Berau Masuk Empat Besar Nasional Titik Panas Berstatus Tinggi, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
- account_circle admin
- calendar_month 58 menit yang lalu
- visibility 22
- print Cetak

BERAU – Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah dengan jumlah titik panas (hotspot) berstatus High terbanyak di Indonesia dalam 24 jam terakhir berdasarkan data Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan.
Data SiPongi mencatat, Berau berada di peringkat keempat nasional untuk kategori hotspot berstatus High dari satelit NASA-MODIS, dengan tiga titik panas yang terdeteksi. Posisi tersebut berada di bawah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (1 titik), Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (2 titik), dan Kabupaten Pohuwato, Gorontalo (1 titik), berdasarkan urutan yang ditampilkan pada dashboard SiPongi.
Selain itu, Berau juga mencatat 28 titik panas berstatus Medium dari satelit yang sama. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur, hanya berada di bawah Kabupaten Kutai Timur yang mencatat 17 titik panas Medium dan bersaing dengan sejumlah kabupaten lain di Pulau Kalimantan.
Titik panas merupakan indikator awal yang diperoleh melalui pemantauan satelit terhadap anomali suhu permukaan. Namun, keberadaan hotspot belum dapat dipastikan sebagai kebakaran hutan atau lahan. Diperlukan verifikasi lapangan oleh petugas untuk memastikan apakah titik tersebut benar merupakan kejadian karhutla atau dipicu aktivitas lain.
Meski demikian, tingginya jumlah hotspot menjadi sinyal yang perlu diwaspadai, terutama di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan adanya asap maupun api agar dapat segera ditangani.
Apabila menemukan kebakaran lahan atau hutan di wilayah Kabupaten Berau, masyarakat dapat menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Berau melalui Call Center (0554) 21113 atau WhatsApp 0851-7700-1113.
Laporan juga dapat disampaikan kepada BPBD Kabupaten Berau melalui Call Center 0811-5919-66 atau layanan darurat 112 untuk percepatan penanganan di lapangan.
Catatan Redaksi: Data hotspot diperbarui secara berkala dan bersifat dinamis. Hotspot merupakan hasil deteksi satelit yang menjadi indikator awal potensi kebakaran sehingga memerlukan verifikasi lapangan sebelum dinyatakan sebagai kejadian kebakaran hutan dan lahan.
Sumber data: SIPONGI KEMENHUT (https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/sebaran-titik-panas). (*)
- Penulis: admin
