Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
  • visibility 1.424
  • print Cetak

Beraunews.id, Maratua — Pulau Maratua, surga tersembunyi di Kalimantan Timur, terancam abrasi yang kian mengganas. Bibir pantai di Kampung Teluk Harapan kini telah terkikis sejauh 1 kilometer, menelan daratan seluas 30 meter.

Abrasi ini bukan hanya merenggut keindahan pulau, tetapi juga mengancam sumber air bersih bagi masyarakat. Kampung Teluk Harapan selama ini menjadi tumpuan bagi warga sekitar untuk mendapatkan air tawar.

“Kalau abrasi terus-menerus, ke mana kami akan mengambil air bersih?” keluh Imarsyah, Ketua RT 12 Kampung Teluk Harapan, kepada Beraunews.id. “Masyarakat yang mampu mungkin bisa membeli air, tapi bagaimana dengan yang tidak mampu?”

Imarsyah mengungkapkan kekhawatirannya yang telah berlarut-larut sejak tahun 1970-an. Abrasi di pulau ini terus terjadi, mengikis daratan beberapa sentimeter hingga 1 meter setiap tahunnya.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menahan laju abrasi, termasuk usulan pembangunan penahan gelombang dengan anggaran Rp 40 miliar. Namun, hingga kini, usulan tersebut belum terealisasi.

Di tengah kekhawatiran ini, secercah harapan muncul dari rencana pembangunan embung air baku di Pulau Maratua. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menjanjikan pembangunan embung ini akan dimulai pada Juli 2024 dengan anggaran Rp 14 miliar.

Embung yang akan dibangun di Kampung Payung-Payung ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi empat kampung di Pulau Maratua, sekaligus menjadi fasilitas bagi wisatawan.

“Air bersih menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat, apalagi di Maratua yang merupakan destinasi wisata unggulan,” jelas Sri Juniarsih. “Embung ini diharapkan dapat membantu dan membuat wisatawan semakin nyaman.”

Embung ini akan mengandalkan air hujan dan air tanah, dengan bentuk yang beragam, seperti bunker, bak terbuka, atau reservoir.

Pembangunan embung ini juga diproyeksikan sebagai antisipasi lonjakan wisatawan di Maratua setelah pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Ketersediaan air bersih yang lancar menjadi kunci kelancaran pariwisata di pulau ini.

Namun, embung ini hanyalah solusi jangka pendek. Upaya jangka panjang untuk mengatasi abrasi di Pulau Maratua masih diperlukan, seperti penanaman pohon bakau dan pembangunan pemecah gelombang.

Masa depan Pulau Maratua kini berada di persimpangan jalan. Akankah abrasi terus merenggut keindahannya, atau akankah upaya pelestarian berhasil menyelamatkannya?. (yf/marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Soroti Anak Berjualan di Jalan, Tekankan Pentingnya Pengawasan Orang Tua

    DPRD Berau Soroti Anak Berjualan di Jalan, Tekankan Pentingnya Pengawasan Orang Tua

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau menjadi perhatian Wakil Ketua II DPRD Berau, H. Sumadi, SE. Ia menilai aktivitas tersebut tidak menjadi persoalan selama anak tetap berada dalam pengawasan orang tua atau wali, Senin (09/03/2026). Menurut Sumadi, sebagian anak yang berjualan diketahui masih berstatus pelajar. Jika kegiatan tersebut bertujuan […]

  • Buka Wawasan Usaha, KPMKB Makassar Latih Pelajar Berau Kenal Dunia UMKM

    Buka Wawasan Usaha, KPMKB Makassar Latih Pelajar Berau Kenal Dunia UMKM

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dorongan untuk membangun mental wirausaha sejak dini kembali digaungkan, kali ini oleh Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Berau (KPMKB) Cabang Makassar. Melalui kegiatan pembinaan dan edukasi kewirausahaan, para pelajar SMA dan mahasiswa asal Berau yang sedang menempuh pendidikan di Makassar diajak membuka mata terhadap dunia usaha. Kegiatan ini menggandeng Kepala Bidang Koperasi dan […]

  • Retak di Parkiran hingga Panas Ruang Tunggu, Ini Langkah PUPR Berau Benahi RSUD Baru

    Retak di Parkiran hingga Panas Ruang Tunggu, Ini Langkah PUPR Berau Benahi RSUD Baru

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pembangunan rumah sakit umum daerah baru di Tanjung Redeb memasuki babak akhir. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Berau kini berkutat pada deretan penyempurnaan, memastikan seluruh sudut bangunan aman dan siap menampung layanan kesehatan bagi warga. Kepala Bidang P3BJK PUPR Berau, Anang Wahananto, menjelaskan bahwa tim teknis tengah melakukan evaluasi […]

  • Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.850
    • 0Komentar

    MARATUA — Upaya penyediaan akses air bersih melalui pembangunan embung berbasis program Corporate Social Responsibility (CSR) di Pulau Maratua rupanya belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat sepenuhnya. ‎Di Kampung Teluk Alulu dan Bohe Silian, warga masih harus mengandalkan air hujan sebagai sumber konsumsi utama dalam kehidupan sehari-hari. ‎Camat Maratua, Ariyanto, mengatakan bahwa fasilitas embung yang dibangun […]

  • Hendratno Apresiasi Transparansi Kejari Berau dalam Pemusnahan Barang Bukti Kriminal

    Hendratno Apresiasi Transparansi Kejari Berau dalam Pemusnahan Barang Bukti Kriminal

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 936
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pada Selasa (2/10/2024), pukul 09.30 WITA, Kejaksaan Negeri Berau melaksanakan pemusnahan barang bukti dari sejumlah perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan tersebut digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Berau, dan mencakup barang bukti dari periode Juni 2024 hingga September 2024. Puluhan barang bukti hasil kejahatan yang telah […]

  • UMB dan Kelurahan Karang Ambon Sabet Juara I Berau Pengarusutamaan Gender Award 2025

    UMB dan Kelurahan Karang Ambon Sabet Juara I Berau Pengarusutamaan Gender Award 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 987
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) mengumumkan para pemenang Berau Pengarusutamaan Gender (PUG) Award 2025. Kamis, (16/10). Tahun ini, Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) dan Kelurahan Karang Ambon berhasil meraih Juara I pada masing-masing kategori. Ajang PUG Award diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada lembaga […]

expand_less