Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jelang Ramadan, Bulog Berau Jamin Harga Beras Stabil

Jelang Ramadan, Bulog Berau Jamin Harga Beras Stabil

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
  • visibility 1.047
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Di tengah kesibukan masyarakat Berau mempersiapkan Ramadan dan Lebaran 2025, satu hal yang bisa membuat mereka bernapas lega adalah jaminan pasokan pangan yang mencukupi. Dengan stok beras di gudang Perum Bulog Berau yang mencapai 1.100 ton, kebutuhan pangan warga dipastikan aman hingga usai perayaan Idulfitri.

Gudang yang berkapasitas 2.000 ton ini menjadi pusat aktivitas pengelolaan beras dan sejumlah komoditas penting lainnya. Lucky Ali Akbar, Kepala Perum Bulog Berau, dengan penuh keyakinan memastikan bahwa distribusi telah diatur sedemikian rupa agar masyarakat tak perlu khawatir soal kebutuhan pokok.

“Dengan stok sebesar ini, kami dapat memenuhi kebutuhan hingga 3–4 bulan ke depan. Ramadan dan Idulfitri yang biasanya menjadi periode konsumsi tinggi, sudah kami antisipasi,” ujar Lucky.

Tak hanya beras, gudang Bulog juga dipenuhi oleh komoditas strategis lain, seperti minyak goreng, gula, dan daging. Semua disiapkan untuk menjaga kestabilan harga di pasaran, yang kerap menjadi tantangan saat permintaan melonjak.

Keberhasilan menjaga pasokan pangan ini tak lepas dari pengaturan distribusi yang matang. Bulog Berau mengatur pengiriman beras secara bertahap, dengan setiap pengiriman membawa sekitar 300 ton. Total kuota pengiriman berkisar antara 800 hingga 1.000 ton, memastikan stok selalu tersedia di gudang tanpa risiko kekosongan.

“Kami harus cermat dalam mengatur waktu pengiriman. Meskipun kapasitas gudang terbatas, kami pastikan distribusi ke masyarakat tetap berjalan lancar tanpa hambatan,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga, Bulog juga telah mendistribusikan 150 ton beras melalui program Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan (SPHP) sejak awal Januari 2025. Langkah ini dinilai efektif untuk menahan gejolak harga yang biasa terjadi di pasar menjelang hari besar.

Stok yang melimpah dan distribusi yang lancar tak hanya soal ketersediaan, tetapi juga soal harga yang terjangkau. Lucky menyampaikan bahwa fokus utama Bulog adalah memastikan beras sampai ke masyarakat tanpa membebani kantong mereka.

“Kami optimistis kebutuhan masyarakat akan terpenuhi dengan baik. Prioritas kami adalah menyediakan pangan dengan harga stabil dan terjangkau,” tutupnya.

Dengan segala persiapan ini, Bulog Berau tak hanya menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat, tetapi juga menjadi garda depan dalam menjaga stabilitas pangan di Berau. Ramadan dan Idulfitri mungkin membawa kesibukan, tetapi satu hal yang pasti, kebutuhan pokok tetap tersedia dan terjangkau. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Singgah untuk Warga Kampung Perlu Diperbanyak

    Rumah Singgah untuk Warga Kampung Perlu Diperbanyak

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Masih banyaknya keluhan masyarakat saat melakukan pengurusan kependudukan atau berobat, yang harus ke kota kabupaten maka diperlukan tempat singgah sementara. “Rumah singgah bagi warga kampung kalau bisa diperbanyak dalam kota, karena ini juga bisa meringankan atau menekan biaya pengeluaran. Mereka datang ke kota itu bukan sedikit uang yang harus dikeluarkan, apalagi kalau harus […]

  • Dihantam Arus Surut, Kapal Batubara Kandas di Perairan Sukan

    Dihantam Arus Surut, Kapal Batubara Kandas di Perairan Sukan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.616
    • 0Komentar

    Berau – Sebuah kapal pengangkut batubara, TB Prima Star 15 dan tongkang Prima Sakti 32, mengalami insiden kandas di Perairan Sukan, wilayah kerja KUPP Kelas II Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Sabtu (25/10) siang. ‎Meski sempat mengalami kebocoran di bagian lambung, insiden tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun gangguan terhadap arus pelayaran di sekitar. […]

  • Hilang Sejak Cari Gaharu di Hutan Berau, Dua Petani Akhirnya Ditemukan Lemas di Seberang Sungai Inaran

    Hilang Sejak Cari Gaharu di Hutan Berau, Dua Petani Akhirnya Ditemukan Lemas di Seberang Sungai Inaran

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    BERAU – Dua orang petani asal Kampung Labanan Makmur dilaporkan hilang secara misterius di Hutan Meraang, kawasan STA 19 Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur. Kedua pria bernama Paharudin (57) dan Sawaludin (44) tersebut kehilangan arah dan tersesat saat hendak melangkah kembali menuju pondok peristirahatan mereka usai berburu kayu gaharu, Rabu (27/5/2026) siang. Kedua korban […]

  • Menata Masa Depan Teluk Bayur: Usulan Pembangunan Dibahas di Musrenbang

    Menata Masa Depan Teluk Bayur: Usulan Pembangunan Dibahas di Musrenbang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 800
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Berau 2025 kembali digelar di Kecamatan Teluk Bayur, Selasa (11/2/2025). Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lurah, kepala kampung, serta perwakilan masyarakat, untuk merumuskan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan di daerah tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad […]

  • Madri Pani: Kurangnya Infrastruktur di Teluk Sumbang Harus Segera Ditangani

    Madri Pani: Kurangnya Infrastruktur di Teluk Sumbang Harus Segera Ditangani

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dalam kunjungan kerjanya ke Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan-biduk-biduk beberapa waktu lalu, Ketua DPRD Berau, Madri Pani menampung sejumlah Aspirasi dari Masyarakat setempat. Salah satunya terkait Ketersediaan Listrik di Kecamatan paling ujung di Pesisir Selatan Berau tersebut. Dikatakan Madri, sejak 17 hari lalu Listrik di Teluk Sumbang padam. Hal itu membuat sejumlah Aktivitas Warga tidak berjalan maksimal. “Saya kunjungan ke Teluk Sumbang, beberapa hari di sana ternyata Listrik mereka mati sudah lebih dari dua minggu,” ungkap Pai, […]

  • Jadikan Adat sebagai Pilar Wisata, Tradisi Jadi Magnet Baru Pengunjung Wisatawan

    Jadikan Adat sebagai Pilar Wisata, Tradisi Jadi Magnet Baru Pengunjung Wisatawan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan adat dan budaya sebagai fondasi utama pengembangan pariwisata daerah. Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, beragam tradisi leluhur terus dirawat, dipentaskan, dan diangkat kembali sebagai identitas daerah sekaligus daya tarik wisata budaya. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyebut pelestarian budaya bukan hanya kebanggaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah sosial yang […]

expand_less