Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Judi Online: Dampak Buruk bagi ASN dan Masyarakat, Diskominfo Berau Tingkatkan Pengawasan Digital

Judi Online: Dampak Buruk bagi ASN dan Masyarakat, Diskominfo Berau Tingkatkan Pengawasan Digital

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
  • visibility 621
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau turut mengambil peran penting dalam upaya pemberantasan judi online di Bumi Batiwakkal.

Dikatakan Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, judi online memiliki dampak yang sangat merusak, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi tatanan sosial masyarakat secara keseluruhan. Dampak buruk dari praktik perjudian daring ini semakin terasa, bahkan tidak jarang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dan generasi muda.

Judi online menjadi masalah yang semakin meluas, seiring dengan kemajuan teknologi yang mempermudah akses ke platform perjudian. Didi menekankan bahwa judi online tidak hanya merugikan individu yang terlibat, tetapi juga memberikan dampak negatif pada kinerja ASN, yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat.

“Ketergantungan terhadap judi online dapat mengganggu produktivitas seseorang, tidak terkecuali ASN dalam menjalankan tugas, bahkan bisa berujung pada tindakan yang merugikan negara,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Didi, dampak sosial dari judi online sangat mengkhawatirkan. Kehidupan keluarga, hubungan sosial, dan moralitas generasi muda terancam terganggu akibat kebiasaan berjudi yang semakin mudah diakses lewat perangkat mobile.

Sebagai bagian dari pemerintah daerah, Diskominfo Berau berkomitmen untuk mengurangi penyebaran judi online dengan mengambil langkah-langkah strategis. Salah satunya adalah dengan melakukan pemantauan dan pemeriksaan rutin terhadap situs-situs website yang terindikasi menyebarkan konten perjudian daring.

“Dalam upaya memberantas judi online, kami terus melakukan pemantauan terhadap berbagai situs yang diduga terkait dengan perjudian. Kami bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, untuk memastikan bahwa akses ke situs-situs ilegal ini dapat diblokir,” ujarnya.

Diskominfo Berau juga mengedukasi masyarakat tentang bahaya judi online. Bahkan ia menegaskan tidak hanya memblokir akses ke situs-situs judi online, tetapi juga berupaya memberi pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana dampak negatif perjudian bisa merusak kehidupan masyarakat secara luas.

Ia berharap dapat terus berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum untuk memastikan tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penyebaran dan operasional situs judi online di wilayah Kabupaten Berau.

“Pemberantasan judi online tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, oleh karena itu Diskominfo Berau juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta untuk bersama-sama menanggulangi peredaran judi online. Kita harus bersatu padu, baik dari pemerintah, masyarakat, dan media untuk terus memberikan informasi yang benar dan tepat mengenai bahaya judi online,” pintanya. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Samarinda — Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kalimantan Timur (Kaltim), menilai dampak aktivitas pertambangan batu bara di Kabupaten Berau telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.   Ancaman tersebut tidak lagi sebatas pencemaran air, melainkan perubahan bentang alam ekstrem yang berisiko langsung terhadap keselamatan masyarakat.   Sorotan publik kemudian menguat, setelah beredar luas di media sosial foto lubang […]

  • Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 889
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebuah video yang diunggah oleh seorang netizen di Facebook bernama Dhewy Pyaar, menduga bahwa uang palsu pecahan Rp100.000 telah beredar di Kabupaten Berau. Dalam unggahannya, video tersebut memperlihatkan uang yang bisa dikupas dengan mudah, sebuah ciri yang tidak dimiliki oleh uang asli. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu di […]

  • Lepas Tukik di Derawan, Seno Aji Dorong Pariwisata Jadi Penopang Ekonomi Berau

    Lepas Tukik di Derawan, Seno Aji Dorong Pariwisata Jadi Penopang Ekonomi Berau

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PULAU DERAWAN – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji bersama Wakil Bupati Berau Gamalis melepas tukik atau anak penyu di Pantai Pulau Derawan, Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan itu menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja Seno Aji selama dua hari di Kabupaten Berau. Pelepasan tukik dilakukan sebagai simbol komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian ekosistem laut yang […]

  • Pemkab Janji Tindak Lanjut Gedung Permanen KNPI Berau

    Pemkab Janji Tindak Lanjut Gedung Permanen KNPI Berau

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Berau kembali mengingatkan janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terkait pembangunan sekretariat permanen untuk organisasi kepemudaan tersebut. Di usia yang sudah melampaui setengah abad, KNPI Berau masih belum memiliki rumah sendiri. Ketua DPD KNPI Berau, Hardiansyah, menyayangkan kondisi itu. Ia menyebut hingga hari ini, sekretariat organisasi yang […]

  • DPRD Berau Dukung Pengangkatan Kisah Raja Alam ke Layar Lebar

    DPRD Berau Dukung Pengangkatan Kisah Raja Alam ke Layar Lebar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 370
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menyatakan dukungannya terhadap rencana produksi film yang mengangkat kisah perjuangan Raja Alam. Menurut dia, langkah tersebut penting untuk memperkuat literasi sejarah masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap tokoh daerah. Sutami menilai, sosok Raja Alam yang merupakan sultan di Berau belum banyak dikenal publik, terutama di kalangan generasi […]

  • Tak Ingin Kasus E-Book Ilegal Terulang, Dispusip Berau: Pengawasan Harus Lebih Ketat

    Tak Ingin Kasus E-Book Ilegal Terulang, Dispusip Berau: Pengawasan Harus Lebih Ketat

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 709
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebagai respons terhadap maraknya pelanggaran hak cipta yang terjadi pada buku elektronik (e-book) yang beredar di platform e-commerce, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau memperketat pengawasan dalam pengadaan buku digital. Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantoso, menegaskan bahwa penting bagi setiap perpustakaan di kabupaten ini untuk memastikan keaslian dan legalitas buku digital yang […]

expand_less