Bupati Berau Tegaskan Rumah Sakit 24 Jam Harus Layani Pasien Secara Maksimal
- account_circle redaksi Beraunews
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- visibility 109
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan seluruh rumah sakit di Kabupaten Berau yang telah ditetapkan beroperasi selama 24 jam wajib memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat. Penegasan tersebut disampaikannya pada Kamis (08/01), menyusul masih adanya keluhan terkait pelayanan rumah sakit yang dinilai belum optimal.
“Saya tidak mau lagi mendengar ada rumah sakit yang statusnya 24 jam, tetapi pelayanannya tidak maksimal. Ini menyangkut hak dasar masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” tegas Sri Juniarsih.
Menurutnya, pelayanan maksimal tidak hanya diukur dari jam operasional, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan obat-obatan, serta kelengkapan alat kesehatan (alkes). Ia meminta manajemen rumah sakit memastikan tenaga medis, termasuk dokter dan perawat, selalu siaga sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Selain aspek teknis pelayanan, Bupati juga menaruh perhatian besar pada etika dan sikap tenaga kesehatan dalam melayani pasien. Ia menekankan pentingnya keramahan, empati, serta komunikasi yang baik sebagai bagian dari kualitas layanan kesehatan.
“Pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi tidak nyaman. Karena itu, sikap dan etika tenaga kesehatan sangat menentukan rasa aman dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Sri Juniarsih juga mendorong pihak rumah sakit untuk melengkapi fasilitas pendukung, termasuk penyediaan ruang terbuka hijau di lingkungan rumah sakit. Menurutnya, keberadaan ruang terbuka yang nyaman dapat membantu proses pemulihan pasien sekaligus memberikan suasana yang lebih humanis bagi pengunjung dan tenaga medis.
Untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh, ia meminta adanya pendampingan dari pemerintah provinsi serta keterlibatan tenaga ahli. Pendampingan tersebut dinilai penting, baik dalam penguatan manajemen rumah sakit, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, maupun pemenuhan standar layanan.
“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh sinergi dengan pemerintah provinsi dan tenaga profesional agar pelayanan kesehatan di Berau benar-benar meningkat dan merata,” tambahnya.
Bupati berharap seluruh jajaran terkait segera menindaklanjuti arahan tersebut agar pelayanan rumah sakit di Kabupaten Berau dapat berjalan sesuai harapan masyarakat dan mendukung peningkatan derajat kesehatan secara berkelanjutan.
- Penulis: redaksi Beraunews


Saat ini belum ada komentar