Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
  • visibility 672
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Oktavia, salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029 dari Partai Nasdem, merupakan anggota DPRD termuda di Kabupaten Berau. Perempuan berparas manis yang akrab disapa Okta ini lahir di Berau, pada 9 Oktober 1996 atau berusia 28 tahun saat dilantik menjadi wakil rakyat.

Saat ditemui usai pelantikan anggota DPRD Berau, pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Berau, Sabtu (19/8/2024), istri dari Muhammad Cikal Pribadi, itu mengatakan akan berupaya semaksimal mungkin mengawal aspirasi masyarakat selama masa jabatannya.

Putri dari pasangan Samaruddin dan Farida, ini juga menyebut akan membangun komunikasi lebih intens dengan masyarakat, khususnya kaum muda yang dinilainya sangat berpotensi untuk mengawal pembangunan Kabupaten Berau ke arah yang lebih baik.

“Untuk program saya memang belum ada, sambil berjalan saja. Tapi yang pasti saya akan mengupayakan diri menjalankan tugas dan fungsi saya sebagai wakil rakyat dengan baik sampai purna tugas nanti,” ungkapnya kepada awak media.

Okta juga mengungkapkan selama proses kampanye yang dilakukannya di daerah pemilihan (dapil) 1 Tanjung Redeb, banyak keluhan-keluhan dari anak muda yang ia catat dan rangkum untuk menjadi dasar awal ia bekerja sebagai wakil rakyat. Diantaranya, membangun komunikasi lebih intens dengan kaum muda sebagai pondasi pembangunan daerah.

“Jadi, waktu saya kampanye memang dari anak muda banyak sekali yang mengeluh tidak bisa berkomunikasi secara langsung dengan anggota DPRD . Untuk itu, ketika saya sudah dilantik, yang paling awal akan saya lakukan adalah membangun komunikasi itu. Baik melalui forum diskusi, menghadiri acara-acara anak muda atau menggelar forum komunikasi lain yang tentunya bertujuan untuk menampung aspirasi rakyat,” tegasnya.

Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah (STIEM) ini pun berharap di awal masa jabatannya saat ini dapat berjalan lancar dan mampu menjadi wakil rakyat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Berau. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.228
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mulai menggerakan Konsep Blue Economy Project untung mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan khususnya di wilayah pesisir dan Kepulauan. Dalam menjalankan program ini bukan hanya melibatkan pariwisata, tetapi pengelolaan sumber daya alam dan penguatan ekonomi masyarakat juga sangat penting. ‎Pengembangan ekonomi biru merupakan bagian penting untuk pembangunan daerah lima tahun ke depan. […]

  • Kampanye di Teluk Harapan: Madri Pani Tanggapi Keluhan Warga Maratua

    Kampanye di Teluk Harapan: Madri Pani Tanggapi Keluhan Warga Maratua

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Maratua – Paslon nomor urut 1, Madri Pani-Agus Wahyudi, menggelar kampanye di Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Rabu (16/10) sekira pukul 16.00 Wita. Ratusan masyarakat memadati kampanye yang dihadiri calon bupati Berau tersebut. Persoalan jaringan internet menjadi keluhan utama bagi warga empat kampung yang ada di Maratua. “Ini yang masih menjadi PR. Tapi saya ke […]

  • Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada Kamis dini hari (24/7/2025), pukul 03.50 WIB. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat, tepatnya 8 kilometer tenggara Pohuwato. Guncangan yang terjadi dirasakan cukup kuat dan berlangsung selama beberapa detik. Warga yang […]

  • Fitrial Noor Kembali Pimpin Percasi Berau Lewat Aklamasi di Muskab VI

    Fitrial Noor Kembali Pimpin Percasi Berau Lewat Aklamasi di Muskab VI

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    BERAU – Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Berau resmi digelar di Gedung Bapelitbang Berau pada Kamis, 1 Februari 2025. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Percasi Kalimantan Timur, KONI Berau, serta 10 klub catur yang terdaftar sebagai anggota resmi. Muskab dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Berau, Amir, […]

  • Sri Juniarsih Genjot Transformasi Digital Berau, Diskominfo Bentuk KIM hingga Tingkat Kampung

    Sri Juniarsih Genjot Transformasi Digital Berau, Diskominfo Bentuk KIM hingga Tingkat Kampung

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Komitmen tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menempatkan digitalisasi sebagai salah satu fokus utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Berau Tahun 2027 di Ruang Pertemuan RPJPD […]

  • Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Petani kelapa sawit di Kabupaten Berau tidak termasuk dalam daftar penerima pupuk bersubsidi. Hal itu berlaku sejak Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Tahun 2022 diterapkan, yaitu pemerintah hanya memberikan subsidi pupuk untuk sembilan komoditas. Dari yang sebelumnya mencakup 70 komoditas, kini hanya tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, serta beberapa komoditas hortikultura dan […]

expand_less