DPRD Soroti Kebersihan Kota di Tengah Ambisi Berau Jadi Destinasi Wisata
- account_circle redaksi Beraunews
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB- Keinginan Kabupaten Berau untuk berkembang sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Kalimantan Timur dinilai perlu dibarengi dengan keseriusan menjaga kebersihan lingkungan.
Tanpa pengelolaan kebersihan yang baik, potensi wisata yang dimiliki daerah itu dikhawatirkan tidak mampu memberikan kesan positif bagi para pelancong.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, mengatakan bahwa kondisi lingkungan sering kali menjadi tolok ukur awal yang membentuk penilaian wisatawan terhadap suatu daerah.
Ia menilai promosi sektor pariwisata tidak cukup hanya menampilkan keindahan alam. Penataan kawasan kota dan kebersihan di titik-titik strategis juga harus mendapat perhatian serius, terutama di jalur yang kerap dilalui wisatawan.
“Wisatawan biasanya langsung menilai sebuah daerah dari kondisi lingkungannya. Kalau kota terlihat bersih dan tertata, kesan yang muncul tentu lebih baik,” kata Suriansyah.
Menurut dia, Berau memiliki berbagai potensi wisata yang menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari kawasan bahari hingga lanskap alam yang eksotis. Namun potensi tersebut bisa kehilangan nilai jual apabila akses menuju destinasi maupun area perkotaan tidak terkelola dengan baik.
Karena itu, ia menekankan pentingnya perhatian terhadap kebersihan di sejumlah lokasi penting, seperti bandara, jalan utama, ruang publik, hingga kawasan wisata yang menjadi tujuan kunjungan.
Penataan yang baik di area-area tersebut, lanjutnya, akan memperkuat citra Berau sebagai daerah yang siap menerima kunjungan wisatawan.
“Lingkungan yang rapi dan bersih bukan hanya memperindah kota, tetapi juga membuat orang yang datang merasa lebih nyaman selama berada di sini,” ujarnya.
Selain berdampak pada kenyamanan pengunjung, kebersihan lingkungan juga mencerminkan tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ruang hidup bersama.
Suriansyah mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan tidak hanya berada di tangan pemerintah daerah. Keterlibatan masyarakat juga dinilai sangat penting agar upaya tersebut berjalan efektif.
“Perlu ada kesadaran bersama. Pemerintah memang punya peran, tetapi masyarakat juga harus ikut menjaga lingkungan, terutama di ruang publik dan kawasan wisata,” tuturnya.
Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pengelolaan kebersihan melalui berbagai langkah, seperti penyediaan tempat sampah yang memadai, peningkatan sistem pengangkutan sampah, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.
Penanganan titik-titik yang selama ini kerap menjadi lokasi penumpukan sampah juga dinilai perlu dilakukan secara konsisten agar tidak mengganggu estetika kota.
“Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, kita optimistis citra Berau sebagai daerah tujuan wisata dapat semakin kuat sekaligus mendorong perkembangan daerah ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.
- Penulis: redaksi Beraunews


Saat ini belum ada komentar