Hadapi Tantangan Anggaran, Bupati Berau Tekankan Kolaborasi dan Kinerja Tepat Sasaran di RKPD 2027
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tanjung Redeb — Bupati Berau Sri Juniarsih menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Berau Tahun 2027, Selasa, 7 April 2026.
Dalam forum tersebut, Sri menyatakan berbagai masukan dari peserta Musrenbang menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi yang penuh tantangan.
“Di tengah situasi saat ini, diperlukan koordinasi dan sinergi yang kuat antara OPD, pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh sektor,” ujarnya.
Ia menilai keterbatasan anggaran harus diimbangi dengan perencanaan yang tepat sasaran. Karena itu, seluruh kepala OPD diminta bekerja cermat agar program yang dijalankan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Sri juga menegaskan pelayanan publik menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan. Aparatur pemerintah, menurut dia, memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Pelayanan tidak bisa diabaikan. Kita sudah berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan kemampuan terbaik,” kata dia.
Sejumlah masukan dalam forum, termasuk dari mantan kepala daerah, diminta menjadi bahan evaluasi bagi OPD terkait. Salah satu yang disorot adalah pengelolaan pasar yang dinilai perlu pembenahan.
Pemerintah Kabupaten Berau, kata Sri, telah menunjuk kepala pasar baru dan mendorong perubahan sistem pengelolaan guna meningkatkan pendapatan daerah tanpa memberatkan pedagang.
Di sektor infrastruktur, ia juga menyoroti pemanfaatan stadion mini yang telah dibangun dengan anggaran sekitar Rp5,5 miliar agar dapat digunakan secara optimal.
Sementara itu, pembangunan rumah sakit baru di Berau direncanakan mulai tahap awal pada Mei mendatang dengan layanan rawat jalan. Pengembangannya akan terus dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Selain itu, pemerintah daerah mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi berbasis potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan.
Sri menegaskan seluruh kebijakan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku serta terbuka terhadap kritik dan masukan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus saling mendukung demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Musrenbang RKPD ini diharapkan menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Berau ke depan. (tnr)
- Penulis: admin
