dipublikasikan melalui kanal YouTube IDN Times.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengakui bahwa kasus tersebut berkaitan erat dengan persoalan validitas data kemiskinan dan penerima bantuan sosial.

Menurutnya, masih ada kemungkinan warga yang seharusnya mendapat perlindungan sosial justru belum masuk dalam sistem pendataan pemerintah. Karena itu, pemerintah saat ini tengah melakukan konsolidasi data secara nasional bersama pemerintah daerah.

“Secara umum bahwa ini bagian dari pentingnya data,” ujarnya.

Ia menegaskan data sosial tidak boleh hanya menjadi konsumsi pemerintah pusat, melainkan harus terbuka dan dapat dipantau bersama agar proses pengawasan lebih maksimal.

“Data ini harus bisa dibaca oleh kita semua. Tidak hanya oleh pemerintah pusat tapi juga oleh pemerintah daerah dan juga oleh masyarakat luas,” lanjutnya.

Kasus Mandala sendiri sebelumnya memunculkan empati luas dari masyarakat Samarinda. Banyak pihak menilai peristiwa tersebut menjadi alarm bahwa persoalan kemiskinan dan akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan serius, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi rentan.

Hingga saat ini, pemerintah pusat disebut masih melakukan verifikasi untuk memastikan apakah keluarga Mandala telah terdaftar dalam program bantuan sosial maupun layanan jaminan kesehatan yang disediakan negara. (*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gamalis: Pensiunan PNS Masih Bisa Sumbang Pemikiran untuk Berau

    Gamalis: Pensiunan PNS Masih Bisa Sumbang Pemikiran untuk Berau

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 912
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Para pensiunan PNS di Kabupaten Berau berkumpul dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Berau yang digelar di Balai Mufakat, Sabtu, 12 Juli 2025. Agenda utamanya sederhana tapi penting: memilih ketua baru dan menyusun program kerja lima tahun ke depan. PWRI Berau mengusung misi agar para purnatugas tetap punya […]

  • Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Tiga nelayan asal Kabupaten Berau sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan antara Pulau Derawan dan Maratua. Ketiganya diketahui mengalami kerusakan mesin kapal sehingga terombang-ambing di tengah laut selama beberapa hari sebelum akhirnya berhasil kembali ke daratan dengan selamat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 18.27 Wita. […]

  • Polisi Dalami Jaringan Penjualan Tiket Ilegal Persija vs Persib

    Polisi Dalami Jaringan Penjualan Tiket Ilegal Persija vs Persib

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, menyisakan persoalan di luar lapangan. Polresta Samarinda mengungkap dugaan praktik penjualan tiket ilegal yang memicu keributan di sejumlah pintu masuk stadion. Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setyawan, menjelaskan pengusutan berawal ketika petugas mendapati kekacauan di beberapa gate saat pertandingan berlangsung. Sejumlah penonton […]

  • KPU Berau Pastikan Hak Pilih Petugas Medis di RSUD Abdul Rivai Tersalurkan

    KPU Berau Pastikan Hak Pilih Petugas Medis di RSUD Abdul Rivai Tersalurkan

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 751
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau tengah mempersiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) keliling di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai pada 27 November 2024 mendatang. Langkah ini diambil untuk mengakomodir pemilih yang merupakan tenaga medis maupun pegawai RSUD Abdul Rivai yang akan bertugas pada hari H pemilihan. Ketua KPU Berau, Budi Harianto, […]

  • TPT Berau Turun menjadi 4,40 Persen, Pemkab Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal

    TPT Berau Turun menjadi 4,40 Persen, Pemkab Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau kembali menggelar Berau Job Fair 2026 di SM Tower and Convention, Rabu, 29 Juli 2026. Wakil Bupati Berau Gamalis membuka secara resmi bursa kerja yang diikuti 26 perusahaan dari berbagai sektor tersebut. Kegiatan ini menjadi wadah bagi 2.740 pencari kerja yang terdata untuk bertemu langsung dengan perusahaan yang membuka […]

  • DPRD Berau Soroti SiLPA Rp 893 Miliar, Tuding Lemahnya Perencanaan dan Serapan Anggaran

    DPRD Berau Soroti SiLPA Rp 893 Miliar, Tuding Lemahnya Perencanaan dan Serapan Anggaran

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komisi II DPRD Kabupaten Berau menyoroti membengkaknya angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Berau Tahun Anggaran 2024 yang mencapai Rp 893 miliar. Angka ini dinilai terlalu besar dan mencerminkan lemahnya koordinasi, perencanaan, serta rendahnya serapan anggaran oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Ketua Komisi II DPRD […]

expand_less