Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
  • visibility 1.445
  • print Cetak

Beraunews.id, Maratua — Pulau Maratua, surga tersembunyi di Kalimantan Timur, terancam abrasi yang kian mengganas. Bibir pantai di Kampung Teluk Harapan kini telah terkikis sejauh 1 kilometer, menelan daratan seluas 30 meter.

Abrasi ini bukan hanya merenggut keindahan pulau, tetapi juga mengancam sumber air bersih bagi masyarakat. Kampung Teluk Harapan selama ini menjadi tumpuan bagi warga sekitar untuk mendapatkan air tawar.

“Kalau abrasi terus-menerus, ke mana kami akan mengambil air bersih?” keluh Imarsyah, Ketua RT 12 Kampung Teluk Harapan, kepada Beraunews.id. “Masyarakat yang mampu mungkin bisa membeli air, tapi bagaimana dengan yang tidak mampu?”

Imarsyah mengungkapkan kekhawatirannya yang telah berlarut-larut sejak tahun 1970-an. Abrasi di pulau ini terus terjadi, mengikis daratan beberapa sentimeter hingga 1 meter setiap tahunnya.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menahan laju abrasi, termasuk usulan pembangunan penahan gelombang dengan anggaran Rp 40 miliar. Namun, hingga kini, usulan tersebut belum terealisasi.

Di tengah kekhawatiran ini, secercah harapan muncul dari rencana pembangunan embung air baku di Pulau Maratua. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menjanjikan pembangunan embung ini akan dimulai pada Juli 2024 dengan anggaran Rp 14 miliar.

Embung yang akan dibangun di Kampung Payung-Payung ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi empat kampung di Pulau Maratua, sekaligus menjadi fasilitas bagi wisatawan.

“Air bersih menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat, apalagi di Maratua yang merupakan destinasi wisata unggulan,” jelas Sri Juniarsih. “Embung ini diharapkan dapat membantu dan membuat wisatawan semakin nyaman.”

Embung ini akan mengandalkan air hujan dan air tanah, dengan bentuk yang beragam, seperti bunker, bak terbuka, atau reservoir.

Pembangunan embung ini juga diproyeksikan sebagai antisipasi lonjakan wisatawan di Maratua setelah pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Ketersediaan air bersih yang lancar menjadi kunci kelancaran pariwisata di pulau ini.

Namun, embung ini hanyalah solusi jangka pendek. Upaya jangka panjang untuk mengatasi abrasi di Pulau Maratua masih diperlukan, seperti penanaman pohon bakau dan pembangunan pemecah gelombang.

Masa depan Pulau Maratua kini berada di persimpangan jalan. Akankah abrasi terus merenggut keindahannya, atau akankah upaya pelestarian berhasil menyelamatkannya?. (yf/marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikan Mati di Sungai Segah, Dinas Perikanan Berau Duga Air Terkontaminasi Amoniak

    Ikan Mati di Sungai Segah, Dinas Perikanan Berau Duga Air Terkontaminasi Amoniak

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menduga pencemaran amoniak menjadi salah satu kemungkinan penyebab kematian ikan secara mendadak di Sungai Segah. Dugaan itu muncul setelah tim melakukan pemeriksaan awal dan mengambil sampel air di sejumlah titik. Kepala Dinas Perikanan Berau Abdul Majid mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai kematian ikan tersebut dan langsung menurunkan […]

  • Cuma 7 Petugas, Dishub Berau Kewalahan Tertibkan Parkir Kota

    Cuma 7 Petugas, Dishub Berau Kewalahan Tertibkan Parkir Kota

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Perhubungan Kabupaten Berau menyatakan penataan parkir di wilayah perkotaan belum berjalan optimal. Keterbatasan jumlah personel lapangan menjadi kendala utama dalam pengawasan dan pengelolaan parkir. Kepala Bidang Parkir Dishub Berau, Mahmuddin, mengatakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran saat ini hanya didukung tujuh personel untuk mengawasi seluruh wilayah Kabupaten Berau. Dengan jumlah tersebut, petugas […]

  • Berau Dilanda Kekeringan dan Karhutla, Bupati Sri Juniarsih Ajak Warga Introspeksi dan Perbanyak Doa

    Berau Dilanda Kekeringan dan Karhutla, Bupati Sri Juniarsih Ajak Warga Introspeksi dan Perbanyak Doa

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Berau — Pemerintah Kabupaten Berau bersama jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga menggelar Sholat Istisqa serta istighosah untuk memohon turunnya hujan di tengah cuaca panas dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Gamalis, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto, Kepala Kejaksaan Negeri Berau Reopan […]

  • Dinamika Pilkada di MK: Tujuh Perkara Lanjut ke Tahap Pembuktian

    Dinamika Pilkada di MK: Tujuh Perkara Lanjut ke Tahap Pembuktian

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 890
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menjadi panggung bagi sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang belum menemui titik akhir. Rabu (5/2/2025) siang, ruang sidang konstitusi dipenuhi para pemohon, kuasa hukum, serta pihak terkait yang menanti putusan. Dari 55 perkara yang dipanggil dalam sesi tersebut, 48 telah diputuskan atau ditetapkan oleh MK. Namun, masih ada tujuh […]

  • ‎Perkuat Pertanian Berau: Tambah Penyuluh, Dongkrak Produktivitas Petani

    ‎Perkuat Pertanian Berau: Tambah Penyuluh, Dongkrak Produktivitas Petani

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.842
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Upaya memajukan sektor pertanian di Kabupaten Berau kembali mendapat sorotan. Minimnya jumlah tenaga penyuluh pertanian dianggap menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian lokal. ‎Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu potensi unggulan daerah yang harus ditopang dengan dukungan sumber daya manusia […]

  • Listrik Merata, Harapan Baru untuk Perekonomian dan Pendidikan Berau

    Listrik Merata, Harapan Baru untuk Perekonomian dan Pendidikan Berau

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 676
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Hingga kini, sejumlah wilayah di Kabupaten Berau masih belum menikmati aliran listrik. Kondisi ini mendapat sorotan dari DPRD Berau, yang mendesak pemerintah untuk segera mencari solusi agar cakupan listrik bisa merata. Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman, menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. “Banyak hal […]

expand_less