Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Proyek BUMA Site Lati Tamat 2026, Berau Bersiap Hadapi Gelombang PHK

Proyek BUMA Site Lati Tamat 2026, Berau Bersiap Hadapi Gelombang PHK

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 218
  • print Cetak

BERAU – Satu per satu era kejayaan tambang batu bara di Berau mulai mendekati garis akhir. Setelah 22 tahun menjadi tulang punggung operasi di wilayah Berau Coal Site Lati, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) bersiap menutup proyeknya pada 2026. Ribuan pekerja diperkirakan akan ikut terseret arus penutupan ini, bersama denyut ekonomi yang selama ini hidup di sekeliling tambang.

Perusahaan jasa kontraktor pertambangan tersebut mulai beroperasi di Site Lati sejak 2004. Selama lebih dari dua dekade, BUMA menjadi salah satu pemain utama yang menggerakkan aktivitas pertambangan di kawasan itu.

Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Disnakertrans Berau, Sony Perianda, mengonfirmasi adanya rencana pengurangan tenaga kerja seiring berakhirnya masa kontrak BUMA di Site Lati.

“Sudah ada beberapa pemberitahuan secara menyurat dari PT BUMA Site Lati ke Disnakertrans Berau,” ujarnya.

Sony memaparkan, proses pengurangan pekerja diperkirakan mulai berjalan sekitar Agustus 2026, bertepatan dengan berakhirnya proyek perusahaan di lokasi tersebut. Imbasnya tidak hanya menyentuh pekerja kontrak, tetapi juga karyawan tetap yang selama ini menggantungkan hidup pada aktivitas tambang.

Meski demikian, Disnakertrans Berau menegaskan para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja masih memiliki payung perlindungan melalui program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan, sepanjang perusahaan telah memenuhi kewajiban kepesertaan.

“Syaratnya pekerja sudah didaftarkan oleh perusahaan. Itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan,” jelasnya.

Sony menjelaskan, para pekerja terdampak tidak sepenuhnya tertutup peluang untuk bangkit. Mereka bisa kembali membidik posisi di perusahaan lain, atau memilih banting setir menjadi pelaku usaha mandiri.

“Pada intinya, beberapa dari mereka pasti masih mau bekerja. Perusahaan pertambangan di Berau ini tidak hanya satu perusahaan saja,” katanya.

Menurut Sony, sektor pertambangan di Berau masih menyimpan ruang penyerapan tenaga kerja. Namun, kesempatan itu tetap bergantung pada kebutuhan masing-masing perusahaan dan mekanisme rekrutmen yang mereka jalankan.

Di luar persoalan hubungan industrial, rencana penutupan proyek BUMA Site Lati juga memantik kekhawatiran lebih luas: nasib ekonomi lokal yang selama ini bergantung pada denyut tambang. Selama puluhan tahun, keberadaan BUMA ikut memutar roda usaha warga, dari jasa transportasi, rumah kontrakan, warung makan, hingga beragam usaha kecil di sekitar kawasan tambang.

Jika aktivitas operasional benar-benar berhenti pada 2026, perputaran uang di wilayah penyangga tambang dikhawatirkan melambat. Banyak pihak berharap proses pengakhiran proyek dilakukan secara bertahap dan terukur, agar tidak memicu gejolak sosial maupun lonjakan pengangguran di Kabupaten Berau.

Di tengah kecemasan itu, muncul harapan baru pada perusahaan-perusahaan tambang batu bara lain yang masih aktif di sejumlah kecamatan, terutama yang jauh dari pusat kota. Pekerja eks BUMA Site Lati dinilai memiliki jam terbang tinggi dan keterampilan yang teruji di sektor pertambangan, sehingga diharapkan tetap bisa terserap kembali di dunia kerja dan terus berkontribusi bagi industri serta perekonomian daerah. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetak Sawah Berau Diperluas, Produksi Pangan Digenjot

    Cetak Sawah Berau Diperluas, Produksi Pangan Digenjot

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar tanam padi serentak di lokasi cetak sawah rakyat (CSR) di Kampung Labanan Jaya, Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan serempak di berbagai daerah di Indonesia. Wakil Bupati Berau, Gamalis, hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan tersebut juga diikuti […]

  • Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

    Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 712
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Deretan lampu di kawasan wisata kuliner Tepian Teratai, Kabupaten Berau, tak hanya memantulkan gemerlap malam. Di sela hiruk-pikuk pengunjung, anak-anak di bawah umur terlihat menawarkan dagangan dari meja ke meja. Fenomena yang kian marak ini memantik keprihatinan: ketika malam semestinya menjadi waktu belajar dan beristirahat, sebagian anak justru bekerja hingga larut. Wardi, […]

  • SDN 001 Pulau Derawan Terancam Tutup, Ahli Waris Desak Pembebasan Lahan

    SDN 001 Pulau Derawan Terancam Tutup, Ahli Waris Desak Pembebasan Lahan

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    PULAU DERAWAN- Pemerintah Kampung Derawan kini tengah mengupayakan legalitas atas lahan yang digunakan untuk mendirikan bangunan SDN 001 Pulau Derawan. Pasalnya, hingga kini lahan seluas 60×50 meter persegi itu masih menjadi hak kepemilikan atas nama salah seorang warga setempat. “Selama ini hanya pinjam pakai,” ungkap Kepala Kampung Derawan, Indra Mahardika, saat dijumpai pada Minggu (7/7/2024). […]

  • IPKL GOR Pemuda Tanjung Redeb Deklarasi Damai Pasca Pilkada 2024

    IPKL GOR Pemuda Tanjung Redeb Deklarasi Damai Pasca Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ikatan Pedagang Kaki Lima (IPKL) Berau, khususnya yang tergabung dalam IPKL Lapangan Pemuda Tanjung Redeb, menggelar deklarasi damai pasca Pilkada 2024. Deklarasi ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-10 IPKL, yang berlangsung pada Jumat (20/12/2024) malam. Deklarasi tersebut menyerukan masyarakat untuk mempererat silaturahmi, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, […]

  • Rencana Penahan Abrasi Pulau Derawan Belum Terealisasi Sejak Disusun pada 2024

    Rencana Penahan Abrasi Pulau Derawan Belum Terealisasi Sejak Disusun pada 2024

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    BERAU – Ancaman abrasi di Pulau Derawan, Kabupaten Berau, kembali menjadi perhatian. Pengikisan garis pantai yang terus terjadi disebut berpotensi mengurangi luas daratan pulau yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur tersebut. Pelaku usaha sekaligus perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Derawan, Renaldi Juliantara, mengatakan abrasi yang terjadi di Pulau Derawan telah […]

  • Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

    Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan seluruh desa dan kelurahan telah memiliki Koperasi Merah Putih (KMP). Sebanyak 99 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 10 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) kini resmi terbentuk. Dua kampung, Batu Rajang dan Siduung Indah, sepakat bergabung dalam satu wadah. “Dengan demikian, 100 persen kampung dan kelurahan di Berau […]

expand_less