Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Mendorong Anak Menulis dari Hati, Bukan Sekadar Tugas Sekolah

Mendorong Anak Menulis dari Hati, Bukan Sekadar Tugas Sekolah

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • visibility 650
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Bupati Berau, Sri Juniarsih, memberikan apresiasi terhadap pelatihan dan lomba menulis cerita fiksi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau pada 24–25 Juli 2025. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam membangun generasi literat yang kreatif dan percaya diri.

“Saya sangat bangga dengan semangat anak-anak kita. Ini langkah nyata dalam membangun generasi literat yang kreatif dan percaya diri. Saya harap program seperti ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Berau,” ujarnya.

Kegiatan yang digelar dalam rangka Bulan Kunjungan Perpustakaan itu menghadirkan semangat berbeda di aula Dispusip. Selama dua hari, sebanyak 56 siswa dari 29 Sekolah Dasar di empat kecamatan mengikuti pelatihan sekaligus lomba menulis cerita fiksi.

Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan bahwa program ini dirancang bukan semata sebagai kompetisi, tetapi sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak yang berminat dalam dunia literasi, khususnya menulis.

“Setiap sekolah mengirim dua hingga tiga siswa yang tertarik menulis. Kami ingin membangun keberanian mereka dalam berekspresi melalui tulisan,” ujarnya.

Hari pertama kegiatan diisi dengan pelatihan dasar teknik menulis cerita fiksi. Anak-anak diajak mengenal struktur narasi, membangun karakter, serta menyusun alur cerita yang menarik. Di hari kedua, mereka diberi waktu menulis cerita berdasarkan apa yang telah mereka pelajari.

Menurut Yudha, literasi tidak hanya soal membaca, tetapi juga menulis sebagai bentuk ekspresi diri. “Menulis adalah cara anak-anak menuangkan dunia dari sudut pandang mereka sendiri,” katanya.

Yang menarik, karya-karya terbaik dari kegiatan ini tidak berhenti di meja juri. Dispusip akan membukukan dan menerbitkan cerita pilihan, sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya menumbuhkan rasa percaya diri anak terhadap karyanya. Melihat namanya tercetak di buku, menurut Yudha, adalah pengalaman penting yang bisa memotivasi mereka lebih jauh.

Di balik kegiatan ini tersimpan harapan besar agar literasi menjadi bagian dari keseharian yang tumbuh secara alami, bukan karena tuntutan.

“Kami ingin mengubah cara pandang bahwa membaca dan menulis bisa lahir dari minat dan kesenangan, bukan karena paksaan,” pungkasnya.(adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kaltim Beri Hadiah Umroh untuk Marbot, Ziarah untuk Penjaga Rumah Ibadah Non-Muslim

    Pemprov Kaltim Beri Hadiah Umroh untuk Marbot, Ziarah untuk Penjaga Rumah Ibadah Non-Muslim

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 759
    • 0Komentar

    Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meluncurkan program Gratispol sebagai bentuk apresiasi kepada marbot dan penjaga rumah ibadah. Program ini memberikan kesempatan bagi ribuan pekerja sosial keagamaan untuk menunaikan ibadah umroh dan perjalanan ke tempat ibadah bagi semua agama. “Pada tahun 2025, sebanyak 691 marbot dan 189 penjaga rumah ibadah non-Muslim akan diberangkatkan, dari total […]

  • Dinkes Berau Tegaskan SPPG Wajib Patuhi Aturan Pengolahan Makanan

    Dinkes Berau Tegaskan SPPG Wajib Patuhi Aturan Pengolahan Makanan

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.354
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau mengingatkan seluruh Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) agar mematuhi standar pengolahan makanan yang telah ditetapkan. Penegasan ini disampaikan menyusul adanya temuan makanan tidak layak konsumsi di salah satu satuan layanan.   Kepala Dinkes Berau, Lamlay Sarie, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Suhartini, menjelaskan bahwa pelatihan dan pembinaan telah […]

  • Kebijakan Pusat Diterapkan, DPRD Berau Dorong Lulusan Guru Ikuti Seleksi ASN

    Kebijakan Pusat Diterapkan, DPRD Berau Dorong Lulusan Guru Ikuti Seleksi ASN

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Berau Thamrin menyoroti dampak kebijakan terbatasnya Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan serta penghapusan tenaga honorer terhadap ketersediaan tenaga pendidik di sejumlah sekolah di daerah tersebut. Menurut dia, kebijakan tersebut membuat sebagian lulusan pendidikan keguruan kesulitan untuk mengabdi sebagai guru karena terbentur regulasi yang berlaku. Thamrin menjelaskan untuk […]

  • Dispora Berau Gelar Rapat Penyusunan Kajian DBOD, Fokus Pemetaan Potensi Atlet Muda

    Dispora Berau Gelar Rapat Penyusunan Kajian DBOD, Fokus Pemetaan Potensi Atlet Muda

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 747
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Berau menggelar rapat penyusunan rancangan laporan akhir Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) di Ruang Rapat Kakaban, Tanjung Redeb, pada Rabu (4/12/2024). Rapat ini dipimpin oleh Asisten I Setda Berau, Hendratno, bersama Kepala Dispora Berau, Amiruddin, serta jajaran terkait. Kepala Dispora Berau, Amiruddin, menyampaikan bahwa saat ini […]

  • 3 Bulan Lapor Tanpa Kejelasan, Ketua SMSI Indra Tagih Janji Polisi Berantas Premanisme

    3 Bulan Lapor Tanpa Kejelasan, Ketua SMSI Indra Tagih Janji Polisi Berantas Premanisme

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 709
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kasus dugaan intimidasi yang terjadi kepada ketua SMSI Berau, Indra Teguh masih belum menemukan titik terang. Indra Teguh didampingi kuasa hukumnya, secara resmi telah membuat laporan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Berau. Indra Teguh mengungkapkan, dirinya percaya bahwa Polres Berau bisa menyelesaikan persoalan ini lebih cepat. Namun, dalam kasus yang dilaporkannya, […]

  • YouTube Dinilai Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak: Komdigi Beri Teguran Keras

    YouTube Dinilai Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak: Komdigi Beri Teguran Keras

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Jakarta – Surat teguran resmi dilayangkan kepada Google setelah platform YouTube dinilai belum mematuhi aturan perlindungan anak dalam PP Tunas. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah ini sebagai sinyal tegas bahwa pemerintah mulai bersikap keras terhadap platform digital yang abai regulasi. Teguran tersebut disampaikan langsung oleh Menkomdigi Meutya Hafid dalam konferensi pers […]

expand_less