Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemenag Berau Tunggu Instruksi Pusat Soal Program Nikah Massal Nasional

Kemenag Berau Tunggu Instruksi Pusat Soal Program Nikah Massal Nasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
  • visibility 825
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Rencana Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menggelar program nikah massal secara nasional tengah menyita perhatian publik. Program ini dirancang setelah kegiatan serupa sebelumnya mencatat antusiasme tinggi, dengan seratus pasangan mengikuti prosesi pernikahan bersama.

Yang membuat program ini mencuri perhatian, seluruh biaya pernikahan akan ditanggung pemerintah. Mulai dari administrasi, rias pengantin, mas kawin, hingga akomodasi hotel bagi pasangan yang menikah.

Namun di tingkat daerah, pelaksanaan program itu masih menunggu kejelasan. Kepala Kemenag Kabupaten Berau, Kabul Budiono, menegaskan pihaknya hingga kini belum menerima instruksi resmi dari pemerintah pusat.

“Sampai hari ini kami belum menerima surat resmi terkait hal tersebut. Jika nanti sudah ada dan mendapat arahan secara pasti, akan kami sampaikan,” kata Kabul.

Meski belum ada kepastian administratif, Kabul menyebut Kemenag Berau siap menggelar program tersebut apabila direalisasikan di tingkat kabupaten dan kota. “Tentu kami akan mempersiapkan dan melaksanakan sesuai edaran, jika benar diwujudkan sampai daerah. Namun sejauh ini kami belum mendapatkan arahan apapun, baik melalui Zoom maupun surat resmi. Jadi kita tunggu saja. Mudah-mudahan pada saatnya nanti akan berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

Kabul menambahkan, mekanisme teknis pelaksanaan nikah massal masih menjadi tanda tanya. Sebab, kegiatan itu diperkirakan akan melibatkan banyak pihak, mulai dari aparat desa hingga instansi teknis di daerah. “Secara teknis kami masih menunggu arahan. Karena pastinya akan banyak pihak yang terlibat, jadi kami belum bisa banyak berkomentar,” ucapnya.

Program nikah massal nasional ini disebut menjadi bagian dari strategi pemerintah meringankan beban masyarakat, sekaligus memperkuat kesadaran hukum dalam pernikahan melalui pencatatan resmi negara.(*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas Pengangkutan Batu Bara di Poros Labanan Jadi Sorotan Warga

    Aktivitas Pengangkutan Batu Bara di Poros Labanan Jadi Sorotan Warga

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 929
    • 0Komentar

    Teluk Bayur — Keberadaan hauling batu bara di jalan umum atau jalan negara seperti sulit ditindak. Padahal, Provinsi Kalimantan Timur ada perda yang melarang itu. Sejak 2012 diundangkan, namun hingga sekarang tidak efektif. Aturan seperti tidak berjalan. SEBUAH truk kuning melintas melintas bebas dari arah Kilometer 16 Poros Teluk Bayur-Labanan menuju salah satu jetty di […]

  • Turap Indah dan Jalan Mulus di Gunung Tabur: Warga Apresiasi Komitmen Pemimpin Berau

    Turap Indah dan Jalan Mulus di Gunung Tabur: Warga Apresiasi Komitmen Pemimpin Berau

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di bawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis, pembangunan di Kabupaten Berau terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, khususnya di Kecamatan Gunung Tabur. Salah satu bukti nyata dari kesuksesan pembangunan ini adalah realisasi proyek-proyek besar yang kini tengah dijalankan di berbagai sektor. Keberhasilan pembangunan ini menunjukkan adanya pemerataan yang memberikan […]

  • Tingkatkan Nilai Jual Komoditas : Dorong Hilirisasi Jagung Talisayan

    Tingkatkan Nilai Jual Komoditas : Dorong Hilirisasi Jagung Talisayan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Potensi jagung yang melimpah di Kecamatan Talisayan kini mulai diarahkan untuk memiliki nilai jual yang lebih tinggi melalui program hilirisasi komoditas. Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) berupaya mengubah pola jual jagung dari sekadar produk mentah menjadi produk olahan bernilai ekonomi. Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menjelaskan bahwa […]

  • Pasangan Madri Pani-Agus Wahyudi Paparkan Program di Kampanye Teluk Bayur

    Pasangan Madri Pani-Agus Wahyudi Paparkan Program di Kampanye Teluk Bayur

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Teluk Bayur- Antusiasme masyarakat Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur tidak surut meskipun diguyur hujan. Ribuan masyarakat tetap hadir melihat sosok calon pemimpin Berau, Madri Pani-Agus Wahyudi. Paslon nomor urut 1 tersebut menggelar kampanye di Kelurahan Rinding sekira pukul 14.00 Wita Minggu (13/10/2024). Ada 24 program yang dipaparkan oleh kedua paslon yang disambut tepuk tangan warga. […]

  • 123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

    123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 461
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Upaya pemerataan listrik di Kalimantan Utara kembali diuji oleh kerasnya kondisi geografis. Hingga awal 2026, sebanyak 123 desa di provinsi termuda Indonesia ini masih belum menikmati aliran listrik, sebagian besar berada di wilayah terpencil dan terisolasi. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kini memulai langkah konkret dengan melakukan survei lapangan ke […]

  • Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 758
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang. Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit […]

expand_less